Nama : Dwi Ratna Asih
NPM : 2213053037
Pada jurnal tesebut telah di jelaskan pada dasarnya pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orang- orang yang membentuknya dan situasi lingkungan yang mendukungnya. Anak yang
hidup pada kondisi lingkungan yang membentuk kepribadian baik tentu akan
menjadi baik selama belum terkontaminasi dengan hal – hal yang buruk, begitu juga
sebaliknya ketika anak hidup pada kondisi lingkungan yang buruk tentu akan
terbentuk kepribadian yang buruk selama belum terkontaminasi dengan hal – hal
yang baik yang bisa mengubah.
Menurut KBBI Penanaman adalah proses, cara, perbuatan menanam, menanami, atau
menanamkan. Sedangkan nilai menurut
kamus besar bahasa Indonesia (2005:120) adalah “sifat-sifat (hal-hal) yang penting
atau berguna bagi kemanusiaan”.
Kohlberg (dalam Muhibbinsyah, 2010:75) menekankan bahwa “pemikiran
moral anak, terutama ditentukan oleh kematangan kapasitas kognitifnya. Sedangkan
di sisi lain, lingkungan sosial merupakan pemasok materi mentah yang akan diolah
oleh ranah kognitif anak secara aktif. Dalam interaksi sosial dengan teman-teman
sepermainanan sebagai contoh, terdapat dorongan sosial yang menantang anak
tersebut untuk mengubah orientasi moralnya”.
NPM : 2213053037
Pada jurnal tesebut telah di jelaskan pada dasarnya pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orang- orang yang membentuknya dan situasi lingkungan yang mendukungnya. Anak yang
hidup pada kondisi lingkungan yang membentuk kepribadian baik tentu akan
menjadi baik selama belum terkontaminasi dengan hal – hal yang buruk, begitu juga
sebaliknya ketika anak hidup pada kondisi lingkungan yang buruk tentu akan
terbentuk kepribadian yang buruk selama belum terkontaminasi dengan hal – hal
yang baik yang bisa mengubah.
Menurut KBBI Penanaman adalah proses, cara, perbuatan menanam, menanami, atau
menanamkan. Sedangkan nilai menurut
kamus besar bahasa Indonesia (2005:120) adalah “sifat-sifat (hal-hal) yang penting
atau berguna bagi kemanusiaan”.
Kohlberg (dalam Muhibbinsyah, 2010:75) menekankan bahwa “pemikiran
moral anak, terutama ditentukan oleh kematangan kapasitas kognitifnya. Sedangkan
di sisi lain, lingkungan sosial merupakan pemasok materi mentah yang akan diolah
oleh ranah kognitif anak secara aktif. Dalam interaksi sosial dengan teman-teman
sepermainanan sebagai contoh, terdapat dorongan sosial yang menantang anak
tersebut untuk mengubah orientasi moralnya”.