Kiriman dibuat oleh Putu Nia Rahmawati 2213053283

Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Analisis Video 4 “Etika dan Moral dalam Keluarga dan Pembelajaran Daring"
* Etika dan moral sangat penting dalam membentuk karakter dan pribadi seseorang.
Keluarga memiliki peran penting dalam menanamkan etika dan moral pada anak.
Pembelajaran daring dapat menjadi sarana untuk menanamkan etika dan moral pada anak.
*Etika dan moral dapat membantu anak untuk memahami nilai-nilai yang baik dan buruk.
*Etika dan moral dapat membantu anak untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi terhadap perbedaan.
*Etika dan moral dapat membantu anak untuk memahami pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan.
*Etika dan moral dapat membantu anak untuk memahami pentingnya kerjasama dan kebersamaan.
Video tersebut menekankan pentingnya etika dan moral dalam membentuk karakter dan pribadi seseorang, terutama pada anak. Keluarga dan pembelajaran daring dapat menjadi sarana untuk menanamkan etika dan moral pada anak, sehingga anak dapat menjadi individu yang lebih baik dan membangun generasi bangsa yang berkualitas serta menjadi penerus bangsa yang berintegritas.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Analisis Jurnal 2
Pentingnya pendidikan nilai moral di lingkungan keluarga untuk mencegah kenakalan remaja. Keluarga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak agar mereka terhindar dari penyimpangan moral. Proses pendidikan nilai moral dapat dimulai sejak anak lahir dengan mengenalkan nilai-nilai keimanan. Selain itu, anak-anak juga perlu dibimbing mengenai nilai-nilai moral seperti cara bertutur kata yang baik, berpakaian yang baik, dan bergaul dengan baik. Orang tua juga harus menjaga harmonisasi hubungan antara mereka sebagai suri tauladan bagi anak-anak. Keluarga memiliki peran penting dalam pendidikan anak dan membentuk nilai-nilai, kebudayaan, dan tradisi dalam masyarakat. Pendidikan moral sangat penting dalam menjaga moral anak-anak. Beberapa faktor yang mempengaruhi moral anak-anak antara lain keyakinan agama, lingkungan masyarakat yang kurang sehat, pendidikan moral yang tidak terlaksana dengan baik, suasana rumah tangga yang kurang baik, diperkenalkannya obat-obatan terlarang dan alat-alat anti hamil, pengaruh westernisasi, kurangnya bimbingan untuk mengisi waktu luang dengan baik, dan kurangnya markas bimbingan dan penyuluhan bagi anak-anak dan pemuda-pemuda. Orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anak dalam hal pergaulan hidup dan cara berbicara, bertindak, dan bersikap. Penanaman nilai-nilai moral dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti cara berbicara dan berpakaian yang baik. Orang tua juga harus menanamkan sifat-sifat baik seperti kejujuran, keadilan, rendah hati, hidup sederhana, dan kesabaran. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat harus saling mendukung dalam pendidikan moral anak-anak.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Analisis Jurnal 1
Artikel ini membahas pentingnya pendidikan moral di sekolah dalam membangun generasi berkualitas bagi negara. Meskipun peran utama dalam mendidik moral anak-anak ada pada orang tua, guru juga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk nilai-nilai moral siswa. Artikel ini menekankan perlunya pendidikan moral komprehensif di sekolah, yang meliputi pendidik, materi, metode, dan evaluasi. Artikel ini juga menyoroti peran guru sebagai pendidik moral dan pentingnya nilai-nilai moral mereka sendiri. Selain itu, artikel ini membahas berbagai aspek pendidikan moral, termasuk moralitas diri, moralitas terhadap orang lain dan lingkungan, dan moralitas terhadap Tuhan. Artikel ini menyimpulkan dengan membahas berbagai metode pendidikan moral dan tantangan yang dihadapi di era kemajuan teknologi saat ini.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283
“Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi Kalangan Millenial” karya Ahmad Yani Nasution membahas tentang dampak teknologi digital terhadap degradasi moral dan cara mencegahnya di kalangan milenial. Artikel tersebut menyoroti dampak negatif teknologi digital terhadap nilai-nilai moral dan pentingnya agama dalam membentuk nilai-nilai moral. Artikel tersebut menyarankan agar pengembangan nilai-nilai moral di kalangan generasi milenial dapat dicapai melalui pendidikan dan bimbingan agama. Artikel ini juga menekankan pentingnya pengembangan soft skill di kalangan generasi muda untuk membantu mereka menghadapi tantangan era digital.
Beberapa poin penting dari hasil penelusuran terkait pencegahan degradasi moral di era digital adalah:
Dampak negatif teknologi digital terhadap nilai-nilai moral.
Pentingnya agama dalam membentuk nilai-nilai moral.
Pengembangan soft skill di kalangan generasi muda untuk membantu mereka menghadapi tantangan era digital.
Perlunya pendidikan dan bimbingan agama untuk mengembangkan nilai-nilai moral di kalangan generasi milenial.
Secara keseluruhan, artikel tersebut menyoroti pentingnya mencegah degradasi moral di era digital, khususnya di kalangan milenial. Artikel tersebut menyatakan bahwa pendidikan dan bimbingan agama dapat memainkan peran penting dalam membentuk nilai-nilai moral di kalangan generasi muda. Pengembangan soft skill juga penting untuk membantu generasi muda menghadapi tantangan era digital.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm :2213053283
“Rekonstruksi Evaluasi Pendidikan Moral Menuju Harmoni Sosial” karya Ulil Hidayah membahas tentang rekonstruksi evaluasi pendidikan moral menuju keharmonisan sosial. Artikel tersebut menekankan pentingnya pendidikan moral dalam masyarakat modern dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Pasal tersebut mengemukakan bahwa tingkat peradaban suatu bangsa dapat diukur dari tingkat moralitas atau etika masyarakatnya. Artikel tersebut juga menyoroti pentingnya pendidikan Islam dalam membentuk nilai-nilai moral individu berdasarkan ajaran Al-Quran dan Hadits. Artikel tersebut menyimpulkan bahwa rekonstruksi evaluasi pendidikan moral diperlukan untuk memastikan bahwa evaluasi tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan dapat berkontribusi pada keharmonisan sosial.
Beberapa poin penting dari hasil penelusuran terkait pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini adalah:
Mengajari anak tentang pentingnya kejujuran, kebaikan, dan menghargai orang lain.
Mendorong anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan dan ritual keagamaan.
Membacakan cerita yang mengandung pelajaran moral dan mendiskusikannya dengan anak.
Memberi contoh perilaku dan nilai-nilai yang baik.
Memberikan kesempatan kepada anak untuk melatih keterampilan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
Alat penilaian untuk mengembangkan nilai-nilai agama dan moral pada anak kecil dapat mencakup observasi terhadap perilaku dan interaksi anak dengan orang lain, wawancara dengan orang tua dan pengasuh, serta survei atau kuesioner untuk mengumpulkan informasi tentang sikap dan keyakinan anak.
Secara keseluruhan, pengembangan nilai-nilai agama dan moral pada anak kecil penting untuk perkembangan sosial dan emosionalnya. Penting untuk memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat kepada anak dalam mengembangkan nilai-nilai moralnya. Alat penilaian dapat membantu pendidik dan pengasuh memahami nilai-nilai dan perilaku anak-anak serta memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat.