Kiriman dibuat oleh Putu Nia Rahmawati 2213053283

Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Jurnal 1 ini membahas mengenai, konflik antara individualisme dan kolektivisme dalam kehidupan masyarakat, serta bagaimana kesadaran moral dan etika dapat menjadi solusi untuk mengatasi konflik tersebut. Konflik ini juga dipengaruhi oleh perilaku korup. Pemikiran ini juga membahas tentang arti dan isi filsafat, moral, dan etika, serta hubungan antara moral dan etika. Selain itu, pemikiran ini juga membahas tentang pemikiran filosofis tentang manusia dan masyarakat, serta pentingnya pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika. Manusia adalah makhluk sosial yang hidup dalam kebersamaan dan saling bergantung satu sama lain. Individualisme dan kolektivisme memiliki peran yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kesadaran moral dan etika sangat penting dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, dan kreativitas merupakan kunci dalam menghadapi perubahan yang terus menerus terjadi. Kesadaran moral, kreativitas, dan etika berperan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika, serta mengembangkan potensi individual. Konflik antara individualisme dan kolektivisme dapat diatasi melalui kesadaran moral dan etika. Kreativitas dalam reproduksi dan pengendalian perilaku dalam berproduksi juga penting untuk mencapai kesejahteraan umum. Kesadaran moral dan etika yang kuat diperlukan untuk mendorong kreativitas dan produksi yang terkendali sesuai dengan norma-norma etika. Tiga pilar moralitas dan etika tersebut harus ditanamkan melalui pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Hal ini akan membantu menciptakan masyarakat yang adil dan memberikan keleluasaan kepada individu untuk mengoptimalkan potensi dirinya. Daftar pustaka mencakup berbagai sumber tentang filsafat, etika, dan pendidikan.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283
Hard skill yang dimiliki siswa yaitu sebuah ilmu pengetahuan kemampuan siswa masing- masing sesuai dengan bidangnya, seperti menari,melukis dan masih banyak lainnya. kemampuan hardskill ini dapat dilihat langsung.
sedangkan soft skill ialah keterampilan dan pengalaman siswa selama mengikuti kegiatan praktik industri di lapangan maupun di sekolah, mengikuti ekstrakurikuler, pelatihan pendidikan karakter. Contoh dari soft skill ini adalah mengerjakan tugas tepat pada waktunya kemudian mampu berinteraksi dengan orang sekitarnya dan masih banyak lagi.
Nama : Putu Nia Rahmawati 
Npm: 2213053283


Analisis Video 1 “Pentingnya Pendidikan Moral Untuk Anak Sekolah Dasar”
Dari menganalisis video tersebut saya dapat memahami :
*Pendidikan moral sangat penting untuk membentuk karakter dan pribadi siswa yang lebih baik.
*Pendidikan moral membantu dalam membedakan antara benar dan salah.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk memahami nilai-nilai yang baik dan buruk.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk mengembangkan empati dan rasa sosial.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk memahami pentingnya toleransi dan menghargai perbedaan.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk memahami pentingnya integritas dan kejujuran.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk memahami pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan.
*Pendidikan moral membantu siswa untuk memahami pentingnya kerjasama dan kebersamaan.
Dalam keseluruhan, video tersebut menekankan pentingnya pendidikan moral dalam membentuk karakter dan pribadi siswa yang lebih baik di masa depan
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Analisis Video 2 “Pendidikan Moral Anak Sekolah ( pendidikan Pancasila)
membahas pentingnya pendidikan moral dan karakter Pancasila dalam membentuk etika dan moral anak. Memberikan beberapa poin penting, antara lain:
*Pendidikan moral dan karakter Pancasila membantu dalam membentuk etika dan moral anak yang baik.
*Pendidikan moral dan karakter Pancasila membantu anak untuk memahami nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, kejujuran, dan keadilan.
*Pendidikan moral dan karakter Pancasila membantu anak untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi terhadap perbedaan.
*Pendidikan moral dan karakter Pancasila membantu anak untuk memahami pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan.
*Pendidikan moral dan karakter Pancasila membantu anak untuk memahami pentingnya kerjasama dan kebersamaan.
Selain itu, artikel-artikel yang terkait dengan pendidikan moral dan karakter Pancasila menekankan pentingnya pendidikan moral dan karakter Pancasila dalam membentuk etika dan moral anak yang baik. Pembiasaan nilai-nilai Pancasila sejak dini dapat membantu anak untuk memahami nilai-nilai yang baik dan buruk, serta mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi terhadap perbedaan. Hal ini dapat membantu anak untuk menjadi individu yang lebih baik dan membangun generasi bangsa yang berkualitas serta menjadi penerus bangsa yang berintegritas.
Nama : Putu Nia Rahmawati
Npm : 2213053283

Analisis Video 3
Pentingnya keluarga dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak, dan dari analisis saya, saya mendapatkan pokok- pokoknya yaitu
*Keluarga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak.
*Keluarga dapat membantu anak untuk memahami nilai-nilai moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi.
*Keluarga dapat membantu anak untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan empati terhadap orang lain.
*Keluarga dapat membantu anak untuk memahami pentingnya kerjasama dan kebersamaan.
*Keluarga dapat membantu anak untuk memahami pentingnya integritas dan kejujuran.
JAdi mnekankan pentingnya keluarga dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Keluarga dapat membantu anak untuk memahami nilai-nilai moral dan mengembangkan sikap yang baik, sehingga anak dapat menjadi individu yang lebih baik dan membangun generasi bangsa yang berkualitas serta menjadi penerus bangsa yang berintegritas.