Posts made by Velinda Widyacahya 2213053130

Nama : Velinda Widyacahya
Npm : 2213053130

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora
Volume : 1
Nomor : 1
Halaman : 89-105
Tahun Terbit : 2010
Judul : MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA
Nama Penulis : H.Wanto Rivaie

Analisis Jurnal
1. Judul
judul ini telah sesuai dengan isi jurnal, yang berjudul "Membina Nilai Moral Sosial Budaya Indonesia Di Kalangan Remaja"

2. Penulis
penulisan nama penulis juga sudah sesuai tanpa menggunakan gelar.

3. Abstrak
pada abstrak hanya menggunakan bahasa indonesia yang menjelaskan kelangkaan sentuhan kasih sayang orang tua kini menggejala. Untuk itu upaya pendidikan perlu dilakukan yang menitik beratkan pada aspek afektif dan perilaku yang luhur.

4. Kata Kunci
kata kunci ini ditulis menggunakan bahasa Indonesia saja, kata kunci pun sudah sesuai dengan isi jurnal.

5. Pembahasan
Pentingnya penanaman dan pembinaan nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia. Dalam artikel ini penulis menitikberatkan bahwa fungsi orang tua sangatlah berpengaruh, membimbing anak dengan penuh kasih sayang agar menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab dan bertanggung jawab di tanah air. Selain itu, artikel tersebut juga membahas tentang pentingnya membangun masa depan bangsa Indonesia bersumber pada multikulturalisme. Penulis menitikberatkan bahwa nilai-nilai moral, sosial dan budaya yang ditanamkan pada generasi muda Indonesia harus mencakup nilai-nilai yang bersifat universal dan dapat diterima oleh seluruh agama dan budaya Indonesia. Peran sekolah dan universitas dalam penanaman nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia juga di jelaskan pada artikel ini. artikel ini juga menekankan pentingnya peranan orang tua sekolah dan perguruan tinggi dalam membentuk karakter dan para remaja Indonesia untuk generasi penerus bangsa.

Kesimpulan
Pada artikel jurnal ini menjelaskan Pentingnya penanaman nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia. Pembentukan nilai moral sosial budaya Indonesia di kalangan anak-anak dan juga remaja merupakan tanggung jawab orang tua, masyarakat, dan pemerintah secara bersinergis. diperlukannya juga kerjasama yang kuat dan saling bahu dalam bingkai nilai kekeluargaan.
Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pemimpin-Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan
Volume : 2
Nomor : 1
Halaman : 13-17
Tahun Terbit : Januari 2022
Judul Jurnal : PENERAPAN NILAI MORAL PANCASILA DALAM
MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI DI
SD NEGERI OSILOA KUPANG TENGAH!
Nama Penulis :
Asti Yunita Benu, Agnes Maria Diana Rafael, Imanuel Baok, Intan Yunita Tungga, Maria M Nina Niron, Niski Astria Ndolu, Vebiyanti P Leo

Analisis Jurnal
1. Judul
Judul jurnal ini sudah sesuai dengan isi jurnal. judul jurnal ini berjudul "PENERAPAN NILAI MORAL PANCASILA DALAM
MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI DI
SD NEGERI OSILOA KUPANG TENGAH!"

2. Korespondensi
Dalam jurnal ini nama dari penulis dilengkapi dengan Lembaga pendidikan dan program studi yaitu
¹Prodi PGSD Universitas Citra Bangsa NTT, ²Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Citra Bangsa NTT, ³Prodi PGSD
Universitas Citra Bangsa NTT, ⁴Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Citra Bangsa NTT, ⁵Prodi PGSD Universitas Citra
Bangsa NTT, ⁶Prodi PGSD Universitas Citra Bangsa NTT, ⁷Prodi PGSD Universitas Citra Bangsa NTT
dan disertai dengan alamat emailnya yaitu astiyunitabenu@gmail.com, rafaelagnesmariadiana@gmail.com, imanuelbaok01@gmail.com,
tunggaintan023@gmail.com,cmarianiron99@gmail.com, dniskindolu@gmail.com,eleonyf547@gmail.com

3. Abstrak
Jurnal ini, abstrak ditulis menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

4. Kata Kunci
Dalam jurnal ini kata kunci yang ditulis hanya menggunakan satu bahasa yaitu Bahasa Indonesia.

5. Pendahuluan
Pada bagian pendahuluan, jurnal ini menjelaskan tentang Nilai moral, butir butir Pancasila, pengamalan Pancasila, dan membahas tentang pengertian moral menurut para ahli.

6. Metode
Di dalam sudah dicantumkan menggunakan Metode Abdimas dengan sosialisasi kepada siswa kelas lll.

7. Hasil dan Pembahasan
Dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah yaitu dengan membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dengan jiwa Pancasila yang baik untuk menghadapi dinamika perubahan, menembangkan pendidikan nasional yang meletakan pendidikan moral Pancasila sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik dengan dukungan keterlibatan publik yang di lakukan melalui pendidikan jalur formal, nonformal dan informal, merevitalisasi dan memperkuat potensi pendidik, tenaga pendidikan, peserta didik ,masyarakat serta lingkungan keluarga. Dari sosialisasi penerapan nilai moral pancasila dalam mewujudkan generasi anti korupsi di SD Negeri Osiloa KupangTengah, dapat disimpulkan bahwa dengan menanamkan nilai moral sejak dini dapat mencengah ajakan/dorongan negatif untuk melalukan korupsi sejak dini. Penanaman nilai moral Pancasila kepada peserta didik dapat membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dalam mewujudkan budaya anti korupsi sejak dini atau sejak kecil.

Dapat diambil kesimpulan bahwa dengan pendidikan nilai dan moral sangat penting untuk membangun dan bekal peserta didik sebagai generasi penerus bangsa anti korupsi.
Nama : Velinda Widyacahya
Npm : 2213053130

Nilai-nilai yang harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari yaitu nilai-nilai yang terdapat pada Pancasila.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : sila ini mengajak kita untuk percaya kepada Tuhan dan melaksanakan perintah-perintahnya, seperti melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianut dan bersyukur kepada Tuhan.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab : selain ini mengajak kita untuk bersikap saling mencintai sesama manusia, seperti pembantu korban bencana alam berbuat baik kepada orang lain.
3. Persatuan Indonesia : sila ini mengajak kita untuk cinta terhadap bangsa Indonesia, seperti mengikuti upacara bendera dengan tertib dan melestarikan budaya daerah.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan : pada sila ini mengajak kita untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah, seperti menghargai pendapat orang lain dan menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia : sila ini mengajak kita untuk bersikap adil terhadap sesama, seperti melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang dan tidak boros.

Cara menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut di era modern ini yaitu dengan melakukan :
1. meningkatkan kualitas pendidikan Pancasila di sekolah untuk memberikan pemahaman terhadap
generasi muda mengenai nilai-nilai Pancasila.
2. Menjadi role model terhadap generasi penerus bangsa mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila.
3. Menyediakan dan memfasilitasi forum diskusi yang aman dan terbuka untuk generasi penerus bangsa membahas ide-ide dan pemikiran mereka.
4. menciptakan dan memfasilitasi program pendidikan karakter yang mengajarkan tentang nilai-nilai, moral, etika pada masyarakat.
Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130
Kelas : 3/J

A. Identitas Jurnal
1.Nama Jurnal: INSANIA
2. Volume : 16
3. Nomor : 2
4. Halaman : 119 - 133
5.Tahun Terbit : 2011
6. Judul : Pentingnya Pendidikan Nilai Moral Bagi Generasi Penerus
7. Nama penulis : Ahmad Nawawi

B. Analisis Jurnal
1. Judul : Judul ini telah sesuai, yang terdiri dari 7 kata , karna maksimal penulisan judul jurnal yaitu 15 kata. judul ini juga sudah sesuai dengan isi jurnal.
2. Penulis : penulisan nama penulis juga sudah sesuai karna tidak di tulis gelar.
3.Abstrak : Pada jurnal ini ditulis dalam bahasa inggris saja, penulisan abstrak sudah cukup jelas untuk dipahami.
4. Pendahuluan : Pada pendahuluan ini membahas tentang pentingnya pendidikan nilai moral dan agama bagi generasi muda di Indonesia, penulis juga berpendapat bahwa pendidikan nilai-nilai sangat penting bagi masa depan bangsa, bagian ini juga dijelaskan kondisi pendidikan nilai di Indonesia saat ini di perlukannya pendekatan pendidikan nilai yang lebih komprehensif yang mencakup 3 aspek penting, yaitu aspek kogniti, afektif dan perilaku. Bagian pendahuluan ini juga sudah cukup baik untuk dipahami karena menggunakan bahasa yang mudah di mengerti.
5. Landasan Teori : di dalam artikel ini juga sudah terdapat beberapa teori yang di cantumkan dalam penjelasan mengenai teori pendidikan nilai moral yang dikemukakan oleh para ahli.
6. Pembahasan : pada bagian pembahasan terapat beberapa teori-teori pendidikan nilai moral seperti teori perkembangan, pertimbangan moral kohlberg yang membahas mengenai tingkatan perkembangan remaja. yang dilanjut teori belajar sosial dan moral albert bandura, Selain itu pada bagian ini juga membahas tentang fenomena tingkah laku amoral remaja yang semakin meningkat. Padahal remaja adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran dan posisi yang sangat penting untuk bangsa. Untuk mengatasi permasalahan ini pada jurnal dibahas mengenai cara untuk menangani masalah itu, yaitu dengan menetapkan jam pelajaran yang memadai, program yang jelas, Teknik dan pendekatan proses belajar yang sesuai dan fasilitas yang memadai. Jika hal ini bisa dilaksanakan dengan baik maka generasi penerus akan memiliki moral yang baik , berakhlak mulia, berbudi luhur, berempati serta bertanggungjawab.
7. Kesimpulan : Pada kesimpulan yang terdapat dari artikel ini ditulis menggunakan uraian paragraf yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Pedidikan nilai moral/agama sangat penting bagi para remaja sebagai generasi penerus bangsa, agar martabat bangsa terangkat, kualitas hidup meningkat, kehidupan menjadi lebih baik, aman dan nyaman serta sejahtera, pendidikan nilai moral ini sangat penting bagi kelangsungan hidup para generasi penerus bangsa. Tanpa pendidikan nilai moral kemungkinan besar bangsa dan Negara ini akan terus terpuruk dengan seribu satu permasalahan yang akan muncul.
Nama : Velinda Widyacahya
NPM : 2213053130
Kelas : 3/J

Seberapa pentingnya pendidikan nilai moral bagi generasi bangsa Indonesia?
Pendidikan nilai moral sangat penting bagi generasi bangsa Indonesia karena dapat membentuk karakter generasi yang baik, dapat meningkatkan kehidupan sosial anak, mendorong kepemimpinan yang baik, mengatasi tantangan moral hingga membangun identitas bangsa. Dengan ditanamkannya pendidikan nilai moral sejak dini dan harus dikelola secara serius. Dilaksanakan dengan perencanaan yang matang dan program yang berkualitas Jika hal tersebut bisa dilaksanakan dengan baik, dipastikan generasi akan memiliki moral yang baik, akhlak mulia, budi pekerti yang luhur, empati, dan tanggungjawab. Sehingga yang kita saksikan bukan lagi kekerasan dan tawuran, melainkan saling membantu, menolong sesama, saling menyayangi, rasa empati, jujur, serta tanggungjawab.

Berikan hambatan atau tantangan dalam menegakkan nilai dan moral tersebut dikalangan generasi muda!
1. Pengaruh media sosial dapat menghasilkan pola pikir dan perilaku yang negatif jika tidak diawasi dan digunakan secara bijak.
2. Pengaruh globalisasi : nilai-nilai dari negara asing biasanya bertentangan dengan nilai-nilai tradisional yang dapat membawa pengaruh terhadap generasi penerus bangsa.
3. Latar belakang keluarga dan sosial: kurangnya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dan lingkungan yang kurang aman dapat menyebabkan generasi penerus bangsa kesulitan untuk mengembangkan nilai-nilai moral yang baik, selain itu ekonomi juga dapat mengganggu perkembangan nilai-nilai moral.
4. Kurangnya pendidikan yang berkualitas : menyebabkan terhambatnya penyebaran nilai-nilai moral yang baik karena pendidikan merupakan salah satu media utama untuk menyampaikan nilai-nilai yang baik.
5. Kurangnya model peran yang baik : generasi penerus mengalami kesulitan dalam menemukan contohnya tah dari penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-harinya.

Berikan dampak positif serta negatif yang ditimbulkan dari penerapan nilai dan moral dikalangan generasi muda tersebut!
-Dampak positif :
1. Memberikan pemahaman etika yang baik dan kuat : generasi penerus jika diberikan pendidikan nilai dan moral yang baik maka mereka akan memiliki pemahaman etika yang baik pula.
2. Membentuk karakter yang lebih kuat : dengan pendidikan nilai dan moral dapat membantu generasi penerus dalam membangun karakter yang kuat seperti jujur tanggung jawab disiplin peduli akan sesama dan lain-lain yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
3. membantu perkembangan kemampuan berpikir kritis: dengan pendidikan nilai dan moral yang baik maka akan dapat merangsang pemikiran kritis bagi generasi penerus bangsa seperti bertanya menganalisis.

-Dampak negatif :
1. tidak sepakat terhadap nilai-nilai : generasi penerus bangsa yang menginternalisasi nilai-nilai moral tertentu dalam menghadapi konflik nilai dengan orang lain memiliki pandangan moral yang berbeda.
2. terlalu banyak penekanan pada konformitas: hari ini dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang mengikuti norma sosial dan menghindari berpikir kritis.
3. moralisme yang berlebihan : jika terlalu banyak penekanan pada nilai-nilai dan moral dapat menyebabkan moralisme yang berlebihan hal ini dapat menghambat generasi penerus dalam kebebasan individu untuk membuat pilihan mereka