Nama: Liza dwi wahyuni
Npm : 2253053015
Kelas: 3F
Analisis jurnal 2
pentingnya pendidikan nilai di era globalisasi
menurut I Wayan koyan (Dwi siswoyo,2005:22), nilai adalah segala sesuatu yang berharga. nilai itu ada dua yaitu nilai ideal dan nilai aktual. nilai ideal adalah nilai yang menjadi cita-cita setiap orang, sedangkan nilai aktual adalah nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari. nilai adalah sesuatu yang berharga, sesuatu yang indah, sesuatu yang berguna, sesuatu yang memperkaya batin, sesuatu yang menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya (Dwi Siswoyo, dkk. 2005). nilai berfungsi untuk mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku. oleh karena itu memiliki nilai-nilai yang luhur akhirnya seseorang bisa disebut sebagai memiliki budi pekerti yang luhur. nilai adalah energi yang mempunyai potensi untuknilai adalah energi yang mempunyai potensi untuk menggerakkan seseorang untuk bersikap dan bertindak.
menurut max scheler dalam(YB adimassana,200:2) ada empat kelompok nilai yang tersusun secara hierarkis (dari yang tertinggi sampai yang terendah), yaitu a). nilai-nilai religius-kerohanian, meliputi iman, kesucian, keutamaan moral, kejujuran, ketulusan, tanggung jawab, keadilan, kebijaksanaan, kesetiaan, kesabaran dan ketabahan.
b). nilai-nilai kejiwaan meliputi keindahan, kebenaran ilmiah dan ilmu pengetahuan.
c). nilai-nilai kehidupan meliputi kedamaian, ketenangan, kesehatan, kecukupan, kesederhanaan dan kerukunan.
d). nilai-nilai kenikmatan yaitu terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis/ragawi/indrawi.
pendidikan nilai merupakan bagian integral kegiatan pendidikan, Karena pada dasarnya pendidikan melibatkan pembentukan sikap, watak dan kepribadian pesertawatak dan kepribadian peserta didik.
globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai padakemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia ( A Jamil Edison, dkk:2005).
pengaruh positif globalisasi terhadap nilai-nilai dan moral
1. aspek politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis jika pemerintahan dijalankan secara jujur bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat
2. dari aspek ekonomi terbukanya pasar internasional meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. dengan demikian akan meningkatkan pula kehidupan ekonomi bangsa.
3. aspek sosial budaya, kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi, disiplin dan IPTEK dari bangsa yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa.
era globalisasi telah membuat kehidupan mengalami perubahan yang signifikan bahkan terjadi degradasi moral dan sosial budaya yang cenderung kepada pola-pola perilaku menyimpang. hal ini sebagai dampak pengabdian budaya luar secara berlebihan dan tak terkendali oleh sebagian remaja kita. persepsi budaya luar ditelan mentah-mentah tanpa mengenal lebih jauh nilai-nilai budaya luar secara Arif dan bertanggung jawab.
dampak globalisasi telah menimbulkan transformasi nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat. kesadaran akan hak personal seorang semakin tinggi, kehidupan cenderung semakin individualis, semakin permisif, dan lunturnya nilai-nilai moral. nampaknya pendidikan nilai selama ini banyak terjadi adanya keterpaksaan yaitu nilai-nilai diajarkan dengan paksa untuk diketahui secara kognitif dan dilaksanakan tetapi karena dipaksakan maka tidak sampai menyentuh hati. hasilnya sikap dan perilaku anak didik tidak berakar dari pengalaman nilai yang autentik. kita tidak dapat membendung pengaruh zaman dan tidak dapat memalingkan perhatian mereka dari nilai-nilai yang sedang trend. yang dapat kita lakukan adalah mendampingi dan mendorong mereka agar menjalani hidup dengan menggunakan nalar dan hati. dengan nalar dan hati yang berfungsi dengan baik diharapkan mereka akan dapat mempertimbangkan segala perubahan tingkah laku dan keputusan yang diambil. sejarah individual setiap pendidik diharapkan mencoba melaksanakan tugasnya "mengajar" dan "mendidik"secara bertanggung jawab.