Posts made by LIZA DWI WAHYUNI 2253053015

Nama: Liza dwi wahyuni
Npm: 2253053015
Kelas: 3F

Analisis jurnal 2

MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI
KALANGAN MILLENIAL

Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk
Indonesia yang lebih baik.

Sebuah perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
(P3KM) . Diharapkan dengan P3KM tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat
memberikan kontribusi besar kepada pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan
P3KM di Universitas Pamulang di bawah kendali Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M).
Khususnya saat ini LP2M sedang gencar
mengkampanyekan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah
peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya
degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap
persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan
pelatihan PKM.
Nama : Liza dwi wahyuni
Npm : 2253053015
Kelas : 3F

Analisis jurnal 1

REKONSTRUKSI EVALUASI PENDIDIKAN MORAL
MENUJU HARMONI SOSIAL

Merujuk pada pendapat Naquib Al-Attas, akar kata pendidikan
mengambil pada istilah ta’dzib mempunyai pengertian bahwa pendidikan merupakan proses perwujudan manusia yang mempunyai adab. Dalam hal ini
adab didefinisikan sebagai:
(1) The one who is sincerely conscious of his responsibilities towards and true God,
(2) Who understands and fulfills his obligations to himself and others in his society with justice, and (3) who constantly strives to improve every aspect of himself towards perfections as a man of adab (Al-Attas, 1999).
Secara universal kesimpulan menyeluruh pengertian ta’dib adalah menjadikan manusia yang terus berusaha untuk mengembangkan kebaikan bagi dirinya sendiri, masyarakatnya secara adil dan bertanggungjawab terhadap aturanaturan Tuhan.
Maka peran pendidikan sebagai agen perubahan adalah merubah orang
yang kurang beradab menjadikan orang yang beradab atau merubah orang yang perilakunya tidak baik menjadi baik. Seorang ahli sosiologi Pierre Bourdieu mengatakan pendidikan adalah agen bagi reproduksi kultural (Piere
Bourdieu). Artinya pendidikan berperan besar dalam memproduksi ulang dan terus menerus mendampingi kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat. Di
sekolah anak-anak yang datang berangkat dari keluarga yang memiliki kultur berbeda-beda dalam bentuk relasi/pergaulan sosial, bahasa dan tradisi, serta
gaya hidup lainnya.

Ketika kasus potensi kepribadian dan sosial yang dipertayakan, maka materi pelajaran di sekolah yang dianggap paling bertanggung jawab atas kegelisahan ini adalah mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Secara teoritis PAI adalah proses pendidikan yang dilakukan pendidik untuk membekali anak didik dengan pengetahuan, pemahaman, penghayatan pengamalan ajaran
agama Islam (Muchlis Sholichin, 2007).
Sedangkan PKn adalah pendidikan politik yang bertujuan untuk
membantu peserta didik untuk menjadi warga Negara yang secara politik dewasa dan ikut serta membangun sistem politik demokratis (Subhan Sofhiyan).

Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kompetensi: (1) berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan,
(2) berpartisipasi secara aktif dan
bertanggung jawab dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta anti korupsi,
(3) berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa yang lainnya.
(4) berinteraksi dengan bangsa-bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara
langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (Abdul Ghofur, 2007)
Nama : Liza dwi wahyuni
Npm : 2253053015
Kelas : 3F

Analisis video 2

Instrumen penilaian pengembangan nilai agama dan moral

instrumen penilaian
alat yang digunakan untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi untukpengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dengan berbagai cara dan beragam alat penilaian belajar peserta didik

manfaat penilaian
1. bagi anak
untuk memelihara pertumbuhan anak agar lebih sehat dan konsisten
2. bagi orang tua
orang tua akan memperoleh informasi tentang pertumbuhan, perkembangan dan minat anak
3. bagi guru
untuk mengetahui perkembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan anak

prinsip-prinsip penilaian
1. mendidik
2 berkesinambungan
3. objektif
4. akuntabel
5. transparan
6. sistematis
7. menyeluruh
8. bermakna

teknik dan lingkup penilaian
teknik penilaian mencakup tingkat pencapaian perkembangan anak dan instrumen yang dapat dijadikan pedoman penilaian perkembangan anak meliputi instrumen penilaian proses, catatan anekdot, rubrik dan/atau instrument penilaian hasil kemampuan anak.

mekanisme penilaian
1. menyusun teknik, instrumen penilaian serta menetapkan indikator perkembangan anak.
2. melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, dan instrumen penilaian
3. mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak serta akuntabel dan transparan
4. melaporkan capaian perkembangan anak pada orang tua

teknik penilaian
1. BB (belum berkembang)
2. MB (mulai berkembang)
3. BSH(berkembang sesuai harapan)
4. BSB ( berkembang sangat baik)

bentuk penilaian
-penilaian harian
-penilaian mingguan
-penilaian bulanan
-penilaian semester
-portofolio anak
-dokumen lain yang diperlukan oleh setiap satuan PAUD
Nama : liza dwi wahyuni
Npm : 2253053015
Kelas : 3F

Analisis video 1

Mengapa etika,nilai dan moral saling berkaitan sebab semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir, sikap dan perilaku yang baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Etika adalah cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku di masyarakat.
contohnya mengucapkan salam ketika bertamu dan memasuki rumah, izin dan mencium tangan kedua orang tua saat berpergian, membuang sampah pada tempatnya.

Etika dan moral adalah mempunyai arti yang sama atau berkaitan karena keduanya mengandung nilai dan norma untuk mengaturdan norma untuk mengatur tingkah laku manusia, yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku pada masyarakat

Sedangkan nilai adalah sesuatu yang memberi makna hidup yang dijunjung tinggimakna hidup yang dijunjung tinggi, yang mewarnai dan menjiwai tindakan ataumenjiwai tindakan atau perilaku seseorang.

Sifat dan jenis nilai
1. bersifat relatif, artinya nilai bergantung oleh tempat dan waktu
2. lebih bersifat subjektif, nilai berbeda-beda bagi setiap orang

Moral adalah hal-hal yang dapat mendorong manusia untuk melakukan tindakan yang baik sebagaitindakan yang baik sebagai kewajiban atau keharusan