Posts made by Rifki Zibral Mahardika 2213053224

Nama : Rifki Zibral Mahardika
Npm : 2213053224

Dari analisis video 3 dapat diambil kesimpulan yaitu :

1. fungsi agama
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Keimanan
2. Ketaqwaan
3. Kejujuran
4. Bersyukur
5. Kepedulian
6. tenggang rasa
7. kerajinan
8. kesalehan
9. ketaatan
10. Suka menolong
11. disiplin
12. Kesabaran
13. Kasih sayang

2. Fungsi Sosial budaya
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Gotong royong
2. Sopan Santun
3. Kerukunan
4. Kepedulian
5. Kebersamaan
6. Toleransi
7. Kebangsaan

3. Fungsi Cinta Kasih
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Empati (peka)
2. Keakraban
3. Keadilan
4. Pemaaf
5. Kesetiaan
6. Pengorbanan
7. Suka menolong
8. Bertanggung jawab

4. Fungsi Perlindungan
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Pemaaf
2. Tanggap
3. Ketabahan

5. Fungsi Reproduksi
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Bertanggung jawab
2. Kesehatan
3. Keteguhan

6. Sosialisasi dan pendidikan
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Percaya diri
2. Keluwesan
3. Kebanggaan
4. Kerajinan
5. Kreativitas
6. Bertanggung jawab
7. Kerjasama

7. Fungsi Ekonomi
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Hemat
2. Ketelitian
3. Disiplin
4. Kepedulian
5. Keuletan

8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan
Nilai Moral Yang Terkandung:
1. Kebersihan
2. Kedisiplinan
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Dalam video tersebut, pendidikan moral bagi anak-anak sekolah, yang juga dikenal sebagai pendidikan Pancasila, ditekankan sebagai hal yang sangat penting. Video ini mengilustrasikan betapa pentingnya nilai-nilai moral, terutama sopan santun, dalam kehidupan anak-anak sekolah. Contoh-contoh perilaku kurang sopan, seperti melempar kertas ke guru, dan pelanggaran aturan berpakaian rapi mencerminkan kurangnya pendidikan moral di kalangan siswa. Di sisi lain, video juga menggambarkan perilaku di luar sekolah, seperti merokok dan minum alkohol oleh siswa, yang menunjukkan kegagalan dalam menanamkan nilai moral pada mereka. Semua ini menyoroti perlunya peran penting pendidikan moral dalam pembentukan karakter dan perilaku anak-anak sekolah.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Kesimpulan dari teks di atas menunjukkan bahwa pendidikan moral memiliki peran sentral dalam membentuk sikap dan perilaku positif anak-anak di tingkat sekolah dasar. Pendidikan moral bertujuan untuk membekali mereka dengan pemahaman tentang nilai-nilai yang benar, mengajarkan perbedaan antara tindakan yang tepat dan yang salah, serta mendorong perkembangan perilaku yang bertanggung jawab. Terdapat dua faktor utama yang dapat merusak moral anak-anak, yakni perundungan di sekolah dan kekerasan fisik di dalam keluarga, yang harus diatasi melalui upaya pendidikan moral yang kuat.

Orang tua memiliki peran utama dalam membentuk moral anak-anak dengan menjadi teladan perilaku yang baik dan memberikan contoh nilai-nilai yang benar. Di samping itu, guru-guru di sekolah juga memegang peran penting dalam memberikan pendidikan moral dan harus berfungsi sebagai figur yang bisa diandalkan oleh siswa. Kerja sama antara keluarga dan sekolah dalam memberikan pendidikan moral adalah kunci untuk membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, memiliki nilai-nilai positif, dan memiliki kemampuan membuat keputusan yang bijak.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Dalam artikel jurnal tersebut, diungkapkan bahwa anak usia dini memiliki kemampuan untuk mengembangkan kecerdasan moral, sehingga pendidikan moral perlu dimulai sejak dini. Penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti permainan, cerita, memberikan tugas, dan percakapan (Hamid Darmadi, 2007: 56-57).

Pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat dilakukan melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam berbagai jalur, yaitu formal, non-formal, dan informal. Dalam jalur pendidikan formal, metode ini melibatkan tahap persiapan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Selama tahap pelaksanaan, buku-buku tentang pengembangan moral dan nilai agama dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, peralatan dan materi bermain disesuaikan dengan rencana pembelajaran, tujuan, serta usia dan perkembangan anak. Berbagai jenis mainan juga dibuat untuk menarik perhatian siswa sebaik mungkin.
Nama : Rifki Zibral Mahardika
NPM : 2213053224

Jurnal ini menyoroti pentingnya pembentukan karakter dasar anak yang sangat tergantung pada individu dan lingkungan yang membentuk mereka. Penanaman nilai-nilai moral menjadi kunci dalam kompensasi terhadap pengaruh negatif lingkungan. Hasil observasi di SD Negeri Lampeuneurut menunjukkan upaya guru dalam menanamkan beragam nilai moral pada siswa, termasuk agama, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, gender, keadilan, menghargai, sosialitas, daya juang, dan hidup sehat. Penanaman nilai-nilai moral ini tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melibatkan lingkungan sekolah dan rumah, dan harus berkelanjutan untuk memastikan pemeliharaan moral yang baik pada siswa. Siswa yang telah memiliki dasar moral perlu tetap dibimbing agar moral mereka tetap kuat.