Kiriman dibuat oleh Vita Novianti 2213053238

MKU PGSD 2F 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Vita Novianti 2213053238 -
Nama : Vita Novianti
NPM : 2213053238
Kelas : 2F

Demokrasi yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.Demokrasi yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Proses demokrasi semakin pesat setelah dilaksanakannya pemilu presiden secara langsung sejak 2004 dan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung sejak 2005.
Pilkada tersebut adalah salah satu langkah terobosan penting sebagai upaya pendalaman demokrasi. Sedangkan proses demokrasi yang berlangsung di tingkat nasional akan berpengaruh terhadap kualitas tata kelola pemerintah. Pendalaman-pendalaman demokrasi bisa berasal dari negara dan dari masyarakatnya. Demokrasi di Indonesia sejak 1998-2019 masih diwarnai prosedural ketimbang substantif. Kompetisi dalam pilpres melalui kampanye memunculkan berbagai kegaduhan di media massa dan media sosial. Bahkan di sepanjang tahun 2018 ada 53 kasus hoax (berita bohong), dan 324 hate speech (ujaran kebencian). Keragaman yang menjadi spirit bhinneka tunggal Ika cenderung di abaikan. Berkurangnya nilai-nilai toleransi, kekerasan dan kerusuhan terjadi dalam proses pemilu.

Pemilu serentak 2019 adalah pemilu kelima pasca orde baru dan merupakan pemilu serentak pertama yang melangsungkan pileg dan pilpres dalam waktu bersamaan. Pemilu serentak 2019 diwarnai oleh politisasi identitas dan agama. Dan dalam pemilu 2019 banyak parpol yang gagal dalam proses kaderisasi. Sejak 1999 kinerja parpol tidak kunjung menghasilkan landasan atau platform politik nasional. Absennya beberapa fungsi yang tidak di lakukan parpol membuat kepercayaan rakyat menurun drastis. Dalam pilpres 2019 terlihat tidak semua pihak menyadari pentingnya nilai-nilai budaya sendiri sebagai perisai ketahanan sosial bangsa di mana empat pilar kebangsaan Indonesia (yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan bhinneka tunggal Ika).

Pemilu 2019 adalah pemilu serentak dan kompleks dengan segala kerumitan dalam prosesnya menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Indonesia. Pemilu serentak 2019 menyebabkan konsolidasi demokrasi yang berkualitas sulit terbangun. Indonesia belum mampu menjalankan demokrasi substantif.

MKU PGSD 2F 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Vita Novianti 2213053238 -
Nama : Vita Novianti
NPM : 2213053238
Kelas : 2F

Demokrasi itu gaduh namun mengapa Indonesia bertahan dengan sistem ini dan banyak negara menganut sistem ini?

Dari penjelasan video tersebut dapat disimpulkan demokrasi bukanlah sistem sempurna, demokrasi dapat memicu berbagai kegaduhan yakni rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan dan politikus, penurunan jumlah keanggotaan partai politik, dan regulasi pemerintahan yang di anggap tidak transparan. Kegaduhan-kegaduhan tersebut sudah tidak asing lagi kita dengar terutama di negara kita negara Indonesia yang menganut sistem demokrasi. Kegaduhan tersebut sampai sekarang belum menemukan titik terang yang terbukti semakin banyak bentrok atau konflik antara masyarakat dan sistem politik Indonesia.

Dari segala kegaduhan tersebut, banyak negara yang tetap bertahan dengan sistem demokrasi ini. Di sisi lain dari kegaduhan tersebut sistem demokrasi memiliki dampak-dampak yang positif yakni demokrasi mampu mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang, skor penegakan HAM yang lebih tinggi, cenderung mempunyai angka harapan hidup yang tinggi serta warga negara demokrasi lebih bahagia dan sehat.

Demokrasi memiliki dampak-dampak yang positif maupun negatif bagi masyarakat atau sistem politik negara yang menganutnya. Sangat relevan dengan yang dikatakan oleh Winston Churchill seorang mantan perdana menteri Inggris yakni demokrasi adalah sistem pemerintahan paling buruk tapi tidak ada yang lebih baik dari itu.
Nama : Vita Novianti
NPM : 2213053238

Izin bertanya kepada kelompok 3 Dalam prosedur penyusunan dan pengembangan bahan ajar langkah pertama yaitu analisis. Berikan implementasi terkait tata cara melakukan analisis tersebut dengan baik dan benar agar menghasilkan data yang akurat, yang bisa digunakan untuk menentukan jenis bahan ajar yang akan dikembangkan.