Kiriman dibuat oleh yayi aninggih paza 2253053038

nama : yayi aninggih paza
npm : 2253053038

didalam video diatas menjelaskan tentang tanggung jawab dalam keluarga
1. mendengar nasihat ayah karena ayah lah itu orang yang hidup lebih lama dari kita dan dia yang mengerti mana baik buruknya
2. membantu ibu, kita haru membantu ibu dalam mengerjakan tugas rumah
3. menemani kakak, seperti pergi kekedai dll
4. menjaga keselamatan adek , sayangilah adek dan jangan tinggalkan dia
ini sangat penting sekali karna hubungan keluarga akan menjadi erat, harmonis dll.
Nama : Yayi Aninggih Paza
Npm : 2253053038

Judul jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana

Pendahuluan
Pendidikan moral diberikan di berbagai macam lembaga pendidikan, salah satunya di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). PAUD atau usia pra sekolah adalah masa di mana anak belum memasuki pendidikan formal. Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini agar karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak.

Pengertian Moral
pendidikan moral bukan sesuatu yang dapat ditambahkan atau boleh dikaitkan pada pendidikan begitu saja, melainkan sesuatu yang hakiki dan bahkan menduduki tempat yang amat sentral dan strategis dalam pendidikan sehingga perlu dirancang secara khusus agar dapat mentransferkan makna pendidikan nilai moral yang hakiki menuju peradaban bangsa.

Nilai-Nilai Moral
Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain. Adapun nilai-nilai moral yang bersifat relativistic dikategorikan sebagai moral kesopanan, seperti berbicara secara sopan, hormat kepada orang yang lebih tua, tidak bertamu pada jam istirahat dan sebagainya. Didalam nilai moral juga terdapat batasan-batasan berlakunya nilai tersebut. Batasanbatasan tersebut di antaranya nilai universal, berlaku bagi seluruh umat manusia bilamana dan dimanapun seperti hak asasi manusia. Nilai partikular yakni hanya berlaku bagi sekelompok manusia tertentu atau dalam kesempatan tertentu, misalnya nilai sebuah tutur kata. Nilai abadi, yakni berlaku kapanpun dan dimanapun seperti kebebasan beragama.

Pengertian Anak Usia Dini
Menurut Isjoni, 2009: 19-24, Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.

Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penanaman ini dilakukan dengan metode bermain , metode bercerita, metode pemberian tugas, metode bercakap-cakap

Cara Pelaksanaan Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Cara Pelaksanaan Penanaman Nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat diselenggarakan melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diselenggarakan sebelum
jenjang Sekolah Dasar.
Nama : Yayi Aninggih Paza
Npm : 2253053038

Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD
Volume : 01
Nomor : 01
Halaman : 68-77
Tahun Terbit : 2016
Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT
Nama Penulis : Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini.

Penelitian ini berupaya mengungkapkan penanaman nilai-nilai moral
pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif.

penanaman nilai-nilai moral adalah bertujuan menanamkan nilai-nilai
moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang
mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang
mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan
mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.

Penelitian ini dilaksanakan
di SD Negeri Lampeuneurut. Subjek penelitian ini adalah orang, tempat, atau benda
yang diamati dalam rangka pembuntutan sebagai sasaran. Subjek penelitian sebanyak
10 orang guru dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan bahwa guru di
SD Negeri Lampeuneurut sudah menanaman nilai-nilai moral kepada siswanya,
nilai-nilai yang ditanamakan adalah nilai agama (religius): kebiasaan berdoa sebelum
memulai pelajaran, karena segala sesuatu yang dilakukan diawali dengan doa maka
akan bermanfaat ilmu yang didapatnya, dan mengajarkan pentingnya belajar agama selain di sekolah agar berkelanjutan. Nilai kejujuran: mengajarkan mengoreksi
soal/ulangan secara jujur tanpa pengawasan dari guru dan maupun di dalam
kehidupan sehari-hari juga harus bersikap jujur seperti tidak berbohong ketika PR
tidak dikerjakan begitupun tidak mencuri uang teman walau kesususahan. Nilai kemandiriaan: Mengajarkan melakukan sendiri tugas yang menjadi
tanggung jawabnya seperti member latihan individu tanpa ada yang menyontek dan
apabila kedapatan akan diberi sanksi yang tegas. Nilai tanggung jawab: Mengajarkan
pentingnya pembagian tugas tugas piket secara bergiliran. Nilai gender: Mengajarkan tidak membedakan perlakuan antara siswa lakilaki dan perempuan karena semua sama di mata seorang guru dan memberi
kesempatan yang sama kepada keduanya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan
oleh guru. Nilai keadilan: tidak membedakan siswa yang pintar dan kurang pintar
karena tugas guru membimbing semua siswanya agar menjadi pintar jadi tidak ada
perlakuan yang berbeda antara siswa yang pintar dan kurang pintar hanya saja
memberi lebih banyak bimbingan/arahan kepada siswa yang kurang pintar.

Adapun cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan
menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan
sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri
Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui
beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.
nama : yayi aninggih paza
npm : 2253053038

Nama jurnal : Pengabdian
Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Nomor : 1
Volume : 3
Tahun : 2020
Judul jurnal : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI
KALANGAN MILLENIAL
Penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli

masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik.
Kegiatan PKM dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.

Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.