གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ M. Naufal Khansa (Naufal PSTI B)

MENGANALISA JURNAL 1 & 2
Nama : M. Naufal Khansa
Kelas : PSTI B
NPM : 2255061019

A. IDENTITAS JURNAL
Judul Jurnal : Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implemetasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia
Halaman : 78-99
Tahun Penerbit : 1 Juni 2018
Nama Penulis : Muhammad Chairul Huda

B. ISI JURNAL
Berdasarkan jurnal tersebut, dapat ditilik bahwa lahirnya Pancasila berkaitan dengan sidang BPUPKI khususnya sidang yang pertama. Pada sidang tersebut terdapat 3 tokoh yang mengemukakan pendapatnya yaitu M. Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Dari pendapat ketiga tokoh tersebut, kemudian dirumuskan lagi oleh panitia kecil bernama panitia Sembilan yang nantinya akan menghasilkan Rancangan Mukadimah (pembukaan) Undang-Undang Dasar. Rancangan Mukadimah tersebut selanjutnya dinamakan Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Namun dalam perjalanannya, ternyata isi sila pertama dalam rumusan Pancasila yang terdapat dalam Piagam Jakarta mendapatkan penolakan dari utusan Indonesia bagian timur. Selanjutnya, dalam sidang pleno PPKI, delapan kata “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dibelakang kata ketuhanan dihilangkan. Dan diganti dengan kalimat “yang maha Esa”. Pada akhirnya dengan diterimanya preambul atau pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila juga telah secara sah dan resmi dijadikan sebagai dasar negara. Dari situ dapat kita tilik bahwa perjalanan Pancasila untuk menjadi dasar negara Indonesia mengalami proses yang sangat panjang. Para pemimpin Indonesia telah berusaha keras mencari jalan tengah untuk memecahkan masalah perbedaan dan keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia tercinta ini.
Dalam kehidupan bernegara, Pancasila memiliki beberapa fungsi yang menyokong persatuan dan kesatuan bangsa. Mengutip dari isi jurnal, fungsi- fungsi tersebut diantaranya sebagai berikut.

1. Pancasila sebagai Ideologi Negara
Maksudnya adalah Pancasila nerupakan ajaran, gagasan, doktrin, dan teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia serta menjadi petunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.

2. Pancasila sebagai Dasar Negara
Maksunya adalah Pancasila dipergunakan sebagai dasar (fundamen) untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.

3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Maksudnya adalah pancasila berperan sebagai pedoman bagi setiap arah dan kegiatan bangsa Indonesia di segala bidang.

4. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa
Maksudnya Pancasila merupakan ciri khas Indonesia yang tercermin dalma sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang senantiasa selaras, serasi dan seimbang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri

Selain memiliki fungsi-fungsi di atas, Pembangunan hukum juga harus berasal dari nilai-nilai Pancasila, karena pada hakikatnya pancasila merupakan kesepakatan lukur para pendiri bangsa ini dan Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Dengan demikian, Pancasila merupakan sebuah kesepakatan bersama untuk membangun suatu bangsa satu negara, tanpa mempersoalkan perbedaan latar belakang yang ada, baik agama, ras, suku, budaya, bahasa dan lainnya.

C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN JURNAL

1. KELEBIHAN
Penulisan dalam jurnal tersebut sistematis dimulai dari penjelasan mengenai latar belakang Pancasila, proses perumusan Pancasila, sampai dengan pengaplikasian nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bernegara. Penulisan yang sistematis tersebut mampu mempermudah pembaca untuk memahami isi jurnal tersebut. Selain itu, penulis pula menyertakan sumber serta referensi yang didapatnya sehingga pembaca pula dapat memperkaya wawasan dengan melanjutkan pembacaan ke sumber-sumber referensi yang tertera.

2. KEKURANGAN
Banyak terdapat istilah maupun kata asing sehingga menyulitkan pembaca yang masih awam untuk memahaminya.


D. TANGGAPAN SAYA (KESIMPULAN)
Menurut saya lahirnya Pancasila juga merupakan lahirnya bangsa indonesia. Sebab pancasila memuat seluruh nilai-nilai luhur bangsa serta tidak ada unsur membeda-bedakan ras, suku, bangsa, agama, dan budaya dalam penerapannya dalam kehidupan negara ini. Pancasila merupakan ideologi yang paling sesuai dengan keberagaman yang ada di Indonesia. Maka dari itu, sudah kewajiban bagi kita semua untuk berpedoman dan berpegang teguh kepada Pancasila. Salah satu penerapannya ialah dengan belajar dan membaca mengenai Pancasila itu sendiri. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, saya selaku penganalisis merekomendasikan jurnal ini untuk dapat dibaca agar menambah wawasan serta rasa cinta kita terhadap Pancasila. Seperti yang kita ketahui, untuk cinta kita perlu yang namanya mengenal. Oleh karena itu, mari kita kenal terlebih dahulu apa itu Pancasila.