Kiriman dibuat oleh NOVA NOVA ENJELINA SIMANULLANG

Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Jurnal
Jurnal yang disebutkan dalam kutipan tersebut mencakup berbagai topik terkait pendidikan, manajemen, ekonomi, dan isu sosial. Sunarsi, D. telah berkontribusi pada beberapa jurnal, termasuk "Analisis Motivasi Kerja Tenaga Pendidik Sukarela Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bimasda Kota Tangerang Selatan", "The Effect of Leadership Style and Work Environment on the Performance of Stationary Pump Operators in the Water Resources Office of West Jakarta City Administration", dan "Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pendidik". Publikasi ini menunjukkan keahlian Sunarsi, D. dalam menganalisis berbagai aspek motivasi kerja, kepemimpinan, dan kinerja di lingkungan kerja yang berbeda.

Selain itu, jurnal tersebut juga menyoroti pentingnya keterlibatan komunitas dan tanggung jawab sosial bagi perguruan tinggi. "Jurnal Pengabdian Dharma Laksana" menekankan peran perguruan tinggi dalam melakukan penelitian dan pelayanan masyarakat, yang sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia. Jurnal-jurnal juga membahas dampak globalisasi budaya pada masyarakat, seperti yang terlihat dalam "Kajian Cultural Lag dalam Kehidupan Masyarakat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Pada Era Globalisasi". Selain itu, Sunarsi, D. telah berkontribusi pada jurnal yang membahas isu ekonomi, seperti "Pengaruh Return On Asset Dan Return On Equity Terhadap Debt To Equity Ratio Pada Pt. Kalbe Farma, Tbk". Publikasi ini menunjukkan pendekatan multidisiplin dalam mengatasi tantangan ekonomi dan pentingnya penelitian dalam menemukan solusi.

Selain itu, jurnal ini juga fokus pada isu sosial dan peran pendidikan dalam mengatasinya. Misalnya, "Problem Pengembangan Moral Remaja dalam Perspektif Pendidikan Islam" membahas kemerosotan moral di kalangan remaja dan upaya untuk menangkal degradasi moral di era digital. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial dan memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, serta memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video yang membahas mengenai "Pendidikan nilai dan moral dimasyarakat" yang dimana nilai,moral, dan etika menjadi peran penting dalam setiap individu bahkan dimasyarakat. Video ini menampilkan seseorang yang berperilaku dimasyarakat dan meminta pendapat dengan orang sekitar mengenai hal apa aja yang dia lakukan. Setiap orang memiliki tanggapan yang berbeda mengenai apa aja yang dia lakukan setiap hari.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan moral itu sangat penting karena itu yang bakalan menunjukkan sifat asli seseorang apalagi pada zaman modern sekarang dan pendidikan moral itu sudah harus diajarkan sejak dini. Dengan nilai moral dapat diartikan sebagai ahlak yang nantinya kalo sudah terjun kemasyarakat harus mempunyai ahlak.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video yang membahas mengenai "5 masalah terbesar remaja masa kini" yaitu:
1) Penampilan: Remaja sering kali merasa kurang percaya diri dengan penampilan mereka. Mereka cenderung membandingkan diri dengan orang lain dan kadang merasa iri. Video menekankan pentingnya attitude sebagai hal yang lebih berharga dari pada sekadar penampilan fisik.
2) Pendidikan: Stres dalam mencapai standar pendidikan yang ditetapkan dapat membebani remaja. Perubahan dalam pendidikan, terutama dengan akses informasi yang canggih, membuat mereka merasa tertekan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.
3) Persahabatan: Remaja terkadang merasa terpaksa melakukan apa saja untuk mempertahankan atau mendapatkan sahabat. Video menyoroti bahwa memilih sahabat dengan bijak sangat penting karena pengaruh mereka bisa memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan.
4) Percintaan: Saat remaja, percintaan adalah hal yang umum terjadi. Namun, terlihat penting untuk menggunakan cinta sebagai motivasi untuk mencapai prestasi di bidang pendidikan, dengan menekankan pentingnya prioritas pada pendidikan.
5) Percaya Diri: Masa remaja, banyak anak merasa kurang percaya diri. Yang dimana kepercayaan diri adalah kunci untuk mengatasi banyak masalah yang dihadapi remaja, dan bahwa pengembangan kepercayaan diri perlu dilakukan secara konsisten setiap hari.

Jadi dapat disimpulkan bahwa kita harus percaya dengan kemampuan diri kita sendiri.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Analisis Video
Video ini membahas mengenai "Animasi nilai dan moral dilingkungan masyarakat" dimana terdapat Contoh nilai moral yang baik dilingkungan sekolah
1) Tolong menolong: Telihat seorang wanita yang membawa banyak buku dan hendak minta tolong, kemudian datang seorang pria yang membatunya membawakan setengah dari buku yang dibawa.
2) Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik: Terlihat dua orang wanita yang sedang saling menyapa satu sama lain.
3) Menghargai pendapat orang lain
4) Bertegur sapa: Terlihat dua orang wanita yang saling bertegur sapa dan salaman
5) Mengikuti pelajaran dengan tentram: Terlihat seorang guru yang menjelaskan materi

Contoh nilai moral yang tidak baik dilingkungan sekolah
1) Mencuri: Terlihat dua orang mencuri disupermarket
2) Membuang sampah tidak pada tempatnya: Terlihat dua orang wanita yang sedang duduk menunggu bus dan membuang sampah sembarangan
3) Memandang rendah orang lain: Terlihat dua orang pria yang saling menyapa namun satunya merendahkan
4) Berkendara dengan kecepatan tinggi: Terlihat mobil yang melintas dengan cepat yang dapat membahayakan dirinya sendiri dan kendaraan lainnya
5) Membuang sampah disungai: Terlihat seorang pria yang membuang sampah disungai yang dapat mencemari lingkungan dan dapat menyebabkan banjir
6) Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi: Terlihat teman" yang lain membiarkan temannya berantam

Jadi, dapat disimpulkan bahwa nilai moral adalah suatu yang menjadi standar baik atau buruknya seseorang. Moral memiliki makna ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbutan,sikap, dan kewajiban.
Nama: Nova enjelina simanullang
NPM: 2213053227

Pendapat saya mengenai bagaimana cara 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak-anak dirumah
1) Memberikan Contoh yang Baik: Orang tua dan anggota keluarga lainnya adalah contoh utama bagi anak-anak. Sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang ditunjukkan oleh orang tua akan menjadi model yang dilihat dan ditiru oleh anak-anak.

2) Komunikasi yang Terbuka: Keluarga yang membangun komunikasi yang terbuka akan membantu anak-anak memahami pentingnya moral dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi. Diskusi terbuka tentang moralitas, etika, dan prinsip-prinsip hidup membantu anak-anak memahami perspektif yang berbeda.

3) Memberikan Pendidikan Agama atau Spiritual: Bagi keluarga yang memegang agama atau kepercayaan spiritual tertentu, pengajaran nilai-nilai moral seringkali disampaikan melalui ajaran agama dan kepercayaan tersebut.

4) Menerapkan Disiplin yang Konsisten: Disiplin yang konsisten membantu anak-anak memahami konsekuensi dari tindakan mereka. Ini membantu mereka memahami perbedaan antara benar dan salah, serta memperkuat nilai-nilai moral yang diinginkan oleh keluarga.

5) Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian: Kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh anggota keluarga membangun rasa kepercayaan dan hubungan yang kuat di antara anggota keluarga. Ini membantu dalam menginternalisasi nilai-nilai moral yang diajarkan.

6) Menyediakan Lingkungan yang Aman dan Stabil: Lingkungan yang aman dan stabil memungkinkan anak-anak untuk merasa nyaman dalam bereksplorasi dan belajar. Hal ini juga membantu mereka untuk memahami pentingnya nilai-nilai moral dalam membangun hubungan yang sehat.

7) Memberikan Pujian dan Dukungan: Memberikan pujian atas perilaku yang baik dan memberikan dukungan dalam menghadapi kesulitan membantu anak-anak memperkuat nilai-nilai moral yang diinginkan.

8) Melibatkan Anak-anak dalam Kegiatan Keluarga: Melalui kegiatan bersama, seperti makan malam bersama, kegiatan keagamaan, atau kegiatan sosial, anak-anak dapat belajar nilai-nilai moral seperti kerjasama, kejujuran, dan empati.