Posts made by Memorila Dini Oktavia 2213053289

Memorila Dini Oktavia
2213053289

Analisis Jurnal 2 Pengaruh Pengetahuan Moral Terhadap Perilaku Moral Pada Siswa SMP Negeri Kota Pekan Baru

Pada era globalisasi perkembangan informasi tersebar luas yang dapat diakses dengan mudah, hal tersebut menyebabkan berbagai nilai-nilai dari luar masuk ke dalam baik itu yang positif maupun negatif, nilai negatif tidak lagi dapat disaring sehingga mudah mempengaruhi pemikiran dan karakter generasil masa kini.


Faktor yang mempengaruhi kualitas
moral di kalangan peserta didik diantaranya yaitu 1) keteladanan dari guru, 2) orangtua, dan 3) masyarakat.
Salah satu penyebab terjadinya berbagai perilaku negatif yang dilakukan oleh anak bangsa adalah krisis keteladanan di kalangan pemimpin bangsa.

Pendidikan nilai mencakup budi pekerti, nilai, norma, dan moral. Budi pekerti merupakan buah dari budi nurani. Budi nurani bersumber pada moral. Moral
bersumber pada kesadaran hidup yang berpusat pada alam pikiran (BP-7,1993:25).

Hudi Ilham, 2017 menyatakan bahwa terdapat 6 pengeyahuan moral yang diharapkan menjadi tujuan pendidikan karakter, yaitu
1. Kesadaran moral (Moral Awareness)
2. Mengetahui Nilai-Nilai Moral (Moral Values)
3. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking)
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
5. Membuat Keputusan (Decision Making)
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)

Dalam memahami apa yang menggerakkan seseorang sehingga mampu melakukan tindakan bermoral atau justru menghalanginya, diperlukan melihat lebih jauh tiga aspek karakter yakni: kompetensi, kemauan, dan kebiasaan.

Pada dasarnya pendidikan karakter dibentuk pada beberapa pilar yang saling
berkaitan. pilar-pilar karakter ini adalah nilai-nilai luhur universal yang
terdiri dari: (1) Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya, (2) Tanggung jawab kedisiplinan dan kemandirian, (3) Kejujuran, (4) Hormat dan santun, (5) Kasih sayang, kepedulian, dan kerjasama (6) Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah, (7)Keadilan dan kepemimpinan, (8) Baik dan rendah hati, dan (9) Toleransi, cinta damai, dan persatuan.
Memorila Dini Oktavia
2213053289

Analisis jurnal MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL

Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral menurut KBBI adalah akhlak atau budi pekerti. Maka dapat disimpulkan, degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang.

Fenomena yang melatarbelakangi dosen agama islam Universitas Pamulang melakukan kegiatan PKM dengan tema tersebut:
- minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian)
- kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang)
- jauh dari nilai-nilai agama

Tujuan dari PKM tersebut yaitu:
- memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial
- memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital

Manfaat dari kegiatan PKM tersebut yaitu peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya
degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millenial di era digital.
Dalam menanamkan nilai moral di rumah, keluarga harus terlebih dulu mampu menjadi contoh yang baik bagi setiap anggotanya.
Dalam menanamkan nilai moral, fungsi keluarga ada 8, yaitu:
1. Fungsi Agama
Keluarga dapat mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak untuk menjadi bertaqwa kepada Tuhan-Nya sesuai dengan agama yang dianut.
2. Fungsi Sosial Budaya
Keluarga menanamkan pada anggota keluarga mengenai nilai-nilai yang berlaku di masyarakat
3. Fungsi Cinta Kasih
Orang tua memberikan rasa cinta kasih kepada anak-anaknya
4. Fungsi Perlindungan
Keluarga harus memberikan rasa aman dan tentram sehingga anggotanya merasa bahwa dirinya dilindungi.
5. Fungsi Seproduksi
Orang tua membimbing, mendampingi, dan memperhatikan anak dalam tumbuh kembangnya baik secara fisik, mental maupun spiritual.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Keluarga menjadi media utama dalam pembelajaran. Pada dasarnya anak paling mudah meniru dan paling banyak menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga apa yang dilakukannya cenderung meniru anggota keluarganya
7. Fungsi Ekonomi
Keluarga harus memenuhi kebutuhan setiap anggotanya. Dalam memenuhi kebutuhannya terdapat nilai-nilai yang perlu ditanamkan, diantaranya hemat dan bertanggung jawab.
8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan
Keluarga harus menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan sehingga anggotanya mampu memelihara dan peduli terhadap lingkungannya.
Memorila Dini Oktavia
2213053289

Analisis video 3

Video tersebut menampilkan contoh nilai dan moral di masyarakat yaitu:
- menyapa orang sekitar
- menjaga kebersihan
- berbuat baik dan saling berbagi.

Video tersebut menampilkan seseorang yang meminta pendapat kepada orang disekitarnya mengenai perilakunya dikehidupan sehari hari.
Ada empat orang yang menjadi subjek dalam meminta pendapat.
Dalam hal sosial, ada yang mampu memberikan contoh yang baik dan edukasi bagi orang sekitarnya ada juga yang malu ketika menghadapi keramaian. Dalam hal kegiatan keagamaan, terdapat orang yang aktif dan juga kurang aktif.
Dalam hal peduli terhadap lingkungan sosial, rata-rata mereka peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap orang memiliki kepribadian masing-masing yang membedakan dirinya dengan orang lain contohnya dalam hal bersikap.

Ketika dimintai pendapat mengenai pentingnya moral, salah satu berpendapat bahwa moral itu penting karena dengan adanya moral dalam diri kita, maka kita akan mudah diterima oleh masyarakat.
Memorila Dini Oktavia
2213053289

Analisis video 2

5 masalah yang dialami remaja masa kini
- Penampilan
Hal yang paling utama itu attitude, jika penampilan baik tapi attitude buruk maka hal itu tidak menjamin bahwa seseorang dapat diterima oleh semua orang. Prioritaskanlah attitude diatas penampilan.
- Pendidikan
Pendidikan zaman sekarang mungkin terlihat tidak semudah dengan zaman dahulu, tetapi pendidikan zaman sekarang dipermudah oleh adanya teknologi.
- Persahabatan
Seseorang rela melakukan apapun (sehingga kehilangan jati diri) agar dapat memiliki sahabat dan diterima dilingkungannya dan dianggap keren dan gaul. Pada intinya persahabatan yang tidak baik dapat menggiring ke hal hal yang negatif.
- Percintaan
Hal-hal yang dirasakan ketika jatuh cinta terkadang membuat pendidikan terganggu. Sebaiknya jatuh cinta itu dijadikan sebagai penyemangat.
- Percaya diri
Remaja sering mengalami krisis kepercayaan diri padahal percaya diri diperlukan baik di masa remaja atapun dewasa. Kita harus percaya diri dan berani untuk mencoba agar dapat mengetahui banyak hal.