Nama : F. Riska Elisa
NPM : 2213053249
Adapun cara penanaman nilai dan moral yaitu
1. Lingkungan Keluarga
- Memberikan anak tanggung jawab sebagai anggota keluarga, seperti melakukan tugas-tugas rumah tangga, menjaga kebersihan dan kerapihan, membantu dalam proses memasak.
- Memberikan contoh bagiamana nilai moral yang baik dan benar sehingga anak dapat meniru hal baik tersebut.
2. Lingkungan sekolah
- Pembiasan 5 S (senyum, salam, sapa ,sopan dan santun) di sekolah
- Memberikan tanggung jawab sebagai pelajar yaitu menuruti semua peraturan sekolah yang berlaku.
- Pembiasaan berdoa sebelum melakukan aktivitas
- Pendidik memberikan contoh yang baik dalam bersikap di sekolah.
3. Lingkungan masyarakat
- Menghargai perbedaan yang ada di lingkungan masyarakat.
- Tidak membedakan-bedakan dalam bersosialisasi
- Berperilaku sopan dengan menyapa sesama tetangga masyarakat.
Adapun hambatan dari penanaman nilai moral yaitu lingkungan yang kurang baik, keterbatasan waktu orangtua untuk bertemu anak, kebiasaan terlalu memanjakan anak , dan tidak adanya contoh perilaku baik dari orangtua dan guuru, serta tidak adanya pembatasan pergaulan.
Trik dan strategi yang dipakai agar penanaman nilai dan moral dapat menjadi kebiasaan dan di lakukan secara terus menerus yaitu
1). Pembiasaan rutin,
2). Pembiasaan spontan,
3).Pembiasaan keteladanan,
4). Pengkondisian.
NPM : 2213053249
Adapun cara penanaman nilai dan moral yaitu
1. Lingkungan Keluarga
- Memberikan anak tanggung jawab sebagai anggota keluarga, seperti melakukan tugas-tugas rumah tangga, menjaga kebersihan dan kerapihan, membantu dalam proses memasak.
- Memberikan contoh bagiamana nilai moral yang baik dan benar sehingga anak dapat meniru hal baik tersebut.
2. Lingkungan sekolah
- Pembiasan 5 S (senyum, salam, sapa ,sopan dan santun) di sekolah
- Memberikan tanggung jawab sebagai pelajar yaitu menuruti semua peraturan sekolah yang berlaku.
- Pembiasaan berdoa sebelum melakukan aktivitas
- Pendidik memberikan contoh yang baik dalam bersikap di sekolah.
3. Lingkungan masyarakat
- Menghargai perbedaan yang ada di lingkungan masyarakat.
- Tidak membedakan-bedakan dalam bersosialisasi
- Berperilaku sopan dengan menyapa sesama tetangga masyarakat.
Adapun hambatan dari penanaman nilai moral yaitu lingkungan yang kurang baik, keterbatasan waktu orangtua untuk bertemu anak, kebiasaan terlalu memanjakan anak , dan tidak adanya contoh perilaku baik dari orangtua dan guuru, serta tidak adanya pembatasan pergaulan.
Trik dan strategi yang dipakai agar penanaman nilai dan moral dapat menjadi kebiasaan dan di lakukan secara terus menerus yaitu
1). Pembiasaan rutin,
2). Pembiasaan spontan,
3).Pembiasaan keteladanan,
4). Pengkondisian.