གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko 2253053018

Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari vidio 1 yang berjudul "PENTINGNYA PENDIDIKAN MORAL UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR" saya dapat menangkap beberapa materi seperti :

Moral pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia disamping kebutuhan akan pangan sandang dan papan pendidikan merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengubah perilaku agar lebih baik dan dapat mengembangkan pengetahuan yang ada, pendidikan moral adalah suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan pendidikan moral sangat penting untuk anak-anak sekolah dasar karena mereka harus memiliki sikap atau perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun keluarga pendidikan moral juga bertujuan untuk memahami nilai pakarti mampu mengambil keputusan dengan tepat dan membentuk pola perilaku yang bertanggung jawab. Penyebab menurunnya moral pada anak terdapat dua penyebabnya yaitu yang pertama ada perlindungan di sekolah, peran orang tua dan guru jadi orang tua memiliki peranan penting untuk terbentuknya moral yang baik orangtua juga merupakan model yang penting dalam perkembangan moral anak karena anak meniru tingkah laku orang tuanya yang kedua ada peranan dari guru-guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak serta membekali mereka dengan nilai-nilai yang dipersiapkan agar menjadi insan yang bertanggung jawab terhadap dirinya masyarakat serta keluarga, guru yaitu dengan menjadikan dirinya sebagai figur yang dapat dipercaya dan berprilaku baik serta memberikan contoh yang baik kepada siswa agar tingkah lakunya sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan sekolah. Kesimpulannya upaya dalam mewujudkan nilai-nilai moral melalui pendidikan moral harus diupayakan agar pendidikan moral betul-betul maksimal bukan hanya dari guru tetapi pendidikan moral harus sudah diajarkan sejak dini oleh orangtuanya terlebih anak biasanya mengikuti sikap atau perilaku orangtua yang kadang tidak baik untuk ditiru maka dari itu orangtua adalah peran utama yang harus mencontohkan sikap dan perilaku baik agar anak memiliki sikap yang baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari jurnal 2 yang berjudul "PROSES PENDIDIKAN NILAI MORAL DI LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA MENGATASI KENAKALAN REMAJA" saya dapat menangkap beberapa materi seperti :

Pembinaan moral sejak dini kepada anak-anak di dalam keluarga maupun di luar lingkungan mengajarkan agar anak-anak memiliki moral yang baik dan terhindar dari pelanggaran-pelanggaran moral lainnya sehingga apa yang dilihat dan dirasakan oleh anak-anak dalam keluarga maupun di lingkungan sekitar akan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jiwa seorang anak. Dalam hal ini anak-anak diharuskan untuk dibimbing mengenai nilai-nilai moral seperti cara bertutur kata yang baik berpakaian yang rapi, bergaul dengan baik, dan lain-lainnya hal lainnya anak-anak diajarkan untuk menanamkan sifat-sifat yang baik seperti nilai-nilai kejujuran, keadilan, hidup sederhana, sabar dan lainnya. Keluarga merupakan institusi pendidikan yang utama dan pertama bagi anak-anak Karena untuk pertama kalinya mereka mengenal pendidikan di lingkungan keluarga sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam mendidik anak-anaknya baik buruknya anak di masa yang akan datang banyak ditentukan oleh pendidikan dan bimbingan dari orang tuanya. Esensi pendidikannya tersirat dalam integritas keluarga, baik di dalam komunikasi antara sesama anggota keluarga maupun dalam tingkah laku keseharian orang tua dan anggota keluarga lainnya juga sehingga hal ini dapat berjalan dalam keluarga yang merupakan sebuah proses pendidikan bagi anak oleh karena itu orang tua maupun orang-orang yang di dalam keluarga haruslah memberi contoh tauladan yang baik kepada mereka karena apapun kebiasaan yang berada di dalam keluarga akan dilihat dan dicerna oleh anak-anak.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemerosotan moral pada anak diantaranya seperti kurang tertanamnya nilai keimanan pada anak-anak, lingkungan masyarakat atau keluarga yang kurang baik, pendidikan moral yang tidak berjalan dengan semestinya, mereka banyak melihat tulisan atau gambar dan siaran yang tidak sejalan dengan nilai, dan kurang adanya bimbingan dalam mengisi waktu luang dengan cara yang baik yang mengarah kepada pembinaan nilai moral. Dengan ini pembinaan di dalam keluarga seharusnya selaras dengan pendidikan moral yang seharusnya anak-anak harus didukung oleh orang tua untuk memiliki moral yang baik dengan tanpa adanya dukungan ini sulit bagi anak-anak untuk memiliki moral yang baik.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari jurnal 1 yang berjudul "PENDIDIKAN MORAL DISEKOLAH" saya dapat menangkap beberapa materi seperti :

Pendidikan moral di sekolah perlu dilaksanakan secara bersungguh-sungguh untuk membangun generasi bangsa yang berkualitas. Walaupun peran utama untuk mendidik moral anak adalah di tangan orang tua mereka, guru di sekolah juga berperan besar untuk mewujudkan moral peserta didik yang seharusnya. Pendidikan moral di sekolah harus dirancang komprehensif mencakup berbagai aspek, yaitu: pendidik, materi, metode, dan evaluasi sehingga hasilnya diharapkan akan optimal. Guru yang baik tentu saja sangat strategis untuk terbentuknya moral siswa yang baik pula. Sebagaimana dinyatakan oleh Henry Giroux (1988: xxxiv sekolah berfungsi sebagai ruang publik yang demokratis. Sekolah sebagai tempat demokratis yang didedikasikan untuk membentuk pemberdayaan diri dan sosial. Dalam arti ini, sekolah adalah tempat publik bagi peserta didik untuk dapat belajar pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk hidup dalam demokrasi yang sesungguhnya. Sekolah bukan sebagai perluasan tempat kerja atau sebagai lembaga garis depan dalam pertempuran pasar internasional dan kompetisi asing, sekolah sebagai ruang publik yang demokratis dibangun untuk membentuk siswa dapat mengajukan pertanyaan kritis, menghargai dialog yang bermakna dan menjadi agensi kemanusiaan. Oleh karena guru adalah ujung tombak untuk mewujudkan moral yang baik dalam diri peserta didik, maka guru terlebih dahulu harus bermoral baik pula. Dengan demikian, pendidikan moral yang dilaksanakan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diteladani oleh para peserta didiknya. Pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Komponen-komponen pendidikan moral di sekolah yang lain yang tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari vidio ke2 yang berjudul "PENDIDIKAN DISEKOLAH DASAR" saya dapat menerima beberapa materinya seperti :
Moral adalah usaha yang dilakukan secara terencana untuk mengubah sikap perilaku tindakan kelakuan yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakatnya sesuai dengan nilai moral dan kebudayaan masyarakat setempat.
Tahap-tahap perkembangan moral yaitu
1. Usia 6-12 bulan
2. Usia 12-18 bulan
3. Usia 18-30 bulan
4. Usia 30-36 bulan
5 Usia 3-4 tahun
6. Usia 4-6 tahun
7. Usia 7-8 tahun
8. Usia 9-11 tahun
9. Usia 12-15 tahun
10. Usia 16-20 tahun
11. Usia 20-40 tahun (dewasa muda)
12. Usia 40-65 tahun (dewasa tengah)
12. Usia 65 tahun (dewasa tua)
Implikasi perkembangan sosial dan pribadi anak dalam KBM di sekolah dasar, baik perkembangan pribadi dan sosial sangat diperlukan dalam belajar, anak kadang memerlukan teman untuk membantu proses belajar tapi kadang anak bisa melakukannya sendiri atau mandiri. Implikasi identitas gender dalam perkembangan moral anak sekolah dasar, yaitu guru sebaiknya mengajarkan peserta didik mengenai identitas gender supaya moral atau perilaku mereka sesuai. Sebenarnya bukan hanya guru saja tetapi peran orang tua juga sangat penting.
Permasalahan serta solusi perkembangan anak sekolah dasar
1. Hilangnya kejujuran, untuk mengetasi hal ini ialah dengan mengajak anak untuk lebih percaya diri atas apa yang ia lakukan dan juga mengajak anak untuk bersikap jujur.
2. Hialngnha rasa tanggung jawab, untuk mengatasi hal ini guru seharusnya membimbing peserta didik untuk memiliki sikap tanggung jawab.
3. Rendahnya disiplin, untuk mengatasi hal ini ialah guru harus bersikap tegas pada siswa.
4. kurang bisa bekerja sama, membuat anak untuk terbiasa terlibat dalam kerjasama
5. Mengambil hak milik orang lain, membiasakan anak untuk menerima apa yang ia miliki sehingga tidak mengambil hak orang lain.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari vidio 1 yang berjudul "PENDIDIKAN MORAL TANGGUNGJAWAB DIRI DALAM KELUARGA" saya dapat menangkap beberapa materi seperti :
1. Mendengar nasihat ayah
2. Membantu ibu
3. Menemani kakak
4. Menjaga keselamatan adik
Dengan melaksanakan tanggung jawab atau melakukan tanggung jawab pastinya akan banyak menghasilkan hal-hal positif seperti jika di dalam sebuah keluarga pribadi masing-masing dari anggota keluarga melaksanakan tanggung jawab tersebut maka keluarga akan terlihat harmonis entah itu di dalam rumah ataupun di luar rumah dan juga jika keluarga menjadi harmonis maka sudut pandang orang-orang mengenai keluarga ini akan menjadi baik. Hal lainnya yaitu seperti jika di dalam rumah kita melakukan tanggung jawab tolong menolong atau gotong royong maka pekerjaan yang harus dilakukan di dalam rumah pun akan terasa lebih ringan bila semua keluarga membantu dan hal ini juga membuat kedekatan keluarga menjadi lebih dekat lagi.