Kiriman dibuat oleh Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko 2253053018

Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari jurnal 1 ini yang berjudul "Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalamMasyarakat" saya mendapatkan beberapa materi penting seperti : Masalah moralitas tidak hanya mendengar dan berteori, tetapi lebih dari itu, masalah moralitas adalah masalah yang perlu dipikirkan bersama-sama dan bagaimana menyelesaikannya. Karena berbagai suku, agama, dan wilayah di Indonesia, dibutuhkan beberapa berbagai cara untuk memecahkan moralitas masalah menangani setiap komunitas. Faktor keluarga, Memelihara keharmonisan keluarga dan ketentraman rumah tangga sangat menentukan bagi pencegahan dan keterlibatan anggota keluarga masuk kedalam permasalahan moralitas yand ada. Seperti yang kita pahami bahwa keluarga adalah sebagai dasar pendidikan, artinya biasanya anggota keluarga selalu membawa kebiasaannya dirumah kedalam masyarakat. Faktor lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor yang sering menyebabkan orang jatuh kedalam permasalahan moralitas, seperti ungkapan “pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik” artinya dimana pun kita berada dan dengan siapa kita bergaul, ini akan berdampak pada cara hidup kita. Oleh karena itu kita harus jeli terhadap situasi lingkungan kita dan juga harus memperhatikan kepada siapa kita bergaul. Karena apabila kita tidak dapat berhati- hati, lingkungan dan pergaulan kita dapat membawa kita masuk kedalam permasalahan moralitas tersebut. Faktor Pendidikan, secara umum semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin luas pengetahuan dan pengalamannya. Dan biasanya tingkat pendidikan yang dijalani seseorang akan juga mempengaruhi cara hidupnya dan cara berpikirnya. Dengan demikian, seseorang itu akan semakin memahami mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang tidak baik untuk dilakukan. Maka akan semakin sulit pula ia terbawa kepada permasalahan moralitas yang tidak baik. Masalah moralitas merupakan masalah yang tak henti-hentinya menjadi persoalan kita. Karena mau tidak mau kita sebagai manusia yang berada di lingkungan sosial budaya yang beragam. Karena itu mari kita saling menjaga diri dan keluarga masing-masing agar tidak masuk ke dalam permasalahan moralitas tersebut.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dari vidio ke 4 saya mendapatkan beberapa materi penting seperti : kita harus bersikap tegas dalam mengatasi tindak korupsi karena dasar dari negara indonesia adalah pancasila jadi seharusnya kita menerapkan nilai nilai norma dari pancasila tersebut , selain itu kita harus menerapkan nilai kejujuran dimanapun kita berada karena kejujuran itu sangatlah penting jika seseorang jujur maka kepercayaan dari orang lain akan terjamin jika sekalinya ketawan melakukan hal yang tidak tidak dan melenceng daru nilai kejujuran makan orang lain pun susah untuk mempercayainya lagi.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dalam vidio 3 saya mendapatkan beberapa materi penting seperti : Didunia pendidikan tentu saja memiliki perbedaan disetiap negaranya jadi tidak heran bila sistem pendidikannya berbeda-beda , terlihat pula dari kondisi ekonomi - budaya - penduduk - watak masyarakatnya berbeda beda juga disetiap negara. Disini terlihat dinegata Jepang yang merupakan salah satu negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik didunia, hal itu menjadi perbandingan anatara sistem pendidikan di Jepang dan Indonesia seperti :
1. Kebersihan sejak dini
2. Makan bersama
3. Mata pelajaran yang sedikit
4. Pendidikan karakter
5. Literasi membaca
6. Kelengkapan perlengkapan sekolah
7. Seragam sekolah
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dalam vidio 2 yang berjudul "potret pendidikan di dusun terpencil" saya mendapatkan beberapa materi penting seperti : terlihat dari video tersebut terdapat sebuah sekolah di dusun terpencil yang keadaannya sangat memprihatinkan dikarenakan ruang kelas saja tidak punya sampai-sampai para siswa pun belajar di teras kelas dan terlihat fasilitas seperti papan tulis pun sudah rusak dengan ini pemerintah seharusnya lebih memperhatikan sekolah-sekolah di desa terpencil yang memang sangat dibutuhkan renovasinya terlebih lagi perpustakaan serta buku-buku yang seharusnya tersedia sebagai fasilitas anak untuk membaca dan memperbanyak ilmu-ilmunya, dapat dilihat juga walaupun di era pandemi covid-19 para siswa tetap pergi sekolah dan bersemangat walaupun seharusnya di era itu melakukan pembelajaran secara daring tetapi di dusun tersebut tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran secara daring karena terhambatnya jaringan telekomunikasi di dusun tersebut. Dengan ini pemerintah harus menyamaratakan semua sekolah yang ada di Indonesia ini agar pendidikan di Indonesia bisa maju dan juga tujuannya tercapai.
Nama : Dian Anjani Cahyaningrum Sasongko
NPM : 2253053018

Dalam video 1 yang berjudul "Sepenggal cerita pengajar muda di pelosok Kalimantan - lentera" saya mendapatkan beberapa materi penting seperti : pendidikan itu seperti cahaya seperti ketika kita tidak punya cahaya untuk berjalan kita bisa tersesat tetapi jika terlihat sebuah cahaya kita akan dapat melihat dan menuju ke jalan yang benar , seorang pengajar muda yang rela dan dan untuk mengajar di pelosok Kalimantan demi membantu anak-anak meraih cita-citanya serta masa depannya untuk membangun desa yang lebih maju lagi. Mirisnya banyak sekali seorang perempuan yang tinggal di pelosok desa ini terutama yang masih muda lebih memilih menikah dini daripada melanjutkan sekolahnya kenapa hal ini bisa terjadi ? karena tentunya kurangnya pengajar yang ada di desa tersebut dan juga tuntutan ilmu serta pendidikan yang sangat kurang untuk diberikan kepada anak-anak di desa tersebut, jadi kita sebagai generasi muda terutama sebagai calon guru hendaknya memikirkan bagaimana cara membantu semua orang untuk mencapai cita-citanya dengan cara apapun sehingga dengan ini akan terciptanya generasi muda lainnya yang akan memajukan desa maupun kotanya maupun daerahnya maupun negaranya.