Posts made by Juliana Wulandari 2213053291

Nama : Juliana Wulandari
Npm : 2213053291
Kelas : 2A
Pretest
Demokrasi itu gaduh tapi kenapa bertahan dan dianut banyak negara?
Analisis
Demokrasi itu berisik dan ribut akan tetapi demokrasi ribut dalam konteks demokrasi yang prosedural yang bebas dari persoalan. Demokrasi juga tetap dianut oleh banyak negara karena di dalam demokrasi terdapat kebebasan berpendapat , negara yang memiliki sistem demokrasi yang baik akan lebih mudah mempertahankan keamanan dan kemakmuran negaranya dalam waktu yang panjang.
Selain itu, negara yang menganut sistem demokrasi adalah negara yang paling tinggi hak asasi manusianya, warganya memiliki harapan hidup yang tinggi, dan negara demokrasi memiliki sumber daya manusia yang baik dan tinggi karena warga masyarakatnya merasa aman dan bahagia karena hak asasi manusianya terjamin.
Namun, di dalam sistem demokrasi terdapat pertanyaan "apakah memberi hak pilih kepada warga atas persoalan yang mereka tidak ketahui adalah cara yang tepat?" Karena tidak jarang dalam sistem demokrasi wakil rakyat yang terpilih malah justru pemimpin yang populis dan anti sains dan juga pemimpin dan politikus yang tidak mau dikritik dan menepis kebebasan berpendapat.Karena itu saat ini sistem demokrasi berada pada masa yang krisis .
Nama : Juliana Wulandari
Npm : 2213053291
Kelas : 2A
Analisis jurnal
Dinamika sosial politik menjelang pemilu 2019
Analisis saya terhadap jurnal tersebut adalah pada pemilu 2019 yakni pemilihan presiden dan wakil presiden sangat menyita perhatian publik karena pada saat itu Jokowi kembali berhadapan dengan Prabowo Subianto.Demokrasi akan terkonsolidasi bila aktor-aktor
politik, ekonomi, negara, masyarakat sipil
(political society, economic society, the state, dancivil society) mampu mengedepankan tindakan demokratis sebagai alternatif utama untuk meraih
kekuasaan. Demokrasi di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya budaya politik, perilaku aktor dan kekuatan-kekuatan politik.demokrasi Indonesia yang berjalan selama 21 tahun (1998-2019) .
Pada pemilu 2019 diwarnai banyak persoalan yaitu persoalan hoaks dan ujaran kebencian dan isu politisasi agama dalam pilpres 2019. Kedua calon lebih condong ke agama Islam yang mengakibatkan hilangnya bhinneka tunggal Ika, padahal Indonesia yang berbentuk archipelago, membentang dari Sabang sampai Merauke memiliki karakteristik dan kekhasannya sendiri
membutuhkan nilai-nilai toleransi, yakni menerima perbedaan, baik agama maupun suku atau etnis (SARA).
Konsolidasi demokrasi di Indonesia cenderung fluktuatif dan belum berjalan secara regular karena pilar-pilar pentingnya (pemilu, partai politik, civil society, media massa) belum berfungsi efektif dan belum maksimal. Pemilu 2019 yang kompleks, dengan tingkat kerumitan yang cukup tinggi dan hasilnya yang dipersoalkan menjadi pelajaran yang sangat berharga.