གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Mita prinanda febri 2213053084

Nama : Mita prinanda febri
Npm : 2213053084

Vid 1

Dalam video tersebut ada ratusan warga desa di kabupaten Pekalongan jawa tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian, karena warga merasakan ketidak nyamanan dari limbah pabrik yang di buang langsung kesungai.
Ratusan warga langsung menuju pabrik yang membuang limbah olahan pabrik kesungai, di lokasi pabrik warga langsung melakukan penutupan terhadap saluran pembuangan limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian , selain mencemarkan lingkungan sungai, warga pun merasa tidak nyaman akan bau busuk yang di timbulkan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai.
Warga meminta pihak aparat desa untuk segera menutup keenam pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah pemilik pabrik pun pasrah dengan upaya warga yang menutup saluran limbah milik pabrik, pemilik pabrik juga mengaku selama ini tidak mengetahui cara pengolahan limbah pabrik miliknya sendiri .
Nama : Mita prinanda febri
Npm : 2213053084

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah. Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi ramb- rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Kata kunci Indonesia, Nilai, Pancasila, Teknologi. dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Nama : Mitha Prinanda Febri
Npm : 2213053084

analisis jurnal

Sikap adalah seperangkat tanggapan yang konsisten terhadap objek sosial, yang mengisyaratkan bahwa sikap adalah reaksi atau respon yang masih tertutup oleh seseorang terhadap suatu stimulus atau objek.
Menurut Eagle dan Chaiken (1993), A. Wawan dan Dewi M. mengemukakan dalam bukunya bahwa sikap dapat ditempatkan dalam proses kognitif, afektif (emosional) dan perilaku sebagai hasil dari evaluasi objek sikap. Dari definisi di atas, jelas bahwa, secara umum, sikap terdiri dari komponen kognitif (pemikiran yang biasanya terkait dengan berbicara dan belajar), perilaku (cenderung memengaruhi respons yang sesuai dan tidak sesuai), dan komponen emosional (menyebabkan respons konsekuen).

Karakteristik sikap.
Sikap tidak dilahirkan sejak lahir, tetapi dibentuk atau dipelajari selama perkembangan sehubungan dengan objeknya.Sikap dapat berubah, oleh karena itu sikap dapat dipelajari dan sikap dapat berubah pada orang, jika ada kondisi dan keadaan tertentu yang mendorong sikap pada orang. . Sikap tidak berdiri sendiri, tetapi selalu memiliki hubungan tertentu dengan objeknya. Dengan kata lain, sikap secara konstan dibentuk, dipelajari atau diubah terhadap objek tertentu yang didefinisikan dengan jelas. Objek dari suatu sikap adalah suatu hal yang spesifik, tetapi dapat juga merupakan kumpulan dari hal-hal tersebut. Sikap memiliki aspek motivasional dan emosional yang sifatnya membedakan sikap dengan keterampilan atau pengetahuan.

Tingkatan Sikap Menurut Notoadmodjo (2003), sikap menurut Wawan dan Dewi (2010) terdiri dari beberapa tingkatan, yaitu: :
(1) Penerimaan (Acceptance) Penerimaan artinya orang (subyek) menginginkan dan memperhatikan suatu stimulus yang diberikan . (objek),
(2) Answer (bereaksi) Memberikan jawaban ketika ditanya, melakukan tugas yang diberikan adalah sikap demonstratif, karena Anda mencoba menjawab pertanyaan atau melakukan tugas tertentu. Terlepas dari apakah pekerjaan itu benar atau salah, berarti orang tersebut menerima ide tersebut,
(3) Nilai Mengajak orang lain untuk mengerjakan masalah atau berdiskusi dengan orang lain menunjukkan sikap tingkat ketiga,
(4) Responsif (bertanggung jawab ).
(5) Tanggung jawab terhadap semua orang yang dipilih beserta segala resikonya adalah sikap yang paling tinggi.

Fungsi Sikap Sikap Katz memiliki beberapa fungsi yaitu:
(1) Fungsi instrumental atau fungsi pengatur atau fungsi berguna, fungsi ini berkaitan dengan sarana dan tujuan. Orang melihat sejauh mana suatu objek sikap dapat digunakan sebagai alat atau sarana untuk mencapai tujuan. Jika objek sikap dapat membantu orang tersebut mencapai tujuannya, maka orang akan memiliki sikap positif terhadap objek tersebut. Di sisi lain, jika objek sikap menghalangi pencapaian tujuan, orang akan memandang objek sikap yang relevan secara negatif,
(2) Fungsi pertahanan ego, Ini adalah sikap yang diambil seseorang untuk melindungi ego atau akunnya. Seseorang mengambil sikap ini ketika ego orang itu terancam,
(3) Fungsi ekspresi nilai, Sikap seseorang adalah cara orang mengekspresikan nilai-nilainya. Dengan mengekspresikan diri, Anda mendapatkan kepuasan karena bisa menunjukkan diri Anda. Ketika individu mengambil sikap tertentu, mereka menggambarkan keadaan sistem nilai yang berlaku pada individu yang bersangkutan,
(4 ) Tugas pengetahuan Orang memiliki keinginan untuk ingin memahami melalui pengalamannya. Ini berarti bahwa jika seseorang memiliki sikap tertentu tentang suatu objek, itu berbicara tentang pengetahuan orang tersebut tentang objek sikap itu.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam memajukan pembangunan negara. Kecepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang karena tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang juga semakin berkembang di berbagai bidang. Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Secara etimologis, istilah “science” berarti ilmu (dalam bahasa Inggris), yang berarti pengetahuan.
Nama : Mitha prinanda febri
Npm : 2213053084

Analisis video

Pancasila sebagai dasar pengembangan iptek


Iptek merupakan hasil karya manusia karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.Dan pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.

Dasar ketuhanan yang maha esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia barat. Yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan sepertinya berjalan berlawanan

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK

1. Sila pertama Pancasila yaitu ketuhanan yang maha esa Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta keseimbangan antara rasional dan irasional antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya Atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan

2. Sila kedua Pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral

3. Sila ketiga Pancasila yaitu persatuan Indonesia Mengkomplementasikan universitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalism, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia

4. Sila keempat Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari perkembangan IPTEK secara demokratis, artinya Setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk di kritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya

5. Dan sila ke lima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK harus lah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yang keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya. Manusia dengan manusia. Manusia dengan masyarakat bangsa dan negara. Serta manusia dengan alam lingkungannya