Nama : Arif Wicaksono
NPM : 2258011014
Kelas Genap
Prodi: Pendidikan Dokter
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab
1. Tanggapan saya mengenai hal tersebut adalah masalah keidealisan dan ketidakjelasan antara dua belah negara yang menyebabkan pecahnya konflik di masyarakat dari Indonesia dan timor leste, hal positif yang dapat saya ambil adalah perlunya kejelasan dari suatu pilihan agar masalah besar tidak muncul.
2. Tanpa adanya konsep wawasan nusantara, Indonesia mungkin akan menghadapi beberapa konsekuensi negatif. Wawasan nusantara adalah konsep yang mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta mengakui keberagaman budaya, bahasa, dan agama di seluruh wilayah. Tanpa konsep ini, kemungkinan terjadi ketegangan dan konflik antara kelompok etnis, agama, dan wilayah di Indonesia. Kurangnya pengakuan terhadap keberagaman dan persatuan dapat memicu ketidakstabilan politik dan sosial. Selain itu, hilangnya konsep wawasan nusantara dapat mengurangi solidaritas nasional dan menghambat pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, Indonesia mungkin akan kehilangan identitas nasional yang kuat dan kesatuan dalam menghadapi tantangan eksternal. Konsep wawasan nusantara memberikan kerangka kerjasama regional dan hubungan internasional yang saling menguntungkan. Tanpa konsep ini, Indonesia mungkin akan kehilangan pengaruh dan kepentingan strategis di kawasan Asia Tenggara.
Dalam kesimpulannya, tanpa konsep wawasan nusantara, Indonesia berisiko mengalami ketegangan sosial dan politik, kurangnya solidaritas nasional, pembangunan yang tidak merata, dan kehilangan pengaruh regional. Oleh karena itu, konsep wawasan nusantara tetap penting untuk menjaga persatuan, keberagaman, dan kemajuan bangsa Indonesia
3. Konsepsi wawasan nusantara memiliki peran penting dalam mencegah timbulnya konflik di Indonesia. Konsep ini didasarkan pada prinsip-prinsip persatuan, kesatuan, dan menghormati keberagaman budaya, bahasa, dan agama di seluruh wilayah Indonesia. Berikut adalah beberapa cara di mana konsepsi wawasan nusantara membantu mencegah konflik:
a. Persatuan dan kesatuan: Wawasan nusantara menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di atas perbedaan regional, etnis, agama, dan budaya. Dengan mempromosikan nilai-nilai persatuan, konsep ini membantu mengurangi potensi konflik antar kelompok yang berbeda.
b. Menghargai keberagaman: Konsep wawasan nusantara mengakui keberagaman budaya, bahasa, dan agama di Indonesia. Hal ini mendorong penghargaan dan penghormatan terhadap perbedaan tersebut, sehingga mengurangi kemungkinan konflik yang disebabkan oleh ketidakpahaman atau intoleransi terhadap kelompok lain.
c. Pemahaman antarwilayah: Wawasan nusantara mempromosikan pemahaman antarwilayah di Indonesia. Melalui dialog dan interaksi yang lebih baik antara berbagai wilayah, konsep ini membantu mengurangi kesalahpahaman, prasangka, dan stereotip negatif yang dapat memicu konflik.
d. Pembangunan yang merata: Konsepsi wawasan nusantara juga berfokus pada pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Dengan memastikan bahwa setiap wilayah mendapatkan manfaat dari pembangunan ekonomi dan sosial, konsep ini mengurangi ketimpangan yang bisa menjadi pemicu konflik.
e.
Diplomasi regional dan internasional: Wawasan nusantara mendorong kerjasama regional dan hubungan internasional yang saling menguntungkan. Dengan membangun kemitraan yang kuat dengan negara-negara tetangga dan aktif berpartisipasi dalam organisasi regional, Indonesia dapat memperkuat kedudukannya dan mencegah potensi konflik dengan negara-negara lain.
Melalui pendekatan ini, konsepsi wawasan nusantara membantu menciptakan kerangka kerjasama, saling pengertian, dan perdamaian di antara berbagai kelompok di Indonesia, mencegah timbulnya konflik yang berpotensi merusak persatuan dan stabilitas negara.