Posts made by Okvi Nurbaeti 2213053296

Nama: Okvi Nurbaeti
NPM: 2213053296

Dari video yang telah disajikan ini membahas mengenai penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa keluarga memiliki peranan sentral dalam membentuk karakter dan moral individu. Melalui fungsi-fungsi yang telah dijelaskan, keluarga dapat mengajarkan beragam nilai moral yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

1.) Fungsi Agama
Nilai moral: Keimanan, Ketaqwaan, Kejujuran, Bersyukur, Kepedulian, Tenggang Rasa, Kerajinan, Kesalehan, Ketaatan, Suka Menolong, Disiplin, Kesabaran, dan Kasih Sayang.

2.) Fungsi Sosial Budaya
Nilai moral: Gotong Royong, Sopan Santun, Kerukunan, Kepedulian, Kebersamaan, Toleransi, Kebangsaan.

3.) Fungsi Cinta Kasih Sayang
Nilai Moral: Empati (peka), Keakraban, Keadilan, Pemaaf, Kesetiaan, Pengorbanan, Suka Menolong, Bertanggungjawab.

4.) Fungsi Perlindungan
Nilai Moral: Pemaaf, Tanggap, Ketabahan.

5.) Fungsi Reproduksi
Nilai Moral: Bertanggung jawab, Kesehatan, Keteguhan

6.) Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Nilai Moral: Percaya diri, Keluwesan, Kebanggaan, Kerajinan, Kreativitas, Bertanggung jawab, Bekerja sama

7.) Fungsi Ekonomi
Nilai moral: Hemat, Ketelitian, Displin, Kepedulian, Keuletan

8.) Fungsi Pemeliharaan Lingkungan
Nilai moral: Kebersihan, Kedisiplinan

Dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk individu dengan landasan moral yang kuat.
Nama: Okvi Nurbaeti
NPM: 2213053296

Video yang telah disajikan menunjukkan seorang siswa SMA melempari guru dengan kertas saat guru sedang menjelaskan materi. Perilaku ini sangat menyimpang dan menunjukkan ketidakpenghormatan terhadap guru atau orang yang lebih tua. Pada akhir pelajaran, seorang siswa menabrak guru dan buku guru terjatuh. Seharusnya siswa membantu guru dan meminta maaf, tetapi malah kabur dan melarikan diri. Video juga menunjukkan bahwa beberapa siswa melanggar aturan berpakaian sekolah.

Dalam video ini, terlihat bahwa anak-anak pada zaman sekarang mengalami krisis moral. Pendidikan moral di negara ini semakin lama semakin merosot dan memudar.
Di luar sekolah, anak-anak ini terlibat dalam perilaku merokok dan minum minuman keras. Semua contoh ini menunjukkan degradasi moral yang seharusnya tidak diperbolehkan.

Kesimpulan yang dapat diambil dari video yang telah disajikan adalah bahwa nilai moral dan etika perlu diajarkan kepada anak sejak usia dini, sebelum mereka memasuki lingkungan sekolah. Orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membekali anak-anak dengan nilai-nilai dan moral ini, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang sopan, bertanggung jawab, dan berperilaku baik. Guru juga memiliki peran penting dalam membimbing ketika disekolah.
Nama: Okvi Nurbaeti
NPM: 2213053296

Video tersebut disajikan oleh Kak Karina Cahyani, yang mempresentasikan esainya dengan judul "Pentingnya Pendidikan Moral untuk Anak Sekolah Dasar." Dalam video tersebut, penyaji menjelaskan konsep pendidikan dan moral. Pendidikan didefinisikan sebagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengubah perilaku agar lebih baik dan mengembangkan pengetahuan. Sedangkan moral adalah ajaran tentang baik dan buruk dalam perbuatan, sikap, dan kewajiban yang diterima secara umum.

Pendidikan moral merupakan proses yang digunakan untuk menanamkan pemahaman tentang baik dan buruk dalam perbuatan untuk mencapai kedewasaan pendidikan. Moral sangat penting bagi anak-anak sekolah dasar karena mereka perlu mengembangkan perilaku yang baik di lingkungan sekolah dan keluarga. Pendidikan moral juga bertujuan agar anak memahami nilai-nilai, dapat mengambil keputusan dengan baik, dan membentuk pola perilaku yang bertanggung jawab. Pendidikan moral ini harus diterapkan oleh guru.

Video ini juga membahas dua penyebab menurunnya moral pada anak. Pertama, perlindungan di sekolah di era globalisasi saat ini sangat penting, dan pendidikan moral diutamakan agar anak memiliki kompetensi personal dan sosial. Contoh masalah seperti perundungan di sekolah dibahas dalam video ini. Kedua, kekerasan fisik dalam keluarga dapat memengaruhi moral anak, dan peran orang tua dalam mendidik moral anak sangat penting. Guru juga memiliki peran dalam memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak serta membekali mereka dengan nilai-nilai yang baik.

Solusi untuk meningkatkan moral anak adalah dengan menghadirkan motivator yang memberikan pelajaran tentang kebaikan. Guru juga dapat memberikan nasihat harian kepada siswa untuk memastikan bahwa mereka tidak menyimpang dari tujuan moral yang diinginkan.

Kesimpulannya, pendidikan moral penting untuk mengembangkan nilai-nilai moral yang baik pada anak. Selain peran guru, orang tua juga memiliki peran penting dalam memberikan contoh perilaku moral yang baik. Dengan usaha bersama, kita dapat mencapai tujuan moral yang lebih baik dalam pendidikan anak.
Nama: Okvi Nurbaeti
NPM: 2213053296

Judul jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana, M.Pd

Jurnal ini memberikan gambaran tentang Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai landasan untuk membentuk karakter moral anak. Dalam pembahasan, penekanan diberikan pada pengembangan karakter, sikap, dan perilaku peserta didik sebagai komponen integral dari pendidikan moral. Definisi Moral dipaparkan dalam jurnal ini dengan mencakup berbagai konsep, termasuk pandangan tentang konsep baik dan buruk, benar dan salah, serta ajaran tentang tindakan dan perilaku yang benar. Penjelasan ini membantu membentuk pemahaman dasar mengenai nilai-nilai moral.

Artikel ini juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan moral sejak usia dini dan menjelaskan bahwa pendidikan moral adalah program pendidikan yang menyederhanakan aspek-aspek moral dengan mempertimbangkan pertimbangan psikologis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.Di dalam jurnal ini, nilai moral didefinisikan sebagai seperangkat aturan yang mengatur tindakan, perilaku, sikap, dan kebiasaan manusia dalam masyarakat berdasarkan nilai-nilai, prinsip, dan norma. Nilai-nilai moral ini berkaitan dengan tanggung jawab, hati nurani, serta memiliki sifat formal. Selain itu, jurnal ini menjelaskan cara melaksanakan penanaman nilai-nilai moral dalam konteks pendidikan anak usia dini, baik dalam lingkungan pendidikan formal maupun non formal. Untuk pendidikan formal, artikel ini merinci langkah-langkah dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

Artikel ini juga menjelaskan pemahaman tentang anak usia dini, yang merupakan kelompok usia 0-6 tahun. Anak-anak dalam kelompok usia ini mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, dan penanaman nilai-nilai moral pada usia ini ditekankan sebagai hal yang sangat penting. Metode penanaman nilai-nilai moral juga disajikan dalam jurnal ini, termasuk metode bermain, bercerita, memberikan tugas, dan berbicara. Setiap metode ini memberikan wawasan tentang cara mengajarkan nilai-nilai moral melalui interaksi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Kesimpulannya, jurnal ini memberikan analisis yang mendalam mengenai urgensi pendidikan moral pada anak usia dini dan memberikan wawasan tentang metode serta aktivitas yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai-nilai moral pada anak-anak. Hal ini menyoroti peran penting pendidik dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif dan membimbing anak-anak menuju perilaku positif serta pengembangan karakter yang kuat. Jurnal ini juga menggarisbawahi signifikansi pentingnya periode anak usia dini sebagai tahap kritis dalam perkembangan moral dan perlunya memberikan pendidikan moral pada fase ini.
Nama: Okvi Nurbaeti
NPM: 2213053296

Nama Jurnal: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah.
Tahun Terbit: 2016
Judul: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut.
Nama Penulis: Ruslan, Rosma Elly, & Nurul Aini.

Pendahuluan artikel menyoroti berbagai faktor yang berkontribusi pada kemerosotan nilai moral di kalangan anak, seperti penyalahgunaan ajaran moral, pengaruh budaya Barat, kemajuan teknologi, dan kelemahan mental generasi muda. Selain itu, artikel juga menekankan kekurangan materi penerapan nilai moral dalam kurikulum. Informasi ini menegaskan urgensi penelitian dan kebutuhan untuk mengeksplorasi metode penanaman nilai moral di lingkungan sekolah.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut menyisipkan nilai-nilai moral, seperti nilai religius, sosialitas, keadilan, kejujuran, dan tanggungjawab, dalam seluruh mata pelajaran. Siswa juga mendapatkan pembelajaran agama di sekolah dan di tempat pengajian.
Namun, sebagian besar guru tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan moral, serta kurangnya pandangan yang jelas mengenai nilai-nilai moral yang harus disampaikan kepada siswa. Mereka juga belum menerima pelatihan khusus dalam pendidikan moral.

Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai peran sekolah dalam membentuk karakter dan moral siswa, serta memberikan panduan yang bermanfaat bagi pendidik dalam memahami cara menyampaikan nilai-nilai moral pada siswa. Jurnal ini juga memberikan wawasan yang berharga tentang strategi seorang guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moral di lingkungan sekolah. Dalam konteks ini, penanaman nilai-nilai moral pada usia dini sangat krusial. Tujuannya adalah untuk mengatasi penurunan nilai moral yang sedang terjadi saat ini, serta mencegah pengaruh negatifnya terhadap generasi mendatang.

Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan dalam pendidikan di SD Negeri Lampeuneurut melalui seluruh mata pelajaran dan pembelajaran agama. Namun, ada kekurangan dalam pemahaman dan kesadaran guru.