nama : Adventinus Bernadianto
npm : 2213053165
kelas : 2C
prodi : pgsd
analisis soal
A. Bagaimana isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Menurut pendapat saya, isi artikel tersebut sangat bermanfaat bagi pembaca karena memberi tahu mereka bahwa hak asasi manusia Indonesia masih buruk dan perlu diperbaiki, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, ada perbedaan lucu di Papua di mana orang-orang dari bangsa ini diperlakukan dengan tidak adil berdasarkan tradisi, gaya hidup, dan warna kulit mereka, yang dianggap sebagai identitas sosial yang berbeda. Di Indonesia sendiri, rasisme tidak pernah menjadi masalah. Pemerintah Indonesia telah meratifikasi Konvensi Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial (ICERD) sejak tahun 1999, tetapi rasisme masih ada dan melanggar hak asasi manusia. Karena Papua adalah bagian dari Indonesia, beberapa orang tidak menyadari kebhinekaan dan dapat merusak sumber daya manusia hingga mereka terpecahkan karena perbedaan harusnya tidak ada. menjadi jembatan untuk mempersatukan daripada membedakan agama, suku, warna kulit, budaya, dan adat kebiasaan karena keragaman bukanlah diskriminasi. dan manfaat dari artikel tersebut adalah bahwa Indonesia perlu memperbaiki HAM dan SDM untuk menghindari diskriminasi.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimana pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Untuk alasan apa dasar demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang maha esa dianggap sangat baik? karena agama dan kepercayaan Tuhan dapat menjadi pegangan yang kokoh bagi masyarakat Indonesia, memungkinkan kehidupan menjadi lebih teratur dan teratur.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Menurut saya tidak sesuai karena masyarakat Indonesia belum menjunjung tinggi HAM yang ada di negara ini, meskipun isi Pancasila dan UUD menunjukkan rasa persatuan, tetapi masyarakat Indonesia cenderung tidak bisa melakukannya karena mereka masih tidak dapat menganggap perbedaan, yang menyebabkan seringnya bullying terhadap orang yang berbeda.
D. Bagaimana sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Seorang anggota parlemen seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat daripada menambah beban rakyat dan menguntungkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, saya menyarankan agar anggota parlemen segera menyadari hal ini.
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah berselisih dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini ?
Menurut pendapat saya, alasan apa yang mendorong mereka yang memiliki kekuasaan untuk selalu menjadikan rakyat sebagai tumbal atas kepentingan pribadi mereka sendiri? Namun, karena Indonesia adalah negara hukum, para penguasa tidak seharusnya menggunakan emosi rakyat untuk mencapai tujuan mereka, tetapi sebaliknya harus dididik tentang etika hukum. Saya pikir itu melanggar HAM karena itu dapat menyebabkan perpecahan karena keegoisan para pemegang kekuasaan yang tidak bertanggung jawab.