གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ivo Yuniarta 2213053231

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 1

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

Analisis vidio yang berjudul "Pentingnya pendidikan nilai dan moral".

Kesadaran nilai moral ini berguna untuk mengarahkan anak agar mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di masyarakat. Kesadaran moral dalam pendidikan pada saat ini masih sangatlah kurang diperhatikan sehingga banyak sekali kasus atau masalah-masalah yang berkaitan dengan kesadaran moral yang sangat memprihatinkan di dunia pendidikan. Masalah moral adalah masalah yang pada saat ini sangat menyita perhatian terutama dari para pendidik alim ulama pemuka masyarakat dan orang tua tentunya tidak henti-hentinya kita mendengar keluhan orang tua yang kebingungan menghadapi anak-anaknya yang sukar patuh keras kepala dan juga nakal bahkan guru-guru pun tidak sedikit yang kebingungan menghadapi anak didik yang tidak dapat menerima pendidikan dan tidak mau belajar namun anehnya mereka tetap ingin naik kelas ingin lulus ujian dan ingin memaksakan kehendaknya kepada guru.

Lembaga keagamaan pendidikan sosial maupun instansi pemerintah sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik karena pendidikan moral ini bagi peserta didik sangat berarti bagi kemajuan sekolah bangsa maupun negara dalam membentuk kepribadian karakter peserta didik kepribadian dan karakter peserta didik yang baik akan membentuk Generasi masa depan yang cerah.

Pentingnya mata pelajaran PPKN dalam penanaman pendidikan nilai dan juga moral karena PPKN merupakan mata pelajaran yang memiliki salah satu misinya sebagai pendidikan nilai dalam proses. Pendidikan nasional PPKN pada dasarnya merupakan Wahana pedagogis pembangunan Watak atau karakter secara makro PPKN juga merupakan Wahana sosial pedagogis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa hal ini sejalan dengan konsep fungsi pendidikan nasional dalam membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Upaya penanaman moral seringkali dilakukan namun masih saja mengalami kesulitan melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan dapat menjadi acuan penerapan keberhasilan pendidikan nilai dan juga moral di sekolah serta menjadi jembatan untuk menjadi pendidikan nilai dan moral yang baik.

Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan ini bertujuan untuk yang pertama memberikan pengertian pengetahuan dan pemahaman tentang Pancasila yang benar dan juga sah yang kedua menanamkan nilai-nilai moral Pancasila ke dalam diri peserta didik yang ketiga yaitu meletakkan dan membentuk pola pikir yang sesuai dengan Pancasila dan ciri khas serta watak ke Indonesia.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 2

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama : Ivo Yuniarta
NPM : 2213053231
Kelas : 3G

Pendidikan nilai dan moral yang berarti “nilai” artinya memberikan harga pada suatu konsep yang ada sedangkan “moral” berasal dari kata morse yang artinya kebiasaan yang berulang-ulang oleh sekelompok orang. Ada beberapa pendekatan untuk menanamkan nilai satu pemerintah Pemerintah membuat undang-undang nomor 12 tahun 2012 mengenai pendidikan tinggi pasal 35 tentang kurikulum ayat 3, yaitu: yang mana agama, Pancasila, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia wajib ada di dalam dunia pendidikan sebagai upaya penanaman nilai , pada nilai, yang kedua masyarakat atau komunitas kebiasaan-kebiasaan di masyarakat akan membantu untuk menanamkan nilai,

beberapa aliran dalam pengajaran nilai, yaitu: 
1. Aliran relativisme nilai tidak bisa diajarkan perhatikan nilai festival kreatif subjektif temporer dan situasional.
2. Aliran kebebasan atau value-free nilai tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri penanaman nilai dan Penerapan nilai sangatlah penting bagi kehidupan seorang manusia untuk menjalani kehidupan.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

IDENTITAS JURNAL
Judul: PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA
Penulis: Darmiyati Zuchdi
Tahun terbit: 2001
Bulan terbit: April
Halaman: 8 Halaman
Kata kunci: pendidikan nilai/moral, pendekatan komprehensif, pembentukan karakter

HASIL ANALISIS
Realisasi nilai merupakan istilah yang diutarakan oleh Sidney Simon pada tahun 1980. Hal ini merupakan gerakan utama yang pertama dalam bidang pendidikan nilai. Semua pendekatan untuk menolong individu menentukan, menyadari, mengimplementasikan, bertindak dan mencapai nilai-nilai yang mereka yakini dalam kehidupan, termasuk pendekatan realisasi nilai. Tujuan pendidikan watak adalah
mengajarkan nilai-nilai yang diterima secara luas sebagai landasan perilaku yang baik dan bertanggung jawab. Nilai-nilai ini juga digambarkan sebagai perilaku moral. Jika orang mengatakan bahwa kita perlu mengajarkan nilai-nilai kepada anak, biasanya yang dimaksudkan adalah nilai tradisional atau perilaku moral.

Pendidikan nilai atau moral juga ditunjukan untuk mengajarkan nilai-nilai yang menjadi dasar negara, yang menjadi dasar hukum dan politik. Ketrampilan mengatasi konflik
merupakan materi yang sangat penting untuk pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan nilai atau pendidikan moral. Pendidikan moral mencakup pengetahuan, sikap, kepercayaan, ketrampilan, dan perilaku yang baik, jujur, dan penyayang dapat dinyatakan dengan istilah" bermoral". Tujuan utama pendidikan moral adalah menghasilkan individu yang otonom, yang memahami nilai-nilai moral dan memiliki komitmen untuk bertindak konsisten dengan nilai-nilai tersebut. Pendidikan moral mengandung beberapa komponen, yaitu:
pengetahuan tentang moralitas, penalaran. Moral, perasaan kasihan dan mementingkan kepentingan orang lain, dan tendensi moral.

KESIMPULAN
Pendidikan nilai dengan pendekatan komprehensif dipandang sesuai untuk diterapkan, karena pada masa sekarang ini kehidupan sudah semakin komplek dan perubahan di segala segi kehidupan berlangsung dengan sangat cepat. Pendidikan dan moral yang terlalu berfokus pada pengembangan kognitif tingkat rendah perlu dilengkapi dengan pengembangan kognitif tingkat tinggi sampai subyek didik memiliki ketrampilan membuat keputusan moral yang tepat secara mandiri. Memiliki komitmen yang tinggi untuk bertindak selaras dengan keputusan moral
tersebut, memilki kebiasaan (habit) untuk melakukan tindakan bermoral.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Ivo Yuniarta 2213053231 གིས-
Nama: Ivo Yuniarta
NPM: 2213053231
Kelas: 3G

IDENTITAS JURNAL
Nama Jurnal : Jurnal Humanika
Judul jurnal : PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH
Penulis Jurnal : Rukiyati
Nomer : 1
Tahun terbit : September 2017
Kata Kunci: tujuan pendidikan, nilai moral, sekolah, komprehensif

HASIL ANALISIS
Sekolah diperkirakan mempunyai pengaruh yang kuat yang dapat dilihat secara langsung dalam diri subjek didik. Terdapat tiga fungsi utama pendidikan, yaitu:
1. Menumbuhkan kreativitas subjek-didik
2. Menumbuhkembangkan nilai-nilai insani
dan Ilahi pada subjek didik dan satuan
sosial masyarakat
3. Meningkatkan kemampuan kerja produktif pada subjek didik.

Sekolah yang baik adalah sekolah yang peduli dan fokus pada pendidikan moral atau pendidikan nilai di samping kegiatan pengajaran ilmu. Perlu dilakukan perencanaan terkait pendidikan moral di sekolah yang bersifat komprehensif, yang melibatkan berbagai komponen: pendidik, materi, metode, dan evaluasinya. Pendidikan moral mencakup ajaran dan pengalaman belajar untuk menjadi orang yang bermoral dalam kaitan dengan diri sendiri, moral terhadap sesama manusia dan alam semesta serta moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Zuriah, 2010). Keterampilan moral dalam diri peserta didik dapat diwujudkan dimulai dengan pembiasaan. Lama kelamaan pembiasaan itu ditingkatkan dengan cara peserta merancang sendiri berbagai tindakan moral yang akan diwujudkan sebagai suatu komitmen diri.

Tujuan nilai pendidikan meliputi tiga kawasan, yaitu penalaran nilai/moral, perasaan nilai/moral dan perilaku nilai/moral. Maka, evaluasi nilai pendidikan juga mencakup tiga ranah tersebut. berupa evaluasi penalaran moral, evaluasi karakteristik afektif, dan evaluasi perilaku (Darmiyati, 2009: 51). Cara menuangkan pencapaian belajar dalam ranah afektif dapat dilakukan dengan mengukur afek atau perasaan seseorang secara tidak langsung, yaitu dengan menafsirkan ada atau tidaknya afek positif (atau negatif) yang muncul dan intensitas munculnya afek dari tindakan atau pendapat
seseorang.

KESIMPULAN
Pendidikan moral di sekolah penting
dilakukan oleh guru dan segenap
komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Komponen-komponen moral pendidikan di sekolah yang lain yang tidak kalah pentingnya adalah meliputi materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen-komponen tersebut. Evaluasi pendidikan moral sebenarnya yang terakhir dan sangat penting adalah perilaku. Perilaku moral sangat sulit untuk dievaluasi. Perilaku
moral hanya mungkin dievaluasi secara akurat dengan melakukan observasi (pengamatan) dalam jangka waktu yang relatif lama dan secara terus-menerus.