Kiriman dibuat oleh Riska Adila Khoirina 2213053218

Nama : Riska Adila Khoirina
NPM : 2218053218
Kelas : 2D

Analisis Video

* Pengertian Wawasan Nusantara
Saat mempelajari wawasan nusantara akan muncul jiwa nasionalisme setiap warga negara Indonesia. Wawasan berasal dari kata wawas dalam bahasa Jawa yang memiliki arti pandangan, tinjauan, atau penglihatan indrawi. Dan kata Mawas yang memiliki arti memandang, meninjau atau melihat. Jadi pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang meliputi darat, laut, udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, budaya, keamanan dan pertahanan.

* Manfaat Wawasan Nusantara
Manfaat wawasan nusantara yaitu sebagai pedoman motivasi dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

* Tujuan Wawasan Nusantara
Tujuan wawasan nusantara yaitu mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah sehingga wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia.

1. Latar belakang historis wawasan nusantara
konferensi PBB tanggal 30 April 1982 menerima dokumen yang bernama the united nations convention on the love of the Sea atau biasa disebut ankos berdasarkan konvensi hukum laut 1982 tersebut diakui asas negara kepulauan Ajib elago stage unclos 1982 tersebut kemudian diratifikasi melalui undang-undang berdasarkan konvensi hukum laut tersebut wilayah laut yang dimiliki Indonesia menjadi sangat luas.
2. Latar belakang sosiologis wawasan nusantara
Sebagaimana dalam rumusan GBHN (Garis-garis Besar Haluam Negara) tahun 1998 dikatakan wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
3. Latar belakang politis wawasan nusantara
dalam rumusan GBHN 1998 dikatakan wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Sekian dan Terimakasih
Nama : Riska Adila Khoirina
NPM : 2213053218
Kelas : 2D
Prodi : PGSD
Analisis jurnal berjudul, "Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi Covid-19 (The National Spirit Of Defense In The Middle Of The Covid-19 Pandemic).

Pendidikan kewarganegaraan dan bela Negara itu adalah hal yang sangat
penting bagi warga Negara. Bela negara sendiri merupakan suatu kewajiban bagi warga negara itu sendiri, karena semua tindakan yang kita lakukan mendapatkan manfaat terhadap diri kita dan lingkungan sekitar kita.
Dasar hukum bela negara tertuang dalam :
1. tertuang dalam undang undang dasar 1945 tentang upaya bela Negara
yaitu:
1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga
Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan
Negara.
2. Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap tiap warga Negara berhak dan berkewajiban ikut serta dalam pertahanan dan
keamanan Negara
2. Undang udang RI nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan negara pasal 9
ayat 1 mengamankan bahwa “setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela Negara yang diwujudkan dalam dalam penyelenggaraan pertahanan Negara“. Selanjutnya pada pasal 2 keikutsertaan warga negara dalam upaya bela Negara, sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1, diselenggarakan melalui:
a. Pendidikan kewarganegaraaan
b. Pelatihan dasar kemilliteran secara wajib
c. Pengabdian sebagai prajurit tentara nasional Indonesia secara suka rela atau secara wajib ; dan
d. Pengabdian sesuai profesi.

Lantas seperti apa semangat bela negara dimasa pandemi? dari apa yang saya tangkap dalam jurnal tersebut bela negara dapat dilakukan salah satunya dengan pengabdian sesuai profesi Sebagai cotoh peran dokter yang membantu para pasien yang terkena covid-19 pada saat pandemic seperti ini atau para influencer yang menggalang dana untuk keperluan para tenaga medis yang kekurangan APD serta para orang orang yang kurang mampu untuk menghidupi perekonomian keluarganya. Tanpa kesadaran bela Negara yang tinggi maka dapat disimpulkan bahwa Negara tersebut tidak akan kokoh dan mudah runtuh serta akan rapuh ketika menghadapi era global seperti sekarang ini. Bela negara tidak hanya dilakukan dengan pengangkatan senjata khususnya saat ini, dimana negara sedang berjuang melawan pandemi. bela negara bisa dilakukan dan dimulai dari hal kecil seperti mematuhi semua aturan yang dikeluarkan oleh pemeritah agar kita tidak terkena penyakit virus covid-19 ini serta tidak menyebarkan berita bohong atau belum tentu kebenarannya (hoax) karena dapat mengakibatkan hal yang kurang baik. Dan melindungi para tenaga medis yang sedang melakukan dedikasinya terhadap Negara.

Pada saat pandemi prioritas utamanya adalah mereka yang sudah terpapar virus covid-19 agar dapat
membatasi, menghentikan, dan memutus rantai penularan penyakit virus covid-19 ini sehingga tidak bertambah banyak lagi korban yang terkena virus covid-19 ini dan dapat menyelamatkan lebih banyak orang lagi.
yang bisa kita lakukan untuk bela negara adalah melakukan isolasi mandiri dengan lingkungan sekitar seperti di daerah komplek sekitar kita bisa melakukan isolasi mandiri dengan itu kita sudah melakukan bela Negara. Untuk Solidaritas Saat kita berdiam diri dirumah kita, kita tetap bisa melakukan perbuatan silidaritas seperti contohnya yaitu dengan keluarga, selalu menyisihkan rezeki kita untuk orang orang yang kurang mampu dan kekurangan. Bela Negara juga harus dibarengi dengan pengetahuan pengetahuan tentang kewarganegaraan agar tidak melakukan yang salah dan malah membuat hal yang tidak kita inginkan. Serta sesuai dengan tujuan utama kita dalam berwarga Negara.

Sekian dan terimakasih...
Nama : Riska Adila Khoirina
NPM : 2213053218
Kelas : 2D
Prodi : PGSD

Analisis vidio

Ketahanan nasional merupakan keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi berbagai ancaman yang datang. Dengan kata lain, ketahanan nasional dapat dikatakan sebagai kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa dan negara dengan menghadapi berbagai tantangan, ancaman, hambatan yang datang dari luar maupun dalam yang dapat membahayakan identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Ancaman terdiri dari beberapa sumber, ada yang bersifat langsung, tidak langsung, luar, dan dalam. Ancaman yang bersifat langsung dan datang dari luar adalah Amerika Serikat yang ingin menjajah Filipina hal ini dilakukan karena Amerika Serikat ingin menguasai sumber daya alam Filipina dan merebutnya dari Spanyol. Selain itu, terdapat ancaman ketahanan nasional yang bersifat tidak langsung yaitu dengan cara menguasai perekonomian secara perlahan-lahan. Ancaman dan hambatan ini sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI karena menyerang integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional. Yang mereka lakukan ketika menyerang identitas NKRI adalah menghilangkan identitas dan jati diri negara Indonesia dengan mengganti nama jalan, identitas diri dsb. Ancaman terhadap integritas yang meliputi dua hal yakni ancaman militer dan non militer. Ancaman militer menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisir dilakukan sebagai upaya menghancurkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Sedangkan ancaman non militer dilakukan sebagai upaya untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya.

Sebagai bangsa Indonesia sudah sepantasnya kita untuk mempertahankan wilayah NKRI dengan melakukan bela negara. Karena ancaman itu bisa datang darimana saja dan kapan saja. Konsep ketahanan nasional Indonesia menetapkan sejumlah unsur atau faktor yang dikenal dengan istilah Gatra. Asta Gatra disebut sebagai Gatra ketahanan nasional yang terdiri dari tri Gatra dan panca Gatra. Tri Gatra yang terdiri dari lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, dan kemampuan penduduk. Sedangkan panca Gatra terdiri dari ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

1. Lokasi dan posisi geografis
Lokasi dan posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terdiri atas perairan dan daratan. Secara geografis, wilayah Indonesia di Utara berbatasan dengan Malaysia, Thailand, Vietnam, Laut Cina Selatan, Filipina, dan lautan Pasifik. Sedangkan di selatan, berbatasan dengan Australia, Timor Leste, dan Lautan Hindia. Di bagian barat berbatasan dengan India dan lautan Hindia, sedangkan di timur berbatasan dengan Papua New Guinea, dan lautan Pasifik. Sebagai negara kepulauan yang terdiri dari perairan dan daratan tentunya terdapat ancaman yang perlu diwaspadai seperti lokasi Indonesia yang bisa tergeser, pulau- pulau Indonesia diakui atau diambil oleh negara lain, masuknya kapal asing yang dapat mencuri data sehingga mengetahui kelemahan Indonesia, dll.

2. Keadaan dan Kekayaan Alam
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah baik itu flora, fauna, mineral, tanah, atmosfer, emas, dirgantara, laut, dan lain-lain. Sehingga hal ini sering kali menjadi bumerang sekaligus ancaman bagi Indonesia untuk bisa mempertahankan dan menjaganya agar tidak di eksplorasi dan di eksploitasi oleh bangsa lain.

3. Keadaan dan kemampuan penduduk
Hal-hal yang perlu diperhatikan terkait demografi yaitu jumlah populasi, komposisi, persebaran, dan kualitas penduduk. Sehingga bangsa Indonesia dalam hal ini harus mendapatkan pendidikan yang merata agar menghasilkan kualitas penduduk yang baik yang dapat bersaing dengan bangsa dari negara lain.

Ancaman unsur panca Gatra
1. Ideologi
Indonesia menganut Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Bagi bangsa Indonesia Pancasila bersifat final dan tidak dapat diubah lagi posisinya sebagai konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan. Akan tetapi, banyak sekali pihak yang ingin mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi lain, seperti hal nya peristiwa G30S-PKI yang ingin mengubah ideologi Pancasila menjadi ideologi komunis.

2. Politik
Secara politik Indonesia tidak bebas karena hak untuk berbicara dan berpendapat dibatasi, hal ini juga dapat menjadi ancaman di bidang politik.

3. Ekonomi
Ancaman di bidang ekonomi adalah adanya pasar internasional, KKN, dan masyarakat yang dipersulit ketika akan membuka sebuah usaha.

4. Sosial Budaya
Masuknya paham asing yang tidak sesuai dengan norma-norma yang dianut bangsa Indonesia

5. Pertahanan dan Keamanan
Ancaman dapat berupa sabotase, invasi, pelanggaran wilayah, pemberontakan bersenjata, dan lain-lain.

Perwujudan aspek alamiah (tri gatra)
1. Lokasi dan geografi
Peningkatan potensi laut dan darat serta negara harus mampu bernegosiasi untuk mempermudah ketika kita akan pergi ke luar negeri.
2. Sumber daya alam
Kesadaran mengelola SDA seperti nikel, emas, minyak bumi, dll. Agar kekayaan alam yang kita miliki tidak dieksploitasi dan diambil oleh negara lain.
3. Kesadaran dan kemampuan penduduk
Meningkatkan lagi pendidikan kita agar mampu bersaing dan tidak dibodohi oleh bangsa asing.

Perwujudan aspek sosial (panca Gatra)
1. Ideologi
Memahami, mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari untuk dijadikan sebagai pedoman dalam bertindak dan bertingkah laku.
2. Politik
Sistem politik harus berdasarkan demokrasi. Dimana demokrasi tertinggi berada di tangan rakyat dan rakyat bebas untuk berpendapat dan memilih wakil rakyat nya
3. Ekonomi
Pemerataan pendapatan, modal, tenaga kerja, dan IPTEK
4. Sosial Budaya
Setiap daerah di Indonesia wajib mempelajari kebudayaan daerah nya masing-masing agar tetap lestari dan tidak hilang.
5. Pertahanan dan keamanan
Partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam hal ini setiap warga negara berkewajiban bela negara tanpa kecuali.

Sekian dan terimakasih...