Posts made by Rahma Aulia Putri Rahma

Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Menurut saya sangat sangat miris Ketika anak yang masih dibawah umur sudah melakukan tindakan kriminal yang sampai menghilangkan nyawa. Seharusnya anak diawasi sebagai orang tua harus mendidik tegas kepada anak jika perbuatan kriminal atau perbuatan yang buruk itu dilarang dan tidak boleh ditiru. Orang tua tidak boleh lengah untuk mengawasi anak karena anak biasanya meniru bisa saja melihat dari sosial media ataupun melihat secara langsung.

Dari kejadian ini Pendidikan moral berperan penting untuk membentengi anak agar tidak melakukan hal yang tidak baik. Karena itu moral harus ditanamkan sejak dini kepasa siswa agar siswa menjadi seseorang yang tidak akan melakukan hal yang bodoh dan merugikan diri sendiri ataupun orang lain.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123

Jadi video ini menjelaskan tentang The trolley problem membuat kita berpikir tentang konsekuensi atas pilihan yang sudah kita ambil. Karena apakah baik mengorbankan yang lebih sedikit untuk menyelamatkan yang banyak ataupun sebaliknya adalah sesuatu yang bermoral?.Pada kehidupan juga pasti harus ada pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar. Moral pun jadi disalah gunakan, digunakan sebagai alat penguasa dan beberapa orang seperti perang, diskriminasi minoritas, perusakan lingkungan dll.

Video ini memberi tahu bahwa moralitas terlalu sering menjadi alat pembenaran saat kita berada di posisi yang diuntungkan. Ternyata moralitas hanya soal egoisme manusia dengan kepentingan dirinya ataupun kelompoknya.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123



Judul : MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA
Nama penulis : H. Wanto Rivaie
Tahun Terbit : 2010

• Abstrak
Penulis menjelaskan tentang kehidupan dewasa banyak tuntutan,tantangan dan masalah. Dan Upaya Pendidikan perlu perlakuan yang menitik beratkan pada aspek afektif dan perilaku yang luhur.
• Pembahasan
Jurnal ini membahas tentang tanggung jawab dan akhlak mulia akan dapat terwujud juka sejak dini generasi muda sudah ditanamkan nilai-nilai keimanan disertai ibadah yang terus menerus dan konsisten. Nilai-nilai hubungan antar manusia perlu dibangun berdasarkan saling menghargai saling percaya untuk menciptakan kehidupan yang Sejahtera. Dan pentingnya peranan keluarga serta lingkungan dalam pembentukan perilaku dalam kondisi Masyarakat yang Pluralistis. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan manusia,seperti biologis,sosiopsikologis,sosiogenesis.
• Penutup
Pembentukan nilai moral dan sosial budaya Indonesia dikalangan anak dan remaja merupakan tanggung jawab orang tua,Masyarakat dan pemerintah secara bersinegis. Ketiga lingkungan Pendidikan perlu meningkatkan Kerjasama yang kuat,koordinasi yang sistematis, dan saling bahu membahu untuk menanamkan perilaku yang baik untuk generasi muda.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123


Judul jurnal “Penerapan Nilai Moral Pancasila dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osioloa Kupang Tengah”. Hasil analisis saya pada jurnal ini yaitu :
Penulis: Asti Yunita Benu, Agnes Maria Diana Rafael, Imanuel Baok, Intan Yunita Tungga, Maria M Nina Niron, Niski Astria Ndolu,
Vebiyanti P Leo
Tahun Terbit : 2022

• Abstrak
Bagian ini menjelaskan tentang tujuan Pendidikan moral Pancasila untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
• Pendahuluan
Penulis memaparkan tentang pengertian Nilai moral Pancasila serta memaparkan butir-butir Pancasila yang merupakan petunjuk nyata dan jelas wujud pengamalan Pancasila, dari sila pertama sampai sila terakhir atau kelima. Penulis juga menjelaskan tentang moral dengan mengambil beberapa teori dari ahli.
• Metode Abdimas
Penulis mengambil metode sosialisasi pada siswa kelas III-V di SD Negeri Osioloa dengan beberapa tahapan.
• Hasil dan Pembahasan
Tujuan dari Penerapan Nilai Moral Pancasila Sejak Dini Dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah ialah membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dengan jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan, menembangkan pendidikan nasional yang meletakan pendidikan moral Pancasila sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik dengan dukungan keterlibatan publik yang di lakukan melalui pendidikan jalur formal, nonformal dan informal, merevitalisasi dan memperkuat potensi pendidik, tenaga pendidikan, peserta didik ,masyarakat dan lingkungan keluarga. Nilai moral dan hukum mempunyai keterkaitan yang sangat erat sekali. Nilai dianggap penting oleh manusia itu harus jelas, harus semakin diyakini oleh individu dan harus diaplikasikan dalam perbuatan. Moralitas identik dengan perbuatan baik dan perbuatan buruk(etika) yang mana cara pengukurannya adalah melalui nilai- nilai yang terkandung dalam perbuatan tersebut. Pada dasarnya nilai, moral, dan hukum mempunyai fungsi yaitu untuk melayani manusia
• Kesimpulan
Dari sosialisasi penerapan nilai moral pancasila dalam mewujudkan generasi anti korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah, dapat disimpulkan bahwa dengan menanamkan nilai moral sejak dini dapat mencengah ajakan/dorongan negatif untuk melalukan korupsi sejak dini. Penanaman nilai moral pancasila kepada peserta didik dapat membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dalam mewujudkan budaya anti korupsi sejak dini.
Nama : Rahma Aulia Putri
NPM : 2213053123


Pengamalan sila Pancasila adalah penerapan nilai nilai dalam kehidupan sehari-hari
Didalam kehidupan sehari hari adapun nilai-nilai yang harus kita teladani dan diterapkan dalam kehidupan dengan berpedoman pada nilai Pancasila yaitu :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila pertama mengajak kita untuk percaya kepada Tuhan dan melaksanakan perintah-Nya,seperti beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghargai dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain,dan menjauhi perbuatan yang dilarang oleh agama.
2.Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjadikan manusia yang bersikap saling mencintai sesama manusia serta menyadarkan sikan moral dan tingkah laku dalam hubungan dengan norma-norma kebudayaan dan manusia tidak boleh membedakan satu sama lain. contohnya tidak berbuat kasar atau jahat kepada orang lain, bersikap sopan dan santun serta menghargai pendapat orang lain.
3. Persatuan Indonesia, Mengajak kita untuk cinta kepada tanah air mengikat bangsa Indonesia menjadi satu kesatuan dengan keutuhan nasional atas dasar Bhineka Tunggal Ika nilai ini menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. contoh sila ketiga yaitu gotong royong dalam masyarakat, melestarikan budaya daerah dan tidak membeda-bedakan suku ataupun agama.
4.Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah sila ini mengandung makna yaitu pemerintahan dari rakyat,oleh rakyat untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga perwakilan. contohnya berdiskusi atau musyawarah, menyampaikan pendapat dan menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bersikap adil terhadap sesama seluruh rakyat berhak mendapatkan keadilan baik dalam bidang hukum,ekonomi, politik, dan kebudayaan sehingga tercipta manusia yang adil dan makmur. contohnya kerjasama dan solidaritas,tidak berbuat curang, dan melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang.

Jadi, cara agar sesorang bisa meneladani dan menerapkan nilai tersebut dengan kesadaran dari diri generasi muda itu sendiri dengan cara menyadarkan serta menanamkan nilai dan moral sejak sedini mungkin karena mereka akan lebih bisa memahami dan mengerti akan etika,moral ataupun nilai-nilai. Kita sebagai penerus bangsa harus memberi contoh yang baik serta membantu mereka untuk memahami pentingnya integritas, tanggung jawab,toleransi dan nilai nilai. Menerapkan nilai-nilai moral dalam era modern saat ini harus melibatkan kesadaran diri,komunikasi,dan tindakan yang nyata yang sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Nilai-nilai moral dapat membantu membentuk individu yang lebih baik dan masyarakat yang positif.