Posts made by Mesri Rahayu 2213053250

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS VIDEO 2

Pendidikan Moral di Sekolah Dasar

Pendidikan Moral merupakan usaha yang dilakukan secara terencana atau tersusun untuk mengubah sikap dan perilaku, agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sesuai dengan nilai moral dan kebudayaan masyarakat setempat

Tahap-tahap dalam perkembangan moral:

  1. Usia 6-12 bulan
  2. Usia 12-18 bulan
  3. Usia 18-30 bulan
  4. Usia 30-36 bulan
  5. Usia 3-4 tahun
  6. Usia 4-6 tahun
  7. Usia 7-8 tahun
  8. Usia 9-11 tahun
  9. Usia 12-15 tahun
  10. Usia 16-20 tahun
  11. Usia 20-40 tahun (Dewasa Muda)
  12. Usia 40-45 tahun (Dewasa Tengah)
  13. Usia 65 tahun (Dewasa Tua)

Implikasi Identitas gender dalam perkembangan moral anak Sekolah Dasar yaitu, pendidik mengajarkan Implikasi identitas gender supaya perilaku mereka sesuai dengan gender, sebenarnya hal ini juga bukan hanya guru tetapi peran orang tua juga sangat dibutuhkan dan sangat penting.

Permasalahan serta solusi perkembangan moral anak sekolah dasar:

  1. Hilangnya kejujuran, solusinya adalah dengan mengajarkan anak untuk lebih percaya diri dan mengajak anak untuk lebih bersikap jujur.
  2. Hilangnya rasa tanggung jawab, solusinya adalah mengajarkan anak untuk lebih bersikap tanggung jawab
  3. Rendahnya disiplin, solusinya adalah pendidik harus lebih bersikap tegas terhadap muridnya
  4. Kurang bisa bekerjasama, solusinya adalah membiasakan anak untuk terlibat dalam kerjasama dan jangan biarkan anak itu tidak aktif Ketika sedang kerjasama
  5. Mengambil hak orang lain, solusinya yaitu membiasakan anak untuk menerima apa yang dia miliki dan tidak boleh mengambil hak milik orang lain.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS VIDEO 1

PENDIDIKAN NILAI MORAL TANGGUNG JAWAB DIRI DALAM KELUARGA

Contoh tanggung jawab dalam keluarga yaitu:

  1. Mendengar nasihat ayah
  2. Membantu ibu
  3. Menemani kakak
  4. Menjaga keselamatan adik

Kepentingan tanggung jawab dalam keluarga:

  1. Hubungan keluarga menjadi lebih erat atau harmonis
  2. Keselamatan keluarga menjadi terjamin
  3. Meringankan tugas keluarga
  4. Membanggakan keluarga

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS JURNAL 2

PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK USIA DINI

Moral merupakan pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah, apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. Selain itu moral juga merupakan seperangkat keyakinan dalam suatu masyarakat berkenaan dengan karakter atau kelakuan dan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia (Sjarkawi, 2006 : 28) Pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini, sebab usia dini merupakan saat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak. Dari pendapat di atas, moral dimaksudkan masih sebagai seperangkat ide, nilai, ajaran, prinsip, atau norma. Akan tetapi lebih konkret dari itu, moral juga sering dimaksudkan sudah berupa tingkah laku, perbuatan, sikap atau karakter yang didasarkan pada ajaran nilai, prinsip atau norma.

Menurut Sjarkawi, 2005: 29 Nilai moral diartikan sebagai isi mengenai keseluruhan tatanan yang mengatur perbuatan, tingkah laku, sikap dan kebiasaan manusia dalam masyarakat berdasarkan pada ajaran nilai, prinsip dan norma. Menurut Syaiful Bahri Djamarah (2000: 52-55) nilai moral memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Berkaitan dengan tanggung jawab
  2. Berkaitan dengan hati nurani
  3. Mewajibkan
  4. Bersifat formal

Dalam moral yang menjadi tolak ukur suatu perbuatan itu bernilai baik atau buruk adalah adat istiadat yang berlaku di dalam masyarakat tertentu. Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain.

Penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat menggunakan berbagai metode yaitu metode bermain, bercerita, pemberian tugas dan bercakap- cakap, penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

ANALISIS JURNAL 1

IDENTITAS JURNAL 

Nama jurnal: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah

Volume: 1

Nomor: 1

Tahun: 2016

Judul: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di Sd Negeri Lampeuneurut

Penulis: Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini

Bangsa Indonesia membutuhkan penanaman nilai-nilai moral yang di miliki oleh bangsa, agar meminimalisir kemerosotan moral yang menyangkut persoalan kejujuran, kebenaran dan keadilan. Kemerosotan moral ini menjadi tantangan yang apabila tidak segera di tangani akan berakibat buruk terhadap generasi mendatang. Jadi penanaman nilai-nilai moral bertujuan menanamkan nilai-nilai moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin menghancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang. Kohlberg (dalam Muhibbinsyah, 2010:75) menekankan bahwa “pemikiran moral anak, terutama ditentukan oleh kematangan kapasitas kognitifnya. Sedangkan di sisi lain, lingkungan sosial merupakan pemasok materi mentah yang akan diolah oleh ranah kognitif anak secara aktif.

Dari hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri Lampeuneurut dapat kita lihat bersama, bahwasanya Tenaga pendidik di SD tersebut telah menanamkan 10 nilai moral yaitu religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan. Adapun cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua.

NAMA: MESRI RAHAYU

NPM: 2213053250

IDENTITAS JURNAL

Nama jurnal : Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri

Nomor : 1

Volume : 3

Halaman : 79 - 84

Tahun terbit : 2019

Nama penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli

Judul : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL

Setia perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi atau biasa disingkat (P3KM). Tri Darma Perguruan Tinggi ini mencakup, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Degradasi Moral ditandai dengan minim nya sopan santun di kalangan anak muda, seperti cara berbicara dan berpakaian, kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), dan juga jauh dari nilai-nilai agama.

Kegiatan pelatihan penangkalan degradasi moral yang dilaksanakan di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mendapatkan hasil bahwasanya generasi muda, harus memiliki bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu peserta didik harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi peserta didik yang sedang mencari jati diri. Dari kegiatan ini, peserta didik juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya.