Kiriman dibuat oleh MAE LISA INDRIYANI 2253053014

Nama: Mae Lisa Indriyani
NPM: 2253053014

Judul video : instrumen penilaian perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini oleh Sindi Anugrahwati

instrumen digunakan untuk mengukur sejauh maan proses belajar khusunya pada nilai agama dan moral peserta didik. Manfaat bagi anak untuk memelihara pertumbuhan anak secara konsisten, bagi orang tua akan memperoleh informasi tentang orang tua, dan bagi pendidik untuk mengetahui sikap dan periksa peserta didik dan pertumbuhan serta perkembangan anak. Prinsip penilaian yaitu, mendidik, berkesinambungan, objektif, akuntabel, transparan, sistemaris, menyeluruh, bermakna.
Mekanisme penilaian:
1. menyusun teknik, intrumen penilaian bagi perkembangan anak.
2. melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik dari instrument penilaian.
3. mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak.
4. melaporkan capaian perkembangan anak kepada orang tua.
Nama: Mae Lisa Indriyani
NPM: 2253053014

Judul video: Etika nilai dan moral oleh Ramadani Putra dan Rhifando Abdillah.

Pendidikan nilai dan moral sangat berkaitan karena tenang perilaku kita dalam bertingkah laku dan ber perlikau dalam masyarakat. etika adalah memperlakukan sesama manusia dan menjalankan hidup dengan baik sesuai aturan yang berlaku di masyatakat. Contohnya mengucapkan salam saat memasuki rumah, mencium tangan kedua orang tua ketika ingin bepergian, membuang sampah pada tempatnya. Nilai dan Moral memiliki keterikatan yang sama yaitu mengatur tingkah laku manusia yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Nilai merupakan makna hidup yang dijunjung tinggi untuk menggambarkan tindakan atau perilaku seseorang. Nilai bisa juga disebut pengahargaan, kehormatan, yang dapat menyenangkan, memuaskan atau menarik sistem keyakinan. Sifat dan jenis nilai:
1. bersifat relatif, bergantung pada waktu dan tempat.
2. bersifat subjektif, nilai berbeda-beda dalam diri setiap manusia.

Moral merupakan hal-hal yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan yang baik sebagai kewajiban atau keharusan. Moral digunakan untuk mengukur baik dan buruk nya perilaku manusia. Moral juga kepekaan dalam pikiran, perasaa, dan tindakan terhadap prinsip atau aturan. Contoh kebiasaan moral dalam kehidupan sehari-hari seperti, menunduk ketika melewati orang yang lebih tua. Manfaat mempelajari nilai dan moral adalah kita sebagai masyarakat dapat menjunjung tinggi dan menerapkan nilai-nilai dalam diri kita, lebih toleran, etis dan santun, menghargai kemampuan orang lain, lebih bertanggung jawab, dan meningkatkan profesionalitas.
Nama : Mae Lisa Indriyani
NPM : 2253053014

Judul jurnal : PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA.
Penulis : Darmiyanti Zuchdi

Perasaan malu dan prihatin seharusnya ada dalam diri kita atas sepertinya berbagai peristiwa menjadikan yang bertubi-tubi di berbagai daerah di tanah air kita. Kondisi negatif ini perlu dicari solusinya. Pendekatan komprehensif, pendekatan pendidikan nilai dan moral dahulu cukup efektif tidak sesuai lagi untuk membangun generasi sekarang dan yang akan datang. Sebagai gantinya diperlukan pendekatan pendidikan nilai dan moral yang memungkinkan subjek pendidik mampu mengambil keputusan secara mandiri dalam memilih nilai-nilai yang saling bertentangan. Istilah komprehensif yang digunakan dalam pendidikan nilai mencakup berbagai aspek. Pertama, isi pendidikan nilai harus komprehensif meliputi semua permasalahan yang berkaitan dengan nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai umum. Kedua, metode pendidikan nilai juga harus komprehensif pemberian teladan dan penyiapan generasi muda agar mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan keputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan hidup yang lain. Ketiga, pendidikan nilai hendaknya terjadi dalam keseluruhan proses pendidikan di kelas. Terakhir, pendidikan nilai hendaknya terjadi melalui kehidupan dalam masyarakat.

1. Realisasi nilai merupakan pendidikan nilai untuk menolong individu menentukan menyadari dan mengimplementasikan tindakan dalam pencapaian nilai-nilai yang mereka yakini dalam kehidupan termasuk pendekatan realisasi nilai.
2. Pendidikan watak, tujuan pendidikan watak adalah mengajarkan nilai-nilai yang diterima secara luas sebagai landasan perilaku yang baik dan bertanggung jawab.
3. Pendidikan kewarganegaraan mengajarkan nilai-nilai yang menjadi dasar negara yang dan menjadi dasar hukum dan politik.
4. Pendidikan moral mencangkup pengetahuan sikap kepercayaan keterampilan perilaku yang baik jujur dan penyayang tujuan utama. Pendidikan moral adalah menghasilkan individu yang otonom yang memahami nilai-nilai moral dan memiliki komitmen untuk bertindak konsisten dengan nilai tersebut.