གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Diva Azzahra

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 4

Diva Azzahra གིས-
Nama :Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas:3H

Analisis Video 4
Film Pendek Korupsi - Pelajar Anti Korupsi

Hanafi,adalah seorang Pelajar dari SMK negeri 3 Wonosari . Hanafi di minta tolong untuk me fotocopy keras sebanyak 5 ribu, tetapi Hanafi menulis di nota sebanyak 10ribu, kebiasaan Hanafi adalah berbohong membuat Nota palsu.hanafi memiliki satu teman , yang bernama Bayu,Bayu pun menasehati Hanafi.Hanafi pun berfikir, kebiasaan mengganti nota palsu dan berbohong adalah salah satu kegiatan yang salah, sampai akhirnya Hanafi mengakui kesalahannya nya kepada teman temannya.

Hindari korupsi sama sekali.
 Korupsi tidak hanya melanggar hukum tetapi juga melemahkan moralitas dan kepercayaan.
 Kejujuran dan integritas merupakan aset berharga yang memberikan landasan kokoh.Peliharaan selalu nilai-nilai ini dalam segala tindakan kita, karena keadilan dan transparansi membawa kemajuan yang langgeng.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 3

Diva Azzahra གིས-
Nama :Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas:3H

Analisis Video 3

PERBEDAAN PENDIDIKAN JEPANG DAN INDONESIA

Pendidikan adalah salah satu kebutuhan pokok Manusia makanya dunia pendidikan merupakan pusat perhatian buat pemerintah di semua negara Di tiap negara memiliki kondisi perbedaan,mulai dari kebudayan , ekonomi , penduduk dan watak masyarakat nya berbeda.salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia ada di negeri sakura JEPANG.

1.Kebersihan Sejak dini
Jika di Indonesia merupakan salah satu negara paling sering membuang sampah sembarang ,beda dengan jepang jika di jepang mewajibkan siswa bertanggungjawab untuk membersihkan lingkungannya sendiri.

2.Makan Bareng
Jika di Indonesia di sekolah memiliki kantin lebih dari 1 dan makanan tersebut di bilang tidak sehat, karena di Indonesia tidak memperhatikan gizi seimbang, sedangkan di Jepang, proses makan di anggap penting bagi mereka. Maka dari itu Jepang mengatur makanan peserta didik disana. Mulai dari menu, gizi dalam makanan, dan tata cara mereka makan.kegiatan makan bareng ini membangun hubungan positif siswa dengan guru.

3.Mata pelajaran Sedikit
Di Indonesia terkenal dengan jumlah mata pelajaran yang banyak sekali dan bisa di perulang kali mengajar, sedangkan di jepang untuk pendidikan dasar di Jepang cuma sedikit dan hanya di ajarkan di hari tertentu .

4.Pendidikan karakter
Di Indonesia di warnai dengan berbagai ujian,dari tulisan, membaca, sampai faktor yang lain, sedangkan di jepang tidak melibatkan ujian untuk awal pendidikan 3 tahun pertama,agar mereka fokus seperti sopan santun,dan pendidikan karakter lainnya.

5.Membaca dulu
Jika di Indonesia berada di urutan 60 rendahnya minat baca, terjadi karena karena orang Indonesia tidak terbiasa membantu buku di sekolah, sedangkan di jepang membiasakan siswa untuk membaca sebelum belajar minimal 10 menit sehingga memiliki minat bakat membaca yang tinggi.

6.Perlengkapa sekolah
Di jepang, perlengkapan sekolah sangat diperhatikan, siswa mengenakan perlengkapan yang sama agar tidak menimbulkan keminderan terhadap siswa yang lain. Sedangkan, di indonesia, tidak terlalu memperhatikan perlengkapan sekolah siswa. Siswa mengenakan perlengkapan yang berbeda-beda.

7. Seragam Sekolah
Di Indonesia dan Jepang tetap sama berseragam
Tetap di atur pendidikan, tetapi perbanding nya ,di Indonesia terkenal ribet, sedangkan di Jepang hanya 1 macem hanya membedakan seragam sekolah nya.

Meskipun pendidikan di Jepang banyak kelebihan, tetapi memiliki mines memiliki tekanan belajar, bahkan kasus bunuh diri di jepang salah satu yang terbanyak.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Diva Azzahra གིས-
Nama :Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas 3H

Analisis Video 2
POTRET PENDIDIKAN DIDUSUN TERPENCIL – KOMPAS TV

Para siswa SD Negeri Glak kabupaten sika membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, para siswa terpaksa harus melakukan belajar mengajar di teras kelas ,Karena letak sekolah di desa yang terpencil,karena keterbatasan fasilitas kelas, sekolah hanya mempunyai 6 ruang kelas.Meski demikian, siswa tetap antusias terhadap sekolah.
Setiap hari anak-anak harus berjalan kaki sekitar 2 km untuk sampai ke sekolah.Pada masa pandemi Covid-19, sekolah ini tidak dapat menyelenggarakan pembelajaran daring.
Daerah ini tidak memiliki jaringan telekomunikasi.
Oleh karena itu pihak sekolah terpaksa tetap melaksanakan kegiatan sekolah. Pihak sekolah juga berharap pemerintah dapat membuka mata terhadap penderitaan mereka dengan menyediakan fasilitas yang diperlukan.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Diva Azzahra གིས-
Nama :Diva Soraya azzahra
Npm:2253053035
Kelas:3H

Analisis Video 1

SEPENGGAL CERITA PENGAJAR MUDA DI PELOSOK KALIMANTAN _Lentera Indonesia

Martencis Veronica Siregar merupakan seorang pengajar muda dari gerakan indonesia mengajar yang di tempatkan di desa Tanjung Matol, Kalimantan Utara, sebelumnya ia adalah seorang relawan peduli HIV/AIDS di Jayapura, Papua. Sudah hampir 6 bulan ia menjadi guru kelas 1 SD dan mengajar les untuk anak kelas 6 SD. Ia mengaku belum pernah tinggal di daerah pelosok sepeti Tanjung Matol sehingga tak jarang orang tuanya pun merasa khawatir dengan keadaannya.Masih sedikit sekali anak-anak di Tanjung Mantol yang ingin melanjutkan pendidikan setelah tamat SD, karena orang tua masih belum sadar akan pentingnya pendidikan dan banyak anak-anak pada usia tersebut yang ditawari untuk dinikahkan.
Bukan hanya anak perempuan yang menikah dini: kurangnya minat orang tua terhadap pendidikan anak juga menjadi masalah.
Cita-cita sederhana Martencis membuat anak ingin bersekolah, belajar dan mempersiapkan masa depan.Masyarakat Matol seringkali mencari makan dengan cara meramu dan berburu.
Martencius Siregar bertemu dengan seorang perempuan bernama Loly, seorang gadis berusia 18 tahun yang tertarik dengan pendidikan di desa Matol meskipun ia baru lulus SMA, dan dialah yang membantu Martencis mengajar anak-anak di sekolah dasar.
Tidak hanya Loly tetapi juga guru-guru yang antusias seperti kepala sekolah.
Dengan orang-orang hebat seperti mereka, masa depan anak-anak Tanjung Matol bisa terbentuk.
Terletak di perbatasan negara, impian anak-anak Desa Matol melintasi setiap pelosok negeri.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 4

Diva Azzahra གིས-
Nama :Diva Soraya Azzahra
Npm:2253053035
Kelas:3H

Analisis video 4

Pembahasan
Etika dan moral adalah aspek penting dalam keluarga dan pembelajaran daring, termasuk di SMAN 1 Pandeglang. Berikut adalah beberapa poin penting yang terkait dengan etika dan moral dalam konteks ini:

1. Etika dalam Keluarga:

Keluarga merupakan tempat pertama di mana individu mempelajari etika dasar. Ini mencakup nilai-nilai seperti hormat, kasih sayang, integritas, dan tanggung jawab.
Orang tua memiliki peran penting dalam membimbing anak-anak mereka tentang bagaimana berinteraksi dengan baik dengan orang lain dan bagaimana mengambil keputusan etis.

2.Moral dalam Keluarga:

Moral dalam keluarga berkaitan dengan aturan dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku yang benar dan salah. Ini mencakup aspek-aspek seperti empati, toleransi, dan pengembangan karakter.
Dalam keluarga, anak-anak diajarkan mengenai integritas, kejujuran, dan nilai-nilai moral yang penting.

3. Etika dalam Pembelajaran Daring:

Etika dalam pembelajaran daring mencakup prinsip-prinsip seperti kejujuran akademik, menghindari plagiarisme, dan menghormati hak cipta dalam pekerjaan yang dibuat.
Dalam pembelajaran daring, siswa harus memahami pentingnya menjaga etika dalam tugas-tugas mereka, seperti tidak mencontek atau mencuri pekerjaan orang lain.
4. Moral dalam Pembelajaran Daring:
Moral dalam pembelajaran daring mencakup sifat-sifat seperti disiplin, ketekunan, dan tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban dalam lingkungan pembelajaran online.
Siswa diharapkan untuk memiliki moral yang baik dalam pengaturan pembelajaran daring, seperti berkomitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga integritas akademik.
Dalam SMAN 1 Pandeglang, penting untuk mengintegrasikan etika dan moral dalam kurikulum dan budaya sekolah. Hal ini akan membantu siswa tidak hanya menjadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan moral yang kuat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Etika dan moral yang baik mendukung perkembangan pribadi dan akademik yang seimbang.