གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Neng Sarah Aprillia 2213053067

Nama: Neng Sarah Aprillia
NPM: 2213053067
Kelas:1C

Analisis Vidio 2!

Setelah saya menonton vidio
Mengenai peristiwa pengeboman hiroshima dan nagasaki dalam vidio tersebut dijelaskan bahwa Pada 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika serikat dimana memicu persekutuan Amerika serikat, britianiara, Belanda, Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris serta lainnya, bersama berperang melawan Jepang, jerman dan Italia bergabung kemudian, melawan Jepang dengan cara menjatuhkan bom atom ke kota Hiroshima Jepang, dan bom atom kedua dijatuhkan 3 hari setelahnya. Setelah itu Jepang menyerah kepada sekutu dan Jepang menandatangani surat bahwa Jepang menyerah sehingga mengakhiri perang ke2 dan indonesia dinyatakan merdeka. Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945 yang dibacakan langsung oleh Soekarno Hatta .
Nama: Neng Sarah Aprillia
NPM:2213053067
Kelas: 1C

Analisis Vidio 1!

Setelah saya menonton vidio tersebut saya dapat menganalisis isi dari vidio tersebut mengenai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat akibat adanya pembuangan limbah pabrik yang mencemari lingkungan.
Limbah pabrik yang tidak memiliki alat pengolah limbah, sehingga mencemarkan sungai sekitar. Selain itu ketidaknyamanannya akan bau busuk juga memicu adanya konflik yang terjadi antara masyarakat dan pabrik.
Ratusan warga unjuk rasa menutup saluran pembuangan limbah pakaian dikarenakan tidak nyaman dengan bau busuknya yang ditimbulkan dari limbah pakaian yang dibuang langsung ke sungai.
Nama : Neng Sarah Aprillia
NPM: 2213053067
Kelas:1C

Analisis soal 1!

A. Ketika Kita mendengar atau mengetahui suatu berita sebaiknya kita jangan mudah percaya atas berita yang belum benar kepastiannya , Karna saat ini banyak sekali berita berita hoax . Ketika berita itu benar adanya dan berita itu sudah dilaporkan ke pihak berwajib baru itu bisa percaya ataupun sudah diketahui kejelasannya dari mana berita tersebut beredar. Jika berita yg Kita dapat dari omongan orang belum tentu berita itu benar.

B. Ketika IPTEK bertentangan dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila, maka akan banyak dampat negatif yg akan terjadi . Salah satunya yaitu contoh dari Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial dapat menimbulkan mengurangnya rasa cinta terhadap produk sendiri karna dengan adanya media sosial masyarakat lebih mudah dalam mengakses produk-produk luar dan melupakan produk-produk dalam negeri.
IPTEK boleh berkembang dan maju, namun harus diimbangi dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Solusi untuk pengembangan iptek yang baik yaitu Kita sebagai warga negara indonesia harus bijak dalam menggunakan media sosial pada saat ini dan tidak menyalahgunakan pengembangan dari iptek itu sendiri.

C. Solusi yang tepat dari permasalahan sikap konsumerisme adalah Kita bisa membiasakan diri unyuk menyisihkan atau menabung sebagian uang yg Kita miliki serta membiasakan diri untuk membeli barang sesuai kebutuhan dan secukupnya. Kita perlu Membiasakan hal tersebut karena para peserta didik merupakan penerus bangsa sehingga kita kedepannya tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif. Dan lebih banyak melakukan hal positif sehingga Ketika Kita ingin melakukan sesuatu maka harus berfikir matang matang terlebih dahulu supaya tidak salah dalam melakukan sesuatu.
Nama: Neng Sarah Aprillia
NPM: 2213053067
Kelas : 1C

Analisis soal 2!

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab!
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin keilmuan
1) Sila pertama yaitu Ketuhanan YME
Sila Pertama ini menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME
yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam
semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat teistik. Hal
demikian jelas berseberangan dengan paradigma Cartesian -Newtonian yang
memandang bahwa Tuhan sudah “pensiun” sejak alam semesta dan manusia
sebagai penghuninya telah tercipta (Sudjito, 2007).
2) Sila kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang
utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani. Sebagai kesatuan
rohaniah, keberadaan hati nurani (qalbu) tidak kalah penting daripada akal.
Ilmu berparadigma Pancasila mengakui dan menghargai keberadaan akal
(rasio), namun bukan segala-galanya (ratio above else) sebagaimana kredo
“Cogito ergo sum.
3) Sila ketiga Persatuan Indonesia
Keharusan menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan
Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu denganl
faham kebangsaan Indonesia, sekaligus penolakan terhadap faham etnisisma
dan etnosentrisma (Jacob, 2006).
4) Sila Keempat yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil -wakil rakyat
dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan, dengan
penuh rasa tanggungjawab, baik secara vertikal kepada Tuhan YME maupun
secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia, dan tidak sekali-kali atas
dasar kekuatan maupun legalitas formal. Semakin dekat manusia dengan
sumber kebenaran absolut yaitu Tuhan YME, maka dia akan semakin bijaksana.
5)Sila kelima yaitu Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena
perundang -undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat
sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius.
Ilmu berparadigma Pancasila mendorong perburuan keadilan sosial, sekaligus
menolak dominasi positivisme (Sudjito, 2007).

B. Bagaimana harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasila di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab !
Saya harapkan model pemimpin yg akan memimpin warga negara indonesia saat ini dan dimasa yg akan datang agar siapapun pemimpinnya kelak dapat bersikap adil, jujur, selalu memiliki rasa tanggung jawab terhadap masyarakatnya , penegakan nilai nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan mampu menjadikan negara Indonesia menjadi negara dengan keadilan, kejujuran dan keterbukaan seperti yang ada dalam Pancasila