Nama : Ihya Ghulam Halim
NPM : 2213053178
KELAS : 2G
Setelah melakukan analisis mengenai jurnal di atas yang membahas tentang KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA yang disusun oleh Idaman Bagus Brata.
Identitas masa dan ruang mempunyai makna penting dalam permasalahan kebudayaan. Bagi sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung
keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku
Kebudayaan tradisional menjadi mitos sebagai sosok kebudayaan yang arif. Mitos itu sesungguhnya mengusung kelestarian dan jagadhita. Namun secara realitas di tengah-tengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan.
Dalam pandangan Mundardjito (1986:41) bahwa kearifan lokal terbina secara kumulatif, terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah. Sementara Poespowardojo (dalam Astra, 2004:114) secara tegas menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1) mampu bertahan terhadap budaya luar;
2) memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur budaya luar;
3) mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli;
4) mampu mengendalikan;
5) mampu memberikan arah pada perkembangan
budaya.
Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural.
Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal.
Merujuk pada uraian tadi
disajikan, bangsa itu tampak seperti Indonesia memang ditakdirkan untuk menjadi sebuah bangsa multikultural, jadi semuanya Bagian dari bangsa ini adalah wajib memberi makan dan mendidik masyarakat bisa hidup bersama Keanekaragaman tanpa kehilangan jati diri budaya dan kemampuan memberi untuk menjamin kehidupan budaya masyarakat/suku lain.
Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam suatu negara Persatuan NKRI memang hebat berpikir dan itu menunjukkan Keanekaragaman hayati.
NPM : 2213053178
KELAS : 2G
Setelah melakukan analisis mengenai jurnal di atas yang membahas tentang KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA yang disusun oleh Idaman Bagus Brata.
Identitas masa dan ruang mempunyai makna penting dalam permasalahan kebudayaan. Bagi sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung
keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku
Kebudayaan tradisional menjadi mitos sebagai sosok kebudayaan yang arif. Mitos itu sesungguhnya mengusung kelestarian dan jagadhita. Namun secara realitas di tengah-tengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan.
Dalam pandangan Mundardjito (1986:41) bahwa kearifan lokal terbina secara kumulatif, terbentuk secara evolusioner, bersifat tidak abadi, dapat menyusut, dan tidak selamanya tampak jelas secara lahiriah. Sementara Poespowardojo (dalam Astra, 2004:114) secara tegas menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1) mampu bertahan terhadap budaya luar;
2) memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur budaya luar;
3) mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli;
4) mampu mengendalikan;
5) mampu memberikan arah pada perkembangan
budaya.
Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural.
Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal.
Merujuk pada uraian tadi
disajikan, bangsa itu tampak seperti Indonesia memang ditakdirkan untuk menjadi sebuah bangsa multikultural, jadi semuanya Bagian dari bangsa ini adalah wajib memberi makan dan mendidik masyarakat bisa hidup bersama Keanekaragaman tanpa kehilangan jati diri budaya dan kemampuan memberi untuk menjamin kehidupan budaya masyarakat/suku lain.
Kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam suatu negara Persatuan NKRI memang hebat berpikir dan itu menunjukkan Keanekaragaman hayati.