གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Aziyatun Adinda Fitria 2213053239

Analisis video 1
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Di dalam video tersebut mengajarkan kita tentang moralitas melalui pertanyaan filosofis yang dapat membuat kita berfikir mengenai moralitas dari perspektif yang berbeda, seperti pertanyaan 1 mengenai kereta apakah kita memilih lurus dan dpaat membunuh 5 orang lainnya atau berbelok dan membunuh 1 orng, kebanyakan audien dalam video tersebut memilih untuk berbelok hingga hanya 1 orang terbunuh. Sedangkan pada kasus kedua orang kebanyakan memilih untuk tidak mendorong 1 manusia hingga menyebabkan 5 orng dapat meninggal. Pada video itu menyebutkan bahwa penanaman nilai moral pada masyarakat mengenai mengorbakan sesuatu yg lebih kecil untuk kepentingan yg lebih besar seakan layak untul dilakukan dan hal ini dapat disalah gunakan oleh para penjabat dan lainnya. Moralitas hanyalah keegosian seorang manusia demi kepentingan dirinya atau kelompoknya sendiri.
Analisis jurnal 2
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Globalisasi dapat memberikan dampak yang menimbulkan tranformasi nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat. Untuk mencegah hal-hal yang menyimpang dalam kehidupan bermasyarakat tentunya diperlukannya pendidikan nilai dan moral dari sejak dini agar penanaman nilai dan moral dapat terjalin dengan baik, dalam menanamkan pendidikan nilai pada era globalisasi saat ini seharusnya anak-anak memperoleh pendidikan informasi terlebih dahulu agar anak-anak dapat beradaptasi Sarlito W. Sarwono menyatakan bahwa syarat sehat mental di era globalisasi itu adalah:
1. kecerdasan (IQ) cukup rata-rata saja.
2. kembangkan kecerdasan multiple numerik, bahasa, musik, gerak, ruang, alam, analisis pribadi.
3. kreativitas harus tinggi.
4. kembangkan kecerdasan emosi
Karena itulah pendidikan nilai dan moral sangat penting dilakukan pada peserta didik sejak usia dini (SD) Karena pada saat usia dini anak didik biasanya dapat lebih memahami dan menangkap serta menyimpan apa yang diajarkan oleh guru tentunya untuk menanamkan nilai dan moral yang baik sebagai calon pendidik juga harus memiliki etika nilai dan moral yang baik dalam mengajar peserta didik karena Dampak globalisasi pada era teknologi yang semakin maju saat ini tidak dapat dihindari tentunya.
Analisis jurnal 1
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239

Pendidikan nilai dan moral diaceh yang mengikuti kurikulum Aceh yang disusun berdasarkan ajaran Qanun Aceh tentang penyelenggaraan pendidikan Islam. Kurikulum Aceh dapat disebut sebagai kurikulum nasional plus, karena seluruh muatan kurikulum nasional 2013 termasuk kurikulum Aceh ditambah dengan materi pendidikan Islam dan materi muatan lokal. Berdasarkan kurikulum qnun aceh tersebut disebutkan bahwa pembelajaran disetiap sekolah berbasis islam, sistem pendidikan nasional diaceh dilakukan secara islami, untuk mendidik nilai dan moral pendidik yang memeluk aga islam hal ini memang bisa saja memberikam dampak yang signifikan terkait penanaman nilai dan moral peserta didik karena Islam menjadikan sisi moral sebagai tolak ukur perbuatan baik, dan sisi utama dalam nilai adalah tujuan utama dakwah Islam. Nabi yang Mulia datang untuk melengkapi akhlak yang baik, dan Islam peduli terhadap perkembangan perasaan moral dalam kodrat manusia, dan menjadikan kebenaran sebagai pedoman bagi perilaku manusia baik secara publik maupun pribadi, karena Islam menjamin sisi moral dalam semua ibadah. Tapi bagaimana dengan pemeluk agama lain selain islam jika sistem pendidikan nasional diaceh dilakukan secara islami, menurut saya hal ini dapat saja memunculkan diskrimasi dalam dunia pendidikan jika sistem nasional pendidikan diaceh dilakukan secara islami, karena tidak seluruhnya penduduk diaceh juga memeluk agama islam. Saya rasa untuk menanamkan pendidikan nilai dan moral pada sekolah sekolah diaceh tidak perlu menggunakan sistem nasional pendidikan yg berbasis islam
Analisis video
Nama : Aziyatun Adinda Fitria
NPM. : 2213053239
Hasil analisis saya pada video itu ialah, pada video itu cukup lengkap membahas mengenai pancasila dan pengamalannya, dilengkapi dengan contoh-contoh yang relevan. Pengamalan sila pancasila merupakan penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sila pertama pancasila mengajak kita untuk taat kepada tuhan yang maha esa, sila kedua mengajak kita untuk mencintai sesama manusia, sedangkan sila ke tiga mengajak kita untuk cinta terhadap bangsa indonesia, sila keempat mengajak kita untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah sedangkan sila ke 5 mengajak kita untuk bersikap adil terhadap sesama. Pada video itu secara garis besar menjelaskan tentang poin-poin penting yang terkandung pada setiap sila yang ada, mengajak kita untuk mengamalkan sila dari kelima pancasila.
Analisis Jurnal 2
Nama. : Aziyatun Adinda Fitria.
NPM. : 2213053239

Nilai moral sosial budaya Indonesia di kalangan remaja, untuk menanamkan nilai moral sosial budaya indonesia dikalangan remaja dapat diawali dengan membangun hubungan yang baik antar manusia warga bangsa berdasarkan saling menghargai, saling percaya untuk menciptakan kehidupan yang sejahterah. Karena seorang manusia baru dapat dikata sebagai manusia yang sesuguhnya apabila ia ada di dalam masyarakat, hubungan yang baik antar sesama masyarakat sekitar dapat menciptakan kehidupan berbangsa indonesia yang sejahtera dan untuk mewujudkan hal itu maka diperlukannya pendidikan nilai moral pada kalangan remaja. Pendidikan nilai moral snagat diperlukan untuk menjadi sebuah petunjuk bagi mereka dalam kehidupan bermasyarakat yang baik. Untuk penanaman nilai moral yang baik tentunya sangat diperlukannya peran orang tua maupun guru sebagai pendidik formal maupun non formal. Guru dan orang tua sudah seharusnya mencipatkan komunikasi yang baik terhadap anaknya sendiri maupun anak didik agar dapat menciptakan auasana yang kondusif aktif, efektif, komunikatif penuh nilai kreatif dan bertanggung jawab karena hal ini akan dapat membantu mereka "para remaja" untuk memiliki nilai moral yang tinggi, tidak senang tawuran, berpikir positif, dan potensi yang dimiliki akan berkembang optimal, agar terciptanya kehidupan sosial budaya masyarakat indonesia yang baik.