Kiriman dibuat oleh Fharaz ananda 2213053063

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

Post Test Jurnal Pertemuan 2

Identitas ruang dan waktu penting
dalam urusan budaya negara lebih modern dari Indonesia, tidak hanya membentuk entitas geopolitik sederhana namun mendalam. Sebenarnya ada banyak keragaman kelompok dan sistem sosio-kultural yang harus dilihat keragaman budaya lokal. Melalui perjalanan sejarah, berbagai proses Kehidupan manusia menghasilkan kualitas berbagai bentuk budaya. Di dalam untuk melihat sejarah negara ini titik balik yang diketahui dalam proses terjadi dalam masyarakat ideal. Modal dalam suasana asli hubungan terbagi antara kelompok etnik seluruh nusantara, padahal kenyataannya sering seru tapi cukup menguntungkan untuk kebangkitan komunitas imajiner. Juga fakta ini mengkonfirmasi aktivitas etnis berbeda di wilayah pengaruh indoktrinasi budaya (agama) yang tinggi datang ke Indonesia. 

KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PEREKAT IDENTITAS BANGSA
secara hoorizontal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa karakteristik yang dapat dikenali sebagai sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk sebagaimana yang telah dikemukakan oleh van den Berghe yakni:
1. Terjadinya segmentasi ke dalam
bentuk kelompok yang sering kali
memiliki kebudayaan atau lebih tepat
sub kebudayaan, yang berbeda satu
sama lainnya.
2. Memiliki struktur sosial yang terbagi-
bagi ke dalam lembaga-lembaga yang
bersifat non komplementer.
3. Kurang mengembangkan konsesus di
antara para anggota masyarakat tentang
nilai-nilai sosial yang bersifat dasar.
4. Secara relatif seringkali terjadi konflik
di antara kelompok yang satu dengan
kelompok yang lainnya.
5. Secara relatif integrasi sosial tumbuh
di atas paksaan (coercion) dan saling
ketergantungan di dalam bidang
ekonomi.
6. Adanya dimensi politik oleh suatu
kelompok di atas kelompok-kelompok
yang lain.

Kerangka Konsepsual dan Teoritik
Menurut Poespowardojo sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1) mampu bertahan terhadap budaya luar
2) memiliki kemampuan mengakomodasi unsurunsur budaya luar
3) mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli
4) mampu mengendalikan
5) mampu memberikan arah pada perkembangan budaya. Dan atas dasar itu kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

Pretest Pertemuan 2

IDENTITAS NASIONAL
Identitas nasional adalah hal yang mendasari suatu negara serta menjadikannya beda dari negara lain. Identitas nasional m0enggambarkan karakter bangsa. Identitas nasional menjadi penting agar terjaga keutuhan bangsa. 4 unsur identitas nasional yaitu sebagai berikut:
• Suku Bangsa
• Agama
• Kebudayaan
• Bahasa

Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu undang-undang dasar 1945 dalam pasal 35 dan 36c identitas nasional yang menunjukkan jadi diri Indonesia
yaitu :
1. Bahasa nasional Indonesia yaitu bahasa Indonesia
2. Bendera negara Indonesia yaitu bendera merah putih
3. Lagu kebangsaan Indonesia yaitu Indonesia raya
4. Lambang negara Indonesia yaitu Pancasila
5. Semboyan negara yaitu bhinneka tunggal Ika
6. Dasar falsafah negara yaitu Pancasila
7. Konstitusi hukum negara Indonesia yaitu UUD 1945
8. Bentuk negara Indonesia yaitu negara kesatuan republik Indonesia
9. Wawasan Nusantara
10. Kebudayaan daerah yang diterima sebagai kebudayaan nasional.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POSTTEST

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

Post Test Jurnal Pertemuan 1

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui
Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.

Pendidikan Kewarganegaraan (Civic
Education) memiliki banyak istilah dan pengertian.
•Menurut Muhammad Numan Soemantri pengertian Civics dapat diartikan sebagai Ilmu Kewarganegaraan yang membahas
hubungan manusia dengan;
a. manusia dalam perkumpulan yang terorganisasi (organisasi sosial, ekonomi, politik).
b. individu-individu dengan negara.
•Menurut Edmonson (1958), makna
Civics selalu diartikan sebagai sebuah
studi tentang pemerintahan dan
kewarganegaraan yang terkait dengan
kewajiban, hak dan hak hak istimewal
warganegara. Pengertian ini menunjukkan bahwa Civics sebagai cabang dari ilmu politik (Ubaedillah, 2008: 5).Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan membangun karakter (Character Building) bangsa Indonesia yang meliputi:
a. Membangun keterampilan partisipasi
warga negara yang berkualitas dan
bertanggung jawab dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
b. Untuk menjadi warga negara
Indonesia cerdas, aktif, kritis dan
demokratis tetap berkomitmen untuk
menjaga persatuan dan integrasi
nasional.
c. Berkembang budaya demokrasi yang
beradab kebebasan, kesetaraan, dan toleransi. Artinya nanti siswa berpartisipasi dalam pendidikan Kewarganegaraan yang baik diharapkan mereka menjadi warga negara Indonesia dengan kapasitas untuk membawa perubahan dalam masyarakat melakukan transfer pembelajaran (proses pembelajaran), transfer nilail (proses perwujudan nilai) dan transmisi prinsip (proses transfer prinsip) Demokrasi, hak asasi manusia dan masyarakat sipil kehidupan nyata (Ubaedillah, 2008: 10).

Definisi demokrasi dalam terminologi para ahli memiliki beberapa pendapat terkait demokrasi. Menurut Abraham Lincoln demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan rakyat, oleh manusia dan untuk manusia. Menurut Charles Costello, konsep demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan mandiri sosial dan politik kekuasaan pemerintah yang terbatas untuk melindungi hukum dan adat istiadat hak individu warga negara. Menurut Ahmad Syafi' Maarif demokrasi bukanlah cara berpikir atau perilaku politik yang bisa dibangun sekali jadi. Demokrasi adalah proses di mana masyarakat dan negara berperan membangun budaya dan sistem kehidupan yang dapat menciptakan
kekayaan, memelihara keadilan sosial
dan ekonomi politik (Ubaedillah, 2008:12).

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

Pretest analisis video

Hakikat dan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi

• Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Kewarganegaraan berasal dari kata warganegara yang mempunyai arti yaitu anggota dari suatu negara. Pendidikan kewarganegaraan adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik yang memiliki rasa cinta, setia, berani berkorban untuk membela bangsa dan negara, serta untuk melatih peserta didik dalam berfikir kritis, analitis, dan demokratis berdasarkan pancasila.

• Landasan Ideal dan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
- Landasan ideal adalah pancasila sebagai dasar negara, pancasila sebagai pandangan hidup, pancasila sebagai ideologi negara.
- Landasan Hukum nya adalah, Pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 1982, UU Nomor 20 Tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006.

• Sumber Pendidikan Kewarganegaraan
- Sumber Historis,dimulai sebelum kemerdekaan indonesia.
- Sumber Sosiologis, untuk mendukung dan mempertahankan eksistensi negara dan bangsa.
- Sumber Politik, tertera dalam dokumen mengenai kurikulum pendidikan kewarganegaraan 1957 sampai 2013.

• Dinamika ,esensi, dan urgensi pendidikan kewarganegaraan
- Adanya dorongan dari pendidikan kewarganegaraan untuk warga agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan IPTEK.