Kiriman dibuat oleh Fharaz ananda 2213053063

Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
menjawab pertanyaan dari Naura Anandia Ghatsa

Siapa saja yang terlibat dalam proses penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan?

Jawaban
Banyak pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum.
Di antaranya ialah kepala sekolah, guru, komite sekolah dan siswa. Sebagai manager, kepala sekolah bertanggung jawab atas manajemen sekolah
Nama sisnawati
npm 2213053244
kelas 2E

Izin menjawab pertantaan dari Dhoa

Guru sebagai pengembang kurikulum harus mampu menterjemahkan, menjabarkan dan mentranspormasikan nilai nilai yang terkandung dalam kurikulum kepada anak didik. Dalam pengembangan kurikulum, guru dapat melaksanakan beberapa kegiatan, yaitu: merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kurikulum.
terimakasih

Kelas 2E -> FORUM ANALISIS DISKUSI KELOMPOK

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

IDENTITAS NASIONAL
Pengertian dari identitas nasional adalah kumpulan budaya. Hakikat dari identitas nasional negara kita adalah Pancasila. Adapun unsur identitas nasional adalah :
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa

Selain unsur-unsur, identitas nasional terbagi menjadi tiga pembagian, yakni :
1. Identitas fundamental (Pancasila)
2. Identitas instrumental (UUD 1945)
3. Identitas alamiah (kepulauan, suku, agama, budaya, bahasa)

INTEGRASI NASIONAL
Integrasi nasional adalah penyesuaian unsur yang berbeda. Integrasi nasional ini memiliki beberapa faktor pendorong, yakni :
1. Sejarah
2. Cinta tanah air
3. Rela berkorban
4. Konsensus nasional
5. Keinginan bersatu

Selain faktor pendorong, tentu ada faktor penghambat yang terdiri dari :
1. Heterogen
2. Ketimpangan
3. Etnosentrisme
4. Gangguan luar

Dengan demikian, terbentuklah bentuk integrasi nasional untuk menghindari perpecahan yakni asimilasi dan akulturasi.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Fharaz ananda 2213053063 -
Nama : Fharaz Ananda
Npm : 2213053063
Kelas : 2E

INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA

Merujuk sejumlah deskripsi yang telah diuraikan pada pembahasan jurnal di atas maka dapat dikatakan bahwa integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan.

Kebijakan otonomi daerah yang kini marak di sejumlah penjuru negeri ini, justru menjadi penghambat cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional. Cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional akan terwujud, manakala sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya. Dengan demikian ia meninggalkan identitasnya, yang kemudian membuka kemungkinan untuk pembentukan integrasi yang lebih luas.