Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fernanda Rizky Ardila
NPM : 2213053071
Kelas : 2D
Pree Test
Analisis Vidio
Perkembangan Demokrasi di Indonesia
1. Perkembangan Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan
Perkembangan demokrasi pada masa revolusi kemerdekaan sangat terbatas. Adapun pers yang mendukung revolusi kemerdekaan pada masa ini adalah :
• Inspirasi Bagi Revolusi Indonesia yang dimuat oleh TEMPO
• Para Jago dan Kaum Revolusioner Jakarta 1945-1949 yang dikemukakan oleh Robert Cribb.
2. Perkembangan Demokrasi Parlementer (1945-1959)
Pada masa demokrasi parlementer terjadi masa kejayan demokrasi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena hampir semua elemen demokrasi dapat dijumpai pada perwujudan kehidupan politik di Indonesia. Akan tetapi, masa demokrasi parlementer tetap mengalami kegagalan. Adapun hal-hal yang menyebabkan demokrasi parlementer mengalami kegagalan adalah :
a. Dominannya politik aliran, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik. Contohnya adalah: Partai islam, Partai nasionalis, Partai non-islam, dan Partai lain.
b. Basis sosial ekonomi yang masih sangat rendah.
c. Persamaan kepentingan antara Presiden Soekarno dengan kalangan Angkatan Darat, yang sama-sama tidak menyukai proses politik yang sedanh berjalan.
3. Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
Pada masa demokrasi terpimpin politik yang ada diwarnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara tiga kekuatan politik yang utama, yaitu:
- ABRI
- Soekarno
- PKI
4. Perkembangan Demokrasi pada Pemerintahan Orde Baru
Pada masa pemerintahan orde baru, Indonesia menerapkan sistem demokrasi pancasila pada 3 tahun awal. Pada demokrasi ini kekuatan seakan-akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakat. Setelah 3 tahun berlangsung dapat dilihat bahwa:
~ Dominannya peranan ABRI
~ Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
~ Pembatasan peran dan fungsi dari partai politik
~ Campur tangan pemerintah dalam permasalahan partai politik dan publik
~ Masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga non-pemerintah
5. Perkembangan Demokrasi pada Masa Reformasi (1998 sampai sekarang)
Demokrasi yang diterapkan oleh NKRI pada era reformasi ini adalah sistem demokrasi pancasila, yang mana demokrasi ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan orde baru dan hampir mirip dengan demokrasi parlementer pada tahun 1950-1959. Yang diawali dengan deklarasi dan pengumuman oleh Presiden yang disebabkan oleh adanya unjuk rasa atau demonstrasi.
Adapun karakteristik dari Demokrasi Era Reformasi adalah:
•> Pemilu yang diadakan (1999-2004) jauh lebih demokratis dari pemilu sebelumnya.
•> Rotasi kekuasaan dilaksanakan mulai dari pemerintah pusat sampai tingkat desa.
•> Pola rekruitmen politik untuk pengisian jabatan politik dilakukan secara terbuka.
•> Sebagian besar hak dasar dapat terjamin, seperti adanya kebebasan menyampaikan pendapat.
Nama : Fernanda Rizky Ardila
NPM : 2213053071
Kelas : 2D
Pree Test
Analisis Vidio
Perkembangan Demokrasi di Indonesia
1. Perkembangan Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan
Perkembangan demokrasi pada masa revolusi kemerdekaan sangat terbatas. Adapun pers yang mendukung revolusi kemerdekaan pada masa ini adalah :
• Inspirasi Bagi Revolusi Indonesia yang dimuat oleh TEMPO
• Para Jago dan Kaum Revolusioner Jakarta 1945-1949 yang dikemukakan oleh Robert Cribb.
2. Perkembangan Demokrasi Parlementer (1945-1959)
Pada masa demokrasi parlementer terjadi masa kejayan demokrasi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena hampir semua elemen demokrasi dapat dijumpai pada perwujudan kehidupan politik di Indonesia. Akan tetapi, masa demokrasi parlementer tetap mengalami kegagalan. Adapun hal-hal yang menyebabkan demokrasi parlementer mengalami kegagalan adalah :
a. Dominannya politik aliran, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik. Contohnya adalah: Partai islam, Partai nasionalis, Partai non-islam, dan Partai lain.
b. Basis sosial ekonomi yang masih sangat rendah.
c. Persamaan kepentingan antara Presiden Soekarno dengan kalangan Angkatan Darat, yang sama-sama tidak menyukai proses politik yang sedanh berjalan.
3. Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
Pada masa demokrasi terpimpin politik yang ada diwarnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara tiga kekuatan politik yang utama, yaitu:
- ABRI
- Soekarno
- PKI
4. Perkembangan Demokrasi pada Pemerintahan Orde Baru
Pada masa pemerintahan orde baru, Indonesia menerapkan sistem demokrasi pancasila pada 3 tahun awal. Pada demokrasi ini kekuatan seakan-akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakat. Setelah 3 tahun berlangsung dapat dilihat bahwa:
~ Dominannya peranan ABRI
~ Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
~ Pembatasan peran dan fungsi dari partai politik
~ Campur tangan pemerintah dalam permasalahan partai politik dan publik
~ Masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga non-pemerintah
5. Perkembangan Demokrasi pada Masa Reformasi (1998 sampai sekarang)
Demokrasi yang diterapkan oleh NKRI pada era reformasi ini adalah sistem demokrasi pancasila, yang mana demokrasi ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan orde baru dan hampir mirip dengan demokrasi parlementer pada tahun 1950-1959. Yang diawali dengan deklarasi dan pengumuman oleh Presiden yang disebabkan oleh adanya unjuk rasa atau demonstrasi.
Adapun karakteristik dari Demokrasi Era Reformasi adalah:
•> Pemilu yang diadakan (1999-2004) jauh lebih demokratis dari pemilu sebelumnya.
•> Rotasi kekuasaan dilaksanakan mulai dari pemerintah pusat sampai tingkat desa.
•> Pola rekruitmen politik untuk pengisian jabatan politik dilakukan secara terbuka.
•> Sebagian besar hak dasar dapat terjamin, seperti adanya kebebasan menyampaikan pendapat.