Posts made by Nura Assyifa 2213053134

Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 3G

Hasil Analisis Jurnal 2
"PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW"

Abstrak
Moral yang sesuai untuk kedepannya yakni moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat indonesia.

PENDAHULUAN
Sebagaimana telah diketahui dengan adanya kemajuan informasi di satu sisi remaja merasa diuntungkan dengan adanya media yang membahas seputar masalah dan kebutuhan mereka. Dengan adanya hal tersebut, media telah menyumbang peran besar dalam pembentukan budaya dan gaya hidup yang akan mempengaruhi moral remaja.

PEMBAHASAN
berbagai isu moralitas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat diantaranya, penyalahgunaan narkoba dan obat- obatan terlarang, seks bebas, pornografi, Konsumerisme dan materialism, dan KKN yaitu singkatan dari (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme).

METODE
Teknik pengumpula data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pemahaman moral, moral masyarakat jaman sekarang, dan solusinya dalam meningkatkan moral di kalangan masyarakat.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat indonesia. Perlu adanya tripusat yang informal seperti keluarga dan masyarakat misalnya dalam keluarga bagaimana orang tua dalam keluarga mendidik anaknya dengan baik dan benar, dengan cara menanamkan sifat dan sikap yang baik serta sopan dan santun sejak dini melalui contoh-contoh sederhana yaitu menanamkan nilai-nilai agama dalam diri anak untuk meyakini tuhannya.

SIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa moral adalah adat istiadat aturan kesusilaan. Tolak ukur dalam berprilaku bermoral sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan sesuai dengan nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Pencegahan penurunan moral perlu adanya penanaman internalisasi baik bersifat pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, pendidikan karakter.
Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 3G

Hasil Analisis Jurnal 1
"Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam Masyarakat"

Abstrak
Para ahli mengatakan bahwa semua krisis mereka yang kita hadapi di Indonesia berakar dari moralitas bangsa dan krisis etika. Akhirnya, masalah moralitas tidak hanya mendengar dan berteori, tetapi lebih dari itu, masalah moralitas adalah masalah yang perlu dipikirkan bersama-sama dan bagaimana menyelesaikannya.

PENDAHULUAN
Budaya global yang dibangun dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan, teknologi khususnya media informasi telah membawa berbagai perubahan, terutama perubahan tata nilai dalam kehidupan manusia. Perubahan tata nilai ini beraspek ganda, pada satu sisi membawa kemajuan yang konstruktif tetapi pada sisi lain membawa ragam-ragam kerusakan atau destruktif terhadap moralitas manusia.

PEMBAHASAN
berbagai isu moralitas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat diantaranya, penyalahgunaan narkoba dan obat- obatan terlarang, seks bebas, pornografi, Konsumerisme dan materialism, dan KKN yaitu singkatan dari (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme).

Beberapa cara dalam penanganan permasalahan moralitas yang ada dalam masyarakat, dalam hal ini beberapa faktor yang perlu kita perhatikan, yaitu:
1. Faktor spiritual, Seperti kita ketahui bahwa dalam agama-agama, terdapat nilai-nilai yang mengatur kehidupan moralitas, oleh karena itu pendidikan agama terhadap masyarakat sangatlah perlu, agama apapun yang ia anut.
2. Faktor keluarga, Memelihara keharmonisan keluarga dan ketentraman rumah tangga sangat menentukan bagi pencegahan dan keterlibatan anggota keluarga masuk kedalam permasalahan moralitas yand ada.
3. Faktor lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor yang sering menyebabkan orang jatuh kedalam permasalahan moralitas, seperti ungkapan “pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik” artinya dimana pun kita berada dan dengan siapa kita bergaul, ini akan berdampak pada cara hidup kita.
4. Faktor Pendidikan, secara umum semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin luas pengetahuan dan pengalamannya. Dan biasanya tingkat pendidikan yang dijalani seseorang akan juga mempengaruhi cara hidupnya dan cara berpikirnya.

SIMPULAN
Masalah moralitas merupakan masalah yang tak henti-hentinya menjadi persoalan kita. Karena mau tidak mau kita sebagai manusia yang berada di lingkungan sosial budaya yang beragam. Karena itu mari kita saling menjaga diri dan keluarga masing-masing agar tidak masuk ke dalam permasalahan moralitas tersebut.
Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 3G

8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak anak dirumah:

1. Fungsi Agama
Agama merupakan pedoman berperilaku yang baik. Sebuah keluarga dapat mengajarkan dan membimbing anaknya dalam melakukan ibadah kepada Tuhan yang maha esa. Serta memberikan arahan apa saja yang diajarkan dan dilarang dalam agamanya.

2. Fungsi sosial budaya
Menanamkan pada anggota keluarga sesuatu yang baik dengan mengajarkan pola tingkah laku serta nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Budaya keluarga yang baik juga akan menghasilkan keluarga yang harmonis, misalnya dengan membiasakan makan bersama di meja makan.

3. Fungsi cinta dan kasih sayang
Dalam menanamkan rasa cinta dan kasih sayang pada anak, keluarga dapat menjadi role model dengan memberikan rasa empati dan rasa ingin membahagiakan keluarga, sering berbincang-bincang dan bercanda bersama juga dapat memperkuat rasa kasih sayang pada anak.

4. Fungsi Perlindungan
Keluarga yang harmonis akan menciptakan rasa aman dalam keluarga. Rasa aman itu akan muncul dengan sendirinya kepada anak. Jika Kebiasaan-kebiasaan yang diciptakan oleh keluarga secara tidak langsung akan membuat kita terbiasa dan nyaman berada pada zona tersebut.

5. Fungsi Reproduksi
Hubungan seksual juga akan menjadi kunci keharmonisan keluarga. Keluarga akan sangat bahagia jika fungsi reproduksinya tercapai, dengan lahirnya generasi penerus bangsa. Kualitas reproduksi dapat melahirkan anak yang berkualitas.

6. Fungsi Sosialisasi dan Edukasi
Keluarga adalah media pembelajaran pertama. Karena pada dasarnya segala sesuatu bermula dari meniru kebiasaan orang terdekat yaitu keluarga. Sebagai makhluk sosial tentunya kita harus bersosialisasi. Anak akan meniru jika orang tuanya dekat dan akrab kepada tetangga, serta berikan arahan pada anak bagaimana cara bersosialisasi dengan baik.

7. Fungsi ekonomi
Fungsi ekonomi sangat mempengaruhi keharmonisan keluarga, orang tua perlu menjadi contoh yang baik didepan anaknya, walaupun kondisi ekonomi sedang turun. Sebisa mungkin orang tua memberikan pengertian kepada anaknya untuk menerima kondisi yang sekarang dan bersyukur atas hal yang terjadi pada keluarga.

8. Fungsi lingkungan hidup
Keluarga dapat mengajarkan bagaimana hidup di lingkungan yang aman, bersih dan sehat. Serta jelaskan pada anak dampak apa yang timbul jika kita tidak menjaga lingkungan. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak kenyamanan, kebersihan, serta keharmonisan keluarga.
Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 3G

Hasil Analisis Video 3
"PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT - KTB PGSD UNSRI INDRALAYA"

Dari video tersebut, dinyatakan seperti apa kontribusi Ussy dalam lingkungan masyarakat ditempat tinggalnya. Menurut pendapat dari rekan ataupun tetangganya, Ussy cukup aktif dalam kegiatan masyarakat seperti kegiatan keagamaan dan kegiatan bakti sosial, selain itu Ussy juga ramah terhadap tetangganya serta rajin membantu orang tuanya. Nilai dan moral Ussy dalam lingkungan masyarakat perlu kita contoh, karena pada dasarnya kita hidup berdampingan dengan orang lain. Jadi kita perlu aktif dalam lingkungan masyarakat dan baik terhadap tetangga, karena suatu saat mungkin kita akan membutuhkan bantuan mereka.
Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 3G

Hasil Analisis Video 2
"WAJIB TAHU! INI 5 MASALAH TERBESAR REMAJA MASA KINI | Motivasi Merry"

Terdapat lima masalah yang sering dihadapi masa remaja diantaranya,
- Penampilan
- Pendidikan
- Persahabatan
- Percintaan
- Percaya diri

Alasannya karena masa remaja mengalami perubahan hormon dan perkembangan fisik yang dapat membuatnya menjadi labil secara emosi, serta berada dibawah tekanan sosial dan sedang menghadapi kondisi dan harapan baru. Dimasa ini juga terjadi begitu banyak perubahan dalam diri individu baik itu perubahan fisik maupun psikologis. Keadaan tersebut menyebabkan remaja mengalami kegagalan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya, sehingga remaja sering dikatakan sebagai usia yang rentan akan masalah.

Disinilah peran orang tua untuk memberikan dukungan dan bimbingan pada anak-anak mereka. Serta memberikan motivasi dalam menjaga diri dan pergaulannya. Orang tua perlu menjadi pendengar yang baik, role model, dan penasihat bagi anaknya.