Posts made by Nura Assyifa 2213053134

Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Analisis Soal 1
A. Di era digital ini, pengaruh media sosial semakin memudahkan seseorang untuk menyebarkan berita hoax. Pemerintah harus tegas dalam menindak permasalahan ini agar masyarakat umum dapat membatasi perilaku menyebarkan berita yang belum valid. Untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax penegakan hukum harus ditegaskan, kita sebagai khalayak umum seharusnya menyaring terlebih dahulu berita yang akan kita sebarkan karena berita tersebut akan mempengaruhi pola pikir masyarakat banyak.

B. Pengembangan Iptek dapat mempengaruhi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, pengaruh media sosial memudahkan budaya asing untuk masuk ke Indonesia dan mempengaruhi tingkah laku bangsa Indonesia sehingga budaya serta perilaku yang ada akan semakin memudar. Keseimbangan antara Iptek dan hubungan sosial masyarakat serta Pendidikan moral sejak dini penting diterapkan agar kemajuan Iptek tidak mempengaruhi nilai-nilai luhur Pancasila.

C. Kemajuan teknologi di Indonesia masih terlambat bila dibandingkan dengan negara tetangga, dampak konsumerisme dapat membuat seseorang malas bekerja, boros, konsumtif, dan kurangnya keinginan untuk maju. Program studi PGSD yang saya pilih yang nantinya mungkin akan menjadi guru SD tentunya berperan dalam memajukan bangsa Indonesia dalam mendidik pola perilaku peserta didik agar tidak bersikap konsumtif dan dapat mencintai produk lokal karena dimulai dari hal yang kecil maka akan berdampak bagi kemajuan Iptek di Indonesia.
Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Analisis Video 2
"Detik-detik Hiroshima dan Nagasaki dibom, peristiwa sejarah sebelum proklamasi RI"

Peristiwa sejarah Jepang yang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan, 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbor memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, hingga Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris dan sejumlah Negara Amerika Latin untuk bersama-sama melawan Jepang. Jerman dan Italia juga ikut bergabung bersama tim Amerika.
Puncak Perang sekutu melawan Jepang yaitu dijatuhkannya bom atom ke Kota Hiroshima Jepang pada 6 Agustus 1945. Yang menyebabkan 140.000 orang tewas seketika hampir setengah dari penduduk Kota Hiroshima yang pada saat itu berjumlah 350.000 orang. Bom atom kedua kembali dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki Jepang setelah tiga hari kemudian pada tanggal 9 Agustus 1945. Enam hari pasca pemboman Nagasaki, tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu. Menteri luar negeri Jepang ketika itu, Shigematsu Sakaibara menandatangani surat tanda Jepang menyerah diatas kapal perang Amerika Serikat USS Missouri. Ini menandai berakhirnya Perang Dunia ke-2 di wilayah Pasifik. Indonesia yang saat itu dijajah Jepang, terjadinya kekosongan kekuasaan dengan memanfaatkan hal ini untuk memproklamirkan kemerdekaannya setelah dua hari kemudian yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Analisis Video 1
"Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai"

Video berita berikut mengenai aksi warga desa Pegaden tengah, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terhadap 6 pabrik tekstil, yang mana warga menutup aliran limbah pabrik baju dikarenakan limbah tersebut dibuang langsung ke sungai yang sangat meresahkan warga dimana sungai tersebut menimbulkan bau tak sedap selain itu limbah yang dibuang ke sungai juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar. Namun, pemilik pabrik baju ini mengatakan bahwa ia menerima aksi warga tersebut, karena pemilik pabrik itu sendiri tidak tahu dalam mengolah limbahnya yang akan menimbulkan kerusakan lingkungan. Tetapi warga akan tetap menutup pabrik tersebut jika terus membuang limbah pabriknya langsung ke sungai.
Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Hasil Analisis Jurnal
"PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI"

Abstrak
Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga Negara menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

PENDAHULUAN
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Maka sangat penting pancasila sebagai pegangan atau pedoman untuk filter berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang ada saat ini.

Konsep Dasar Pancasila

Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai Filsafat Ilmu

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. Pancasila yang terdiri dari lima sila, merupakan bentuk akumulasi proses pemecahan masalah kehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa dan bernegara.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa Dalam Pengembangan

ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia.

3. Persatuan Indonesia

Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

Dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya. Serta mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

SIMPULAN
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangakat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.
Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Hasil Analisis Jurnal
"URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

A. PENDAHULUAN
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya
dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

B. HASIL TEMUAN DAN PEMBAHASAN
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik),
(ii) nilai instrumental,
(iii) nilai paraktis
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Hal yang lain bahwa melekatnya Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia,
(2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia,
(3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia,
(4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.

C. SIMPULAN
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.