Posts made by Nura Assyifa 2213053134

Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 2G

Hasil Anilisis Jurnal dengan judul:
"Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani"

-Abstrak
Seiring dengan perkembangan gelombang demokrasi ketiga, tuntutan dmokratisasi dalam praktik dan sosial pasca rezim Orde Baru menjadi salah satu agenda kelompok gerakan reformasi yang mana salah satu tuntutannya adalah memperbaharui kembali pendidikan kewarganegaraan (Civic Education) yang selama ini dirasakan tidak relevan dengan semangat reformasi.

-PENDAHULUAN
Tujuan pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya adalah menjadikan warga negara yang cerdas dan baik serta mampu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Upaya mewarganegarakan individu atau orang orang yang hidup dalam suatu negara menjadi tugas dan tanggung jawab pokok yang diemban oleh Negara.

-PEMBAHASAN
Hal lain yang menjadi fokus dari Pendidikan Kewarganegaraan (Civics) adalah mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab dengan pengertian mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalamkehidupan bermasyarakat dan bernegara dan kesiapan mereka menjadi bagian warga dunia (Global Society) (Ubaedillah, 2008: 6).

Menurut cendekiawan Nurcholish Madjid, setidaknya ada enam (6) norma atau unsur pokok yang dibutuhkan oleh tatanan masyarakat yang demokratis yaitu sebagai berikut; 1) kesadaran akan pluralisme; 2) musyarawah; 3) cara cara – cara yang sesuai tujuan; 4) norma kejujuran dalam pemufakatan; 5) kebebasan nurani, persamaan hak dan kewajiban; 6) percobaan dan kesalahan (trial and error) (Latif, 2007: 39).

HAM adalah hak dasar setiap manusia yang dibawa sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa; bukan pemberian manusia atau lembaga kekuasaan (Sutiyoso, 2010: 167). Di dalam HAM terdapat empat prinsip dasar HAM yaitu; 1)kebebasan, 2) kemerdekaan, 3) persamaan dan 4) keadilan.

Menurut Ibrahim, masyarakat madani merupakan sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat. Beberapa unsur pokok yang harus dimiliki oleh masyarakat madani diantaranya; 1) wilayah public yang bebas (free public spehere); 2) demokrasi (democracy); 3) toleransi (tolerance); 4) kemajemukan (pluralism); 5) keadilan sosial (social justice).

-KESIMPULAN
Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan khazanah pemikiran dan nilai-nilai Indonesia, yang diorientasikan untuk melahirkan sebuah sintesis kreatif yang dibutuhkan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang bersendikan pada Pancasila.
Nama : Nura Assyifa
NPM : 2213053134
Kelas : 2G

Hasil Anilisis Video dengan judul:
"HAKEKAT DAN PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI"

*Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan Usaha sadar menyiapkan peserta didik untuk cinta, setia, serta berani berkorban dalam membela bangsa dan negara. Tujuan dari pendidikan kewarganegaraan antara lain untuk Melatih peserta didik agar menjadi warga negara yang berfikir kritis, analitis, demokratis, dan berdasarkan Pancasila.

*Landasan Ideal Dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan Meliputi:
1. Pancasila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

*Sumber Historis, Sosiologis & Politik Pendidikan Kewarganegaraan
-Sumber Historis Substansi: dimulai sebelum Indonesia merdeka.
- Sumber Sosiologis diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa.
- Sumber Politik PKn yakni terdapat pada Dokumen Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962) Kewarganegaran Negara (1968), dst.

*Dinamika, Esensi, dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara-bangsa. masa depan Pendidikan Kewarganegaraan sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.
Nama: Nura Assyifa
NPM: 2213053134

Analisis Soal 2
A. 1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila Pertama menyatakan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang menciptakan alam semesta serta mengajarkan kita untuk terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan sesama manusia dan alam semesta beserta isinya.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila kedua menyatakan bahwa kita harus bersikap manusiawi terhadap sesama dengan berprilaku adil dan memiliki adab serta akhlak yang baik selayaknya manusia.

3. Persatuan Indonesia
Sila ketiga menyatakan bahwa walaupun Indonesia memiliki bermacam-macam suku, agama, ras, serta budaya yang berbeda tetapi kita masih satu persatuan yaitu bangsa Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Sila ini menyatakan bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus memiliki sikap yang bijaksana, penuh rasa tanggungjawab, mengajarkan kita untuk saling bahu-membahu dan bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Sila kelima memiliki makna adil secara individu dan adil secara sosial, artinya setiap rakyat Indonesia mendapatkan hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara Indonesia. Tidak ada yang dibedakan baik secara ekonomi, sosial, politik dan sebagainya.

Diera persaingan global saat ini dapat menghambat pengembangan ilmu dalam mempelajari nilai-nilai Pancasila, adanya ideologi asing yang masuk ke Indonesia membuat generasi penerus bangsa memiliki sikap serta perilaku yang yang kurang pantas. Tentunya ini akan menjadi tantangan besar bagi para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila.

B. Tentunya saya berharap kedepannya banyak pemimpin-pemimpin dan warga Indonesia yang memiliki sikap yang pancasilais agar ideologi asing ataupun budaya asing tidak dapat mempengaruhi nilai-nilai Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. Dengan sikap kita yang pancasilais diharapkan Indonesia akan menjadi negara yang maju dan dapat bersaing dengan negara lain.