Posts made by Richia Deha Azizah 2213053024

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Tugas analisis

by Richia Deha Azizah 2213053024 -
Nama : Richia Deha Azizah
NPM : 2213053024
Kelas : 3F

Tugas Analisis
Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Berikut adalah analisa mengenai penanaman nilai dan moral serta strategi untuk menjadikannya kebiasaan:

Penanaman Nilai dan Moral
1. Lingkungan Keluarga
Di lingkungan keluarga, nilai dan moral dapat ditanamkan melalui teladan orang tua, komunikasi terbuka, dan konsistensi dalam memberikan pengajaran mengenai nilai-nilai yang diinginkan.

2. Sekolah
Di sekolah, penanaman nilai dan moral dapat dilakukan melalui kurikulum yang memasukkan pendidikan karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan moral, serta peran guru sebagai contoh dan pembimbing.

3. Masyarakat
Di masyarakat, penanaman nilai dan moral dapat dilakukan melalui kegiatan sosial, kerja sama antarindividu, dan partisipasi dalam kegiatan yang memperkuat nilai-nilai positif.

Hambatan dalam Penanaman Nilai dan Moral
1. Lingkungan Keluarga
Hambatan dalam lingkungan keluarga dapat berupa ketidaksesuaian antara nilai yang diajarkan di rumah dengan nilai yang diterima dari lingkungan luar.

2. Sekolah
Hambatan di sekolah dapat berupa kurangnya sumber daya, kurikulum yang kurang mendukung pendidikan karakter, dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung penanaman nilai dan moral di sekolah.

3. Masyarakat
Hambatan di masyarakat dapat berupa adanya tekanan dari lingkungan sekitar yang kurang mendukung nilai-nilai positif, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya penanaman nilai dan moral.

Strategi untuk Menjadikan Penanaman Nilai dan Moral Menjadi Kebiasaan:

1. Konsistensi
Menjadi konsisten dalam memberikan contoh dan pengajaran mengenai nilai dan moral.

2. Kolaborasi
Melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendukung penanaman nilai dan moral.

3. Penguatan Positif
Memberikan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai dengan nilai dan moral yang diinginkan.

Dengan menerapkan strategi ini secara konsisten, penanaman nilai dan moral dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus oleh anak didik kita.
Nama : Richia Deha Azizah
NPM : 2213053024
Kelas : 3F

Analisis Jurnal 2

“PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA"

Jurnal memberitahu aspek moralitas yaitu pengaruh pengetahuan moral terhadap perilaku moral Siswa SMP Negeri Kota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orang tua. Populasi penelitian terdiri dari 40 SMP Negeri Kota Pekanbaru sebanyak 1600 siswa, sedangkan sampel penelitian meliputi 9 SMP Kota Pekanbaru sebanyak 360 siswa. Kaedah analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu rata-rata dan simpangan baku serta analisis inferensi yang digunakan regresi melalui program SPSS18. Hasil kajian menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan moral terhadap perilaku Moral siswa SMP Kelas VIIIKota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orangtua.

Pengetahuan moral (moral knowing) siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Pekanbaru mempengaruhi Perilaku moral(moral action) siswa berdasarkan pendidikan orangtua. Hal-hal yang mendukung bahwa pendidikan orang tua siswa berdampak baik terhadap pengetahuan moral siswa dan mempengaruhi perilaku moral siswa.
Bagi siswa yang orang tuanya berpendidikan berdampak baik terhadap pengetahuan moral siswa serta perilaku moral siswa, meskipun perbedaan pendidikan orang tua akan tetapi bila tidak bijak menyikapi atas pengetahuan moral siswa, justru dapat mempengaruhi perilaku moral siswa, dengan begitu pihak sekolah perlu memfungsikan potensi, fasilitas dan pembimbingan guru kepada siswa lebih intens lagi agar siswa lebih dapat berkembang ke arah yang lebih baik lagi, yaitu menjadi siswa yang dewasa dan berkarakter, dan bermoral.
Nama : Richia Deha Azizah
NPM : 2213053024
Kelas : 3F

Analisis Video 6

Drama Penerapan Nilai Moral Pancasila Di Lingkungan Keluarga

Nilai Moral Pancasila dapat diimplementasikan pertama kali di dalam lingkungan keluarga. Setiap anak memiliki kewajiban untuk menghormati orang tua. Sikap ini merupakan salah satu contoh dari penerapan nilai moral Pancasila. Orangtua pastinya mengharapkan agar anaknya memiliki moral yang baik. Namun, ketika anak memiliki lingkungan pergaulan yang tidak baik dapat mempengaruhi pola perilaku anak tersebut sehingga mengakibatkan anak akan terlibat dalam lingkungan buruk tersebut.

Melalui video tersebut dapat diambil poin bahwasannya moral sangat penting salah satunya di lingkungan keluarga. Sebagai manusia yang berakal seharusnya kita dapat memilih mana lingkungan yang baik dan buruk. Lingkungan pertemanan yang baik akan membawa pengaruh positif terhadap diri sendiri. Orang tua hanya mengharapkan agar anaknya mampu menjadi pribadi yang bermoral dan beretika.
Nama : Richia Deha Azizah
NPM : 2213053024
Kelas : 3F

Analisis Video 5

Pentingnya Nilai Moral Pancasila Dalam Lingkungan Kampus”

Jadi kehidupan dikampus merupakan suatu awal pembentukan karakter seorang mahasiswa .Setiap kampus di Indonesia mengupayakan kepada mahasiswanya untuk hidup sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku,guna mencetak generasi muda yang berakhlak dan berjiwa kritis dalam berkehidupan dimasyarakat.

Ada banyak masalah moral yang ada di lingkungan kampus seperti :
- Vandalisme dan kekerasan
sering sangat berbahaya bagi kepada korbannya karena tidak hanya fisik yang tersakiti biasanya psikis para korban juga ikut terganggu.

- Mencuri, tidak sedikit para mahasiswa memanfaatkan kesempatan kecil untuk mencuri, mencontek ini menjadi salah satu masalah penting yang masih belum bisa dikendalikan sampai sekarang.

- Tidak terhormat kepada pejabat publik, walaupun banyak dari para pejabat publik yang tidak becus dalam tugasnya untuk membangun Indonesia dan mensejahterakan rakyatnya tetapi kita tetap patut perlu hormat terhadap pejabat publik.

- Kekejaman terhadap sesama teman seusianya atau bullying hal ini juga sangat berbahaya.

- Menyerang keyakinan orang lain yang berbeda, kita harus menghargai setiap perbedaan.

- Berbicara kasar, meski dianggap biasa dalam pertemanan namun berbicara kasar di dalam lingkungan kampus adalah perilaku yang tidak pantas.

- Pemerkosaan dan pelecehan seksual.

- Bertambahnya orientasi pada diri sendiri dan menurunkan tanggung jawab sebagai warga negara.

- Perilaku merusak diri seperti narkoba yang sangat berbahaya.

Dalam hal ini penanaman nilai dan moral diharapkan dapat mengubah kebiasaan-kebiasaan ataupun perilaku-perilaku yang tidak baik,baik dilingkungan kampus maupun masyarakat. Pentingnya menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai basis pendidikan karakter diharapkan dapat membantu memperbaiki karakter mahasiswa. Hal ini melibatkan fokus pada keberagaman, toleransi, dan keadilan sosial, dengan nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi yang khas dan kaya dalam pendidikan di Indonesia.