གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Meldayanti putri 2213053088

Nama : Meldayanti putri
NPM : 2213053088

Analisis video 3

Perbedaan Pendidikan Dasar Jepang dan Indonesia

1. Kebersihan sejak dini
Di Indonesia pendidikan tentang kebersihan tidak di masukan di kurikulum sedangkan di Jepang setiap kurikulum ada pendidikan tentang kebersihan , jadi setiap siswa di Jepang punya tanggung jawab terhadap sampah .

2. Makan bareng
Pendidikan Jepang mengatur makan siswa , mulai dari menu yang di siapkan , gizi pada makanan dan cara mereka makan , makan siang disana di lakukan secara bersama sama , ini di lakukan untuk membangun hubungan positif antara sesama siswa dan guru .

3. Mata pelajaran sedikit
Pendidikan dasar di Jepang mata pelajaran tergolong sedikit dan di ajarkan di hari tertentu jadi ga ada mata pelajaran yang di ulang lagi dalam seminggu .

4. Pendidikan karakter
Pendidikan Jepang pada 3 tahun pertama mereka tidak di beri ujian karena supaya mereka bisa fokus dalam pendidikan karakter seperti sopan santun , tolong menolong , karena pemerintah Jepang percaya pendidikan karakter akan menjadi dasar yang baik dalam pendidikan .

5. Membaca dulu
Di Indonesia minat baca buku masih rendah karena tidak terbiasa membaca buku saat di sekolah , di Jepang siswa diberi 10 menit untuk membaca buku dari situ minta baca di Jepang tinggi .

6. Perlengkapan sekolah
Di Jepang kebanyakan perlengkapan sekolah disediakan dari sekolahnya itu sendiri dan juga harus memakai sepatu yang sama agar tidak ada rasa insecure antar siswa lainnya

7. Seragam sekolah
Kalau di Indonesia seragam sekolah ada 3 warna dan sesuai tahapan nya yaitu SD(merah putih), SMP(putih biru), SMA(Putih abu abu). Sedangkan di jepang itu hanya 1 warna walaupun tahapan nya berbeda tetapi tetap 1 warna.
Nama : Meldayanti putri
NPM : 2213053088

Analisis video 4
Film Pendek Korupsi_Pelajar Anti Korupsi

Ada Seorang Siswa SMKN 3 Wonosari yang bernama Hanafi, Hanafi diminta membantu fotocopy sebanyak 5 ribu dan Hanafi meminta catatan kepada tukang yang memfotokopi, namun Hanafi menulis 10 ribu di catatan tersebut. Kebiasaan buruk Hanafi adalah membuat uang palsu. Saat sedang istirahat, teman Hanafi bernama Bayu menelpon Hanafi untuk bercerita tentang meningkatnya kasus korupsi di Indonesia dan khawatir korupsi juga ada di sekolah. Bayu juga menjelaskan apa yang disampaikan ustadz jika makan dengan uang yang dikorupsi justru menimbulkan penyakit pada tubuh. Seketika hanafi langsung memperhatikan tubuhnya jika dirinya yang sakit karena memakan uang hasil korupsi.
Nama : Meldayanti Putri
NPM : 2213053088

Analisis Jurnal 1

KESADARAN MORAL KEHIDUPAN BERMASYARAKAT : SUATU PEMIKIRAN KEFILSAFATAN

Penulis : Suparlan Suhartono

•Arti dan Isi Filsafat
Secara etimologis, istilah filsafat berakar dari bahasa Yunani “philo sophia”, tersusun dari kata -
kata ‘philein’ atau ‘philia’ yang berarti cinta, dan “sophia” yang berarti kearifan (Suhartono,
2005). Jadi, istilah filsafat berarti cinta kearifan. Pada dasarnya dalam ungkapan cinta dan
kearifan terkandung suatu pengetahuan mendalam (hakikat). Kata cinta, menunjukkan adanya
hubungan menyatukan antara subyek dan obyek, di dalam mana subyek melakukan suatu
kebaikan terhadap obyek. Untuk itu, maka tanpa pengetahuan mendalam mengenai sifat hakikat
obyek, tidak mungkin subyek bisa melakukan kebaikan terhadap obyek.


•Arti Moral dan Etika
Dalam Webster’s New Collegiate Dictionary dijelaskan bahwa moral berakar dari b ahasa Latin
“mos” atau “mores”, berarti costum, … “relating to principles of right and wrong in behavior ”.
Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan “moralitas” ( Ensiklopedi Umum, 1977) yaitu “tata tertib
tingkah laku yang dianggap baik atau luhur dalam suatu lingkungan atau masyarakat”. Jadi,
moralitas kurang lebih berarti dorongan atau semangat batin untuk melakukan perbuatan baik.
Sedangkan etika, berakar dari bahasa Yunani, “ ethos”, juga berarti kebiasaan atau watak.
Menurut Franz Magnis Suseno (1991), “aja ran moral memuat pandangan-pandangan nilainilai dan norma-norma moral yang terdapat di antara sekelompok manusia. Norma moral adalah
aturan tentang bagaimana manusia harus hidup supaya menjadi baik sebagai manusia”.
Sedangkan mengenai etika, ditandaskan b ahwa “etika bukan sumber tambahan moralitas
melainkan merupakan filsafat yang merefleksikan ajaran -ajaran moral”. Lebih lanjut, ditekankan
bahwa “etika mempersoalkan tentang mengapa kita harus mengikuti moralitas tertentu,
bagaimana kita dapat mengambil si kap yang bertanggung-jawab berhadapan dengan pelbagai
moralitas”. de Vos (1987), mengatakan bahwa “etika adalah ilmu pengetahuan tentang kesusilaan
dan moral. Sedangkan moral adalah hal-hal yang mendorong orang untuk melakukan tindakan -
tindakan yang baik sebagai kewajiban untuk norma”.

•Pemikiran Filosofis tentang Manusia dan Masyarakat
Berdasar pada kerangka pikir di atas, sistematika pembahasan tentang manusia dan
masyarakatnya, diawali dengan pemikiran filosofis, dilanjutkan denga n pemikiran etika dalam
kehidupan bermasyarakat dan etika pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat. Khusus
mengenai pemikiran terakhir, dipandang perlu karena pendidikan adalah satu -satunya cara
penanaman nilai-nilai moral dan etika.
Mengenai pemikiran filosofis tentang manusia, pada umumnya pandangan “Timur”
menitikberatkan sifat hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Ki Ageng Suryomentaram (1974)
misalnya, berpendapat bahwa: “manusia termasuk jenis yang cara hidupnya berkelompok, jadi
serupa dengan jenis lebah. Dalam kelompok, orang saling memberi dan mengambil kefaedahan
masing-masing. Tindakan tersebut dinamakan gotong -royong atau kemasyarakatan.
Nama : Meldayanti putri
NPM : 2213053088

Analisis Jurnal 2

Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat

Nama Jurnal : JURNAL RECHITEN RISET HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
Penulis : Kanesa Putri, Muhammad Eko Maryana

•Moral merupakan perilaku yang baik yang
menjadi karakter dari individu atau kelompok yang
bisa di lihat dari cara berfikir bertindak dan
merespon suatu keadaan. Dalam hal ini pancasila
sebagai moral dari bangsa Indonesia yang menjadi
dasar perilaku dan acuan bangsa dan negara dalam
mengambil sikap dan kebijakan. Moral bangsa saat
ini tidak lagi sesuai dengan kepribadian bangsa
Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Moral
menrcerminkan karakteristik dari bangsa Indonesia
itu sendiri. Indonesia terkenal dengan pluralisme
yang dapat mempengaruhi etika dalam suatu
masyarakat yang dikenal dengan aturan adat istiadat.
Hakikatnya manusia adalah makhluk bermoral.
Untuk menjadi makhluk sosial yang memiiki
kepribadian baik serta bermoral tidak berjalan secara
otomatis, perlu suatu usaha yang disebut pendidikan.
Menurut pandangan humanisme manusia memiliki
kemampuan untuk mengarahkan dirinya ketujuan
yang positif dan rasional.

•Upaya hukum yang dapat dilakukan dalam
membentuk moral bangsa saat ini
Pelaksanaan hukum di dalam masyarakat selain
bergantung kepada kesadaran hukum masyarakat
juga ditentukan oleh para aparat penegak hukum.
Karena masih ada beberapa peraturan hukum yang
belum terlaksana, belum dibuat dan masih
banyaknya oknum yang melakukan pelanggaran
karena masih minimnya pengetahuan dan kesadaran
dalam diri individu. Hal tersebut dikarenakan
pelaksanaan yang dilakukan oleh penegak hukum itu
sendiri yang tidak sesuai dan mengabaikan
pelanggaran-pelanggaran yang sering terjadi di
dalam kehidupan masyarakat.
Hal ini dikarenakan hukum mempunyai 3 peran utama dalam masyarakat yaitu sebagai sarana kontrol sosial, sarana untuk memfasilitasi proses interaksi sosial, dan sarana untuk menciptkan keadaan tertentu. Namun dalam masyarakat Kampung Cijambe Girang Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi peran hukum tersebut seolah-olah tidak berfungsi, hilangnya etika membuat warga melakukakan pelanggaran-pelanggaran sehingga mangabaikan norma yang ada dalam masyarakat, oleh karena itu untuk mencegah pelanggaran etika dalam masyarakat diperlukan upaya hukum untuk meningkatkan kembali moral bangsa saat ini.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> FORUM pertanyaan

Meldayanti putri 2213053088 གིས-
Nama : Meldayanti putri
NPM : 2213053088

hard skill adalah pengetahuan teknikal yang Anda dapatkan dari pengalaman hidup, baik itu dari dunia karir ataupun edukasi. Hard skill lebih merujuk kepada kemampuan yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Skill ini biasanya ditulis sebagai poin persyaratan di sebuah lowongan pekerjaan yang mana menjelaskan kemampuan spesifik yang dibutuhkan pada pekerjaan tersebut.
Kumpulan hard skill yang Anda miliki bisa dicantumkan pada CV dan surat lamaran agar perekrut bisa mendapat pertimbangan.

Contoh Hard Skill
Berikut adalah beberapa contoh hard skill yang sedang banyak dicari oleh perusahaan bersumber dari Indeed:
1. Bilingual atau multilingual
2. Manajemen Database
3. SEO/SEM Marketing
4. Analisis Statistik
5. Programming language (seperti Perl, Python, Java, and Ruby)
6. User Interface Desain
7. Network Security
Dan masih banyak lagi

Sedangkan soft skill lebih kepada sifat/ atribut kepribadian yang selalu kita kembangkan.
Soft skill mungkin bisa dipelajari, namun tidak dengan cara belajar layaknya mengenyam bangku kuliah, namun dengan lebih banyak berinteraksi dengan orang lain serta melatih kepekaan terhadap lingkungan.
Contoh soft skill itu seperti bagaimana kita mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, dan berfikir kritis