Nama: Deasy Adelia Syahrani
NPM: 2213053091
Kelas: 3H
ANALISIS VIDEO
SEPENGGAL CERITA PENGAJAR MUDA DI PELOSOK KALIMANTAN-LENTERA INDONESIA
Progran ini diangkat dari kisah-kisah pengalaman nyata para anak muda yang rela melepaskan paluang karir dan kemapanan kehidupan kota besar untuk menjadi guru dan mengajar di desa desa terpencil di seluruh pelosok negri selama satu tahun
Pendidikan itu seperti cahaya jadi ketika kita tidak memiliki arah dan tujuan kita bisa tersesat namun dengan pendidikan kita mempunyai cahaya sebagai penerang menacari arah jalan keluar.
Martencis Veronika Siregar seorang pengajar muda dari Gerakan kampus mengajar yang ditempatkan di salah satu desa di Kalimantan utara. Sebelum bergabung di kampus mengajar, Maetencis sempat bergabung menjadi relawan di Jayapura Papua.
Disini anak anak masih sedikit yang melanjutkan sekolahnya setelah lulus SD, orang tua didesa ini masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan. Anak perempuanya malah banyak yang menikah diusia dini sekitar umur 12 tahun atau lulus SD sudah ada yang melamar hal ini dikarenakan minimnya pemahanman akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
Para mama mama di des aini sangat luar biasa, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mampu penuhi salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada misalnya dengan memncing ikan.
NPM: 2213053091
Kelas: 3H
ANALISIS VIDEO
SEPENGGAL CERITA PENGAJAR MUDA DI PELOSOK KALIMANTAN-LENTERA INDONESIA
Progran ini diangkat dari kisah-kisah pengalaman nyata para anak muda yang rela melepaskan paluang karir dan kemapanan kehidupan kota besar untuk menjadi guru dan mengajar di desa desa terpencil di seluruh pelosok negri selama satu tahun
Pendidikan itu seperti cahaya jadi ketika kita tidak memiliki arah dan tujuan kita bisa tersesat namun dengan pendidikan kita mempunyai cahaya sebagai penerang menacari arah jalan keluar.
Martencis Veronika Siregar seorang pengajar muda dari Gerakan kampus mengajar yang ditempatkan di salah satu desa di Kalimantan utara. Sebelum bergabung di kampus mengajar, Maetencis sempat bergabung menjadi relawan di Jayapura Papua.
Disini anak anak masih sedikit yang melanjutkan sekolahnya setelah lulus SD, orang tua didesa ini masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan. Anak perempuanya malah banyak yang menikah diusia dini sekitar umur 12 tahun atau lulus SD sudah ada yang melamar hal ini dikarenakan minimnya pemahanman akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.
Para mama mama di des aini sangat luar biasa, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mampu penuhi salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada misalnya dengan memncing ikan.