Posts made by I Made Jayamuna

TAP S2 MIA -> Decision Theory -> Decision Theory -> Re: Decision Theory

by I Made Jayamuna -
  • Teori pengambilan keputusan atau decision theory adalah sebuah disiplin ilmu yang berkaitan dengan cara orang membuat keputusan dalam situasi yang kompleks atau tidak pasti. Teori pengambilan keputusan mencoba untuk menjelaskan bagaimana manusia menyusun berbagai informasi, mempertimbangkan alternatif, dan mengevaluasi risiko untuk mencapai suatu keputusan yang optimal.
  • Beberapa poin penting dalam decision theory antara lain:
  1. Prosedur pengambilan keputusan yang rasional, Proses pengambilan keputusan harus didasarkan pada data yang akurat dan tepat, dengan mempertimbangkan semua alternatif yang tersedia.
  2. Resiko, setiap pengambilan keputusan seringkali dilakukan dalam situasi yang tidak pasti dan dengan risiko tertentu. Oleh karena itu, perlu untuk mempertimbangkan dan mengevaluasi risiko dan tingkat ketidakpastian sebagai faktor penting dalam pengambilan keputusan
  3. Alternatif dan kriteria, alternatif yang dihasilkan harus diuji dalam berbagai skenario dan dinilai melalui kriteria yang telah ditetapkan.
  • Institusi yang terlibat dalam penerapan decision theory salah satunya adalah negara. negara merupakan salah satu institusi yang terlibat dalam penerapan decision theory, terutama dalam konteks pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan. Dalam situasi ini, proses pengambilan keputusan melibatkan lebih dari satu institusi dan melibatkan sejumlah aktor, mulai dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Teknik-teknik dan prinsip-prinsip dalam decision theory dapat digunakan untuk membantu para pemimpin atau pengambil keputusan dalam pemerintahan dalam menyelesaikan masalah
Salah satu contoh aplikasi dari teori administrasi publik dalam penyelenggaraan birokrasi adalah implementasi konsep good governance. Konsep ini memandang pemerintah sebagai salah satu aktor dalam tata kelola pemerintahan dan mencakup tiga pilar yaitu pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. Prinsip-prinsip dalam good governance meliputi partisipasi, transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan aksesibilitas. Penerapan konsep good governance dalam penyelenggaraan birokrasi dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Salah satu fenomena yang dapat diangkat dalam penerapan good governance adalah korupsi. Dalam penerapan good governance, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam pengawasan dan pengelolaan sumber daya publik.

Kerangka solusi yang dapat diterapkan yaitu meningkatkan transparansi dalam pengelolaan sumber daya publik, memperkuat lembaga pengawasan serta penerapan regulasi dan kebijakan yang tegas agar memberikan efek jera yang sangat besar.