Habsah afifatul amri
2213053153
Pancasila sebagai idiologi negara
adalah kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari negara Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh
aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangas dan bernegara demikian juga
dalam aktifitas ilmiah. Maka dari itu
perumusan Pancasila sebagai paradigma
ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia
Adalah sesuatu yang bersifat niscaya.
Karena pengembangan ilmu yang terlepas
dari idiologi Pancasila, justru bisa mengakibatkan sekularisme, seperti yang
terjadi pada jaman Renaissance di Eropa.
Bangsa Indonesia mempunyai akar budaya
dan religi yang sangat kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat
sehingga jika pengembangan ilmu
tidak berakar pada idiologi bangsa, sama
halnya dengan membiarkan ilmu
berkembang tanpa arah dan oreintasi
yang tidak jelas.Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga
Zaman peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang
melengkapainya, artinya iptek selalu
berkembang dalam suatu ruang budaya.
Perkembangan iptek pada gilirannya
bersentuhan dengan nilai-nilai budaya
dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat objektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. Maka dari itu pancasila sebagai pengembangan ilmu,pancasila sebagai sumber nilai moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,dan juga sebagai sumber historis,sosologis dan politik pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek.
2213053153
Pancasila sebagai idiologi negara
adalah kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari negara Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh
aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangas dan bernegara demikian juga
dalam aktifitas ilmiah. Maka dari itu
perumusan Pancasila sebagai paradigma
ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia
Adalah sesuatu yang bersifat niscaya.
Karena pengembangan ilmu yang terlepas
dari idiologi Pancasila, justru bisa mengakibatkan sekularisme, seperti yang
terjadi pada jaman Renaissance di Eropa.
Bangsa Indonesia mempunyai akar budaya
dan religi yang sangat kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat
sehingga jika pengembangan ilmu
tidak berakar pada idiologi bangsa, sama
halnya dengan membiarkan ilmu
berkembang tanpa arah dan oreintasi
yang tidak jelas.Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga
Zaman peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang
melengkapainya, artinya iptek selalu
berkembang dalam suatu ruang budaya.
Perkembangan iptek pada gilirannya
bersentuhan dengan nilai-nilai budaya
dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat objektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. Maka dari itu pancasila sebagai pengembangan ilmu,pancasila sebagai sumber nilai moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,dan juga sebagai sumber historis,sosologis dan politik pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek.