Nama: Khairani Fina Irfani
Npm: 2253053041
Kelas: 1A
Analisis jurnal
Menurut analisis saya terhadap jurnal di atas, yang berjudul " PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI"
Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangakat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai. perkembangan ilmu pengetahuan di masa kini dan masa yang akan datang sangat pesat di berbagai kehidupan berbangsa dan bernegara yang dapat memengaruhi aspek kebudayaan Indonesia. Jika perkembangan itu terus menerus tanpa dibarengi dengan Pancasila yang kuat, maka malah akan menjadi aspek penghancur bangsa terutama dari segi moralitas dan mentalitas bangsa.
pancasila merupakan bagian dari filsafat ilmu yang merupakan sebuah landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan. Demi mewujudkan suatu tatanan hidup yang terhindar dari berbagai ancaman serta rusaknya moralitas dan mentalitas bangsa diperlukan implikasi nilai pancasila dalam pengembangan iptek, yaitu :
a. Sila pertama, ketuhanan yang maha Esa.
Ketuhanan berasal dari kata Tuhan ialah pencipta segala yang ada dan semua mahluk. Yang maha esa berarti maha tunggal, tiada sekutu, Esa dalam Zatnya, Esa dalam sifatnya, Esa dalam perbuatannya, artinya bahwa zat Tuhan tidak terdiri dari zat yang banyak lalu menjadi satu, bahwa sifat Tuhan adalah sesempurna-sempurnanya.pengembangan ilmu pengetahuan manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal serta menanamkan nilai-nilai spiritual.
b. Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradap.
Kemanusiaan berasal dari kata manusia, yaitu mahluk yang berbudi, yang memiliki Potensi Pikir, rasa karsa dan cipta. Karena Potensi ini manusia menduduki martabat yang paling tinggi. Dengan akal budinya manusia menjadi kebudayaan, dengan budi murninya manusia menyadari nilai-nilai dan norma-norma.
dengan memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab.
c. Sila ketiga, persatuan Indonesia.
Persatuan berasal dari kata Satu, yang berarti utuh tidak pecah belah. persatuan mengandung pengertian bersatunya bermacam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan. Jadi persatuan Indonesia ialah persatuan Indonesia yang mendiami wilayah Indonesia.
memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan di berbagai daerah.
d. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Kerakyatan yang berasal dari kata rakyat, yang berarti sekelompok manusia yang berdiam dalam satu wilayah tertentu. Kerakyatan dalam hubungan sila IV ini berarti bahwa kekuasaan yang tertinggi berada di tangan rakyat. Kerakyatan disebut Pula kedaulatan rakyat (rak berdaulat/berkuasa) atau demokrasi (rakyat yang memerintah).mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.
e. Sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keadilan berasal dari kata adil, yang berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat disegala bidang kehidupan, baik material maupun spiritual. Seluruh rakyat Indonesia berarti setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia, baik yang berdiam di bawah kekuasaan maupun warga Indonesia yang berdiam di luar negeri.
dengan mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, Tuhannya, manusia lain, masyarakat, dan alam lingkungannya.
mengimplementasikan hal tersebut dalam terciptanya suatu pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila yang diharapkan mampu membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.