གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Khairani fina irfani 2253053041

Nama : Khairani Fina Irfani
Npm : 2253053041
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
Pretest.

Ketahanan nasional
Adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan suatu bangsa dan kemampuan mengembangkan potensi untuk menghadapi ancaman yg datang.
Ancaman ada beberapa sumber ;
- bersifat langsung
- luar
- dalam
- tidak langsung
Lalu ada yg diserang
- integritas
- identitas
- kelangsungan hidup
- perjuangan mencapai tujuan nasional.
Maka kita harus memiliki kemampuan utk mengembangkan kekuatan nasional .

Ancaman unsur trigatra :
- lokasi dan posisi geografis Indonesia
- keadaan dan kekayaan alam
- kemampuan penduduk.
Upaya yg harus dilakukan
1. Peningkatan potensi laut dan darat, kemampuan berdiplomasi dg negara tetangga.
2. sumber daya alam sehingga perlu dibentuk kesadaran nasional pemanfaatan sumber daya alam
3. Kedaan dan kemampuan penduduk dg pendidikan.

Ancaman unsur panca gatra :
- idiologi
- politik
- ekonomi
- sosial budaya
- hamkam.
Upaya yg harus dilakukan :
1. Rangkaian nilai mampu menampung aspirasi.
2. Demokrasi, keseimbangan input & output.
3. Sarana , modal, TK, teknologi.
4. Tradisi, pendidikan, kepemimpinan.
5. Partisipasi, kesadaran masyarakat.
Nama : Khairani Fina Irfani
Npm : 2253053041
Kelas : 2A
Prodi : PGSD
Post test

Judul jurnal yang dianalisis adalah "Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19" yang ditulis oleh Syahrul Kemal, mahasiswa Jurusan Peternakan di Fakultas Pertanian Universitas Djuanda. Jurnal ini membahas tentang semangat bela negara yang muncul di tengah pandemi COVID-19.

Dalam jurnal ini, mencermati bagaimana semangat bela negara tetap ada dan berperan penting di tengah-tengah situasi pandemi COVID-19. Pandemi ini telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, dan kesehatan. Namun, penulis berpendapat bahwa semangat bela negara tidak pudar, malah semakin kuat dan termanifestasikan dalam tindakan solidaritas dan kepedulian masyarakat dalam menghadapi pandemi ini.

menggambarkan berbagai upaya dan aksi nyata dari masyarakat yang dilakukan untuk mendukung penanganan COVID-19. Contohnya, masyarakat secara sukarela membantu menyediakan bantuan makanan, masker, dan perlengkapan kesehatan kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, ada juga kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membangun dan menyediakan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit darurat dan pusat vaksinasi. Semua ini menunjukkan semangat bela negara yang tinggi dan kesadaran kolektif untuk melindungi bangsa dan negara dari ancaman pandemi.

Dalam kesimpulannya, menggambarkan bahwa semangat bela negara tetap hidup dan berperan penting di tengah pandemi COVID-19. Meskipun situasi sulit, masyarakat terus bergerak maju dan berbuat untuk kepentingan bersama. Semangat bela negara ini menjadi pendorong bagi masyarakat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam mengatasi pandemi. Analisis dalam jurnal ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya semangat bela negara dalam situasi krisis seperti pandemi ini, serta memberikan inspirasi bagi pembaca untuk tetap menjaga semangat tersebut dalam menghadapi tantangan masa depan.