Nama : Priscella Brenda Sylvania
NPM : 2213053045
Video Penanaman dan Penerapan Nilai-nilai moral melalui 8 Fungsi Keluarga.
1. Fungsi Agama
Nilai moral : keimanan, ketaqwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, kasih sayang.
2. Fungsi Sosial Budaya
Nilai Moral : gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, kebangsaan.
3. Fungsi Cinta Kasih
Nilai Moral : Empati (peka), keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, bertanggung jawab.
4. Fungsi perlindungan
Nilai Moral : pemaaf, tanggap, ketabahan.
5. Fungsi reproduksi
Nilai moral : bertanggung jawab, kesehatan, keteguhan
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Nilai moral : percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, berkerjasama.
7. Fungsi ekonomi
Nilai moral : hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, keuletan.
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
Nilai moral : kebersihan, kedisiplinan.
Dari paparan mengenai video tersebut, dapat disimpulkan bahwa keluarga memegang peran krusial dalam penanaman dan penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari melalui delapan fungsi yang dijelaskan. Setiap fungsi keluarga memiliki kaitan erat dengan sejumlah nilai moral yang esensial. Dari nilai-nilai agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, hingga pemeliharaan lingkungan, keluarga menjadi panggung utama di mana nilai-nilai ini diajarkan dan diterapkan. Keluarga bukan hanya tempat di mana nilai-nilai ini ditanamkan, tetapi juga merupakan lingkungan di mana nilai-nilai tersebut diwujudkan dan dihayati secara nyata dalam perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, peran keluarga dalam membentuk karakter, moralitas, dan sikap individu sangatlah signifikan, karena nilai-nilai tersebut membentuk landasan bagi interaksi dan kontribusi individu dalam masyarakat.
NPM : 2213053045
Video Penanaman dan Penerapan Nilai-nilai moral melalui 8 Fungsi Keluarga.
1. Fungsi Agama
Nilai moral : keimanan, ketaqwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, kasih sayang.
2. Fungsi Sosial Budaya
Nilai Moral : gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, kebangsaan.
3. Fungsi Cinta Kasih
Nilai Moral : Empati (peka), keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, bertanggung jawab.
4. Fungsi perlindungan
Nilai Moral : pemaaf, tanggap, ketabahan.
5. Fungsi reproduksi
Nilai moral : bertanggung jawab, kesehatan, keteguhan
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Nilai moral : percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, berkerjasama.
7. Fungsi ekonomi
Nilai moral : hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, keuletan.
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
Nilai moral : kebersihan, kedisiplinan.
Dari paparan mengenai video tersebut, dapat disimpulkan bahwa keluarga memegang peran krusial dalam penanaman dan penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari melalui delapan fungsi yang dijelaskan. Setiap fungsi keluarga memiliki kaitan erat dengan sejumlah nilai moral yang esensial. Dari nilai-nilai agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, hingga pemeliharaan lingkungan, keluarga menjadi panggung utama di mana nilai-nilai ini diajarkan dan diterapkan. Keluarga bukan hanya tempat di mana nilai-nilai ini ditanamkan, tetapi juga merupakan lingkungan di mana nilai-nilai tersebut diwujudkan dan dihayati secara nyata dalam perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, peran keluarga dalam membentuk karakter, moralitas, dan sikap individu sangatlah signifikan, karena nilai-nilai tersebut membentuk landasan bagi interaksi dan kontribusi individu dalam masyarakat.