Kiriman dibuat oleh Evangeline Yuana Elvida 2213053007

Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis soal 2
Pengaruh kemajuan iptek terhadap Indonesia

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti saat ini?
Jawab :
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu pada sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa, menyerahkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan yang maha esa yang terus menjamin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya. Ilmu berparadigma Pancasila bersifat testing. Juga ditengah persaingan global Indonesia harus lebih mendekatkan diri kepada tugan dan merharap akan keajaiban serta campur tangan Tuhan.
Sila ke-2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Keutuhan adanya rohani dan adanya jasmani setiap kesatuan rohanilah keberadaan hati nurani tidak kalah penting daripada akal. Sebagai manusia kita dituntut adik dan bersaing secara sehat tanpa adanya kecurangan yang mengakibatkan Boomerang bagi bangsa Indonesia dalam persaingan global yang pesat ini.
Sila yang ketiga yaitu persatuan Indonesia yang menempatkan sila pertama dan sila kedua sebagai jiwa persatuan Indonesia serta menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan paham kebangsaan Indonesia sekaligus penolakan terhadap paham etnistisme dan etnosentrisme. Tindakan ini sangat perlu diperhatikan bagi bangsa agar terciptanya persatuan dan perdamaian sehingga ditengah pengaruh global Indonesia tetap menjadi satu kesatuan yaitu Indonesia.
Sila ke-4 yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, menyiratkan adanya konsep bahwa rakyat atau wakil-wakil rakyat dalam menjalankan kekuasaannya harus dipimpin oleh kebijaksanaan dengan penuh rasa tanggung jawab baik serta vertikal kepada Tuhan yang maha esa maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia serta tidak sekali-kali atas dasar kekuatan maupun legalitas formal. Sehingga jika adanya pengaruh global masyarakat lebih bijak.
Sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan bukan merupakan keadilan formal atau suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan melainkan keadilan yang bertumpu pada hakikat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia yang berkarakter komunalistik religius. Masyarakat baik pemerintah maupun petinggi negara bersikap adil sehingga Indonesia menjadi negara berdaulat dan mencapai tujuan menjadi negara dengan penerapan sila sila Pancasila yang tidak diingkari.

B. Bagaimana harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasila di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab :
Harapan saya agar pemimpin dapat bersikap adil, jujur, penegakan nilai nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan mampu menjadikan negara Indonesia menjadi negara dengan keadilan, kejujuran dan keterbukaan seperti yang ada dalam Pancasila
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis Soal 1
Kombinasi maut hoax dan media sosial peluas dampak negatif

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Jawab :
Maraknya media hoax di media sosial saat ini sangat berdampak buruk dan berakibat fatal yang seringkali orang sulit membedakan mana berita benar dan salah. Namun bagi saya ada beberapa hal untuk mengantisipasi agar maraknya berita hoax lebih kondusif. Yang pertama dengan hati-hati akan judul provokatif. Biasanya berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak-pihak tertentu. Yang kedua dengan mencermati alamat situs yang dibaca. Seringkali masyarakat tidak memperhatikan situs-situs tidak resmi yang membahas dan memprovokasi sehingga menyebabkan banyaknya berita hoax serta penambahan penambahan yang seharusnya tidak tercantumkan dan benar adanya. Yang ketiga memeriksa data serta keaslian foto. Memeriksa data serta keaslian foto biasanya didapat dari situs-situs resmi yang menyebarkan berita bukan dari Twitter atau media sosial lainnya yang berupa situs tidak resmi.

B. Bagaimana pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik? pengembangan iptek dalam
Jawab :
Banyak dampak yang ditimbulkan apabila IPTEK bidang media sosial tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Contohnya banyaknya berita hoax yang memicu perpecahan bangsa. Merosotnya moral di kalangan warga masyarakat khususnya di kalangan remaja dan pelajar juga menjadi contoh dampak negatifnya. Contoh lain yaitu terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya masa dan menjadi hilangnya semangat dan jiwa nasionalisme maupun patriotisme.
Namun banyak solusi yang bisa diberikan agar pengembangan IPTEK dalam media sosial khususnya dalam nilai-nilai Pancasila dapat menjadi lebih baik. Yaitu dengan berpegang teguh pada dasar-dasar negara dan konstitusi. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menegakkan supremasi hukum dan berpegang pada nilai budaya dan norma yang berlaku di dalam masyarakat serta tidak mudah terpicu oleh berita-berita hoax.

C. Sikap konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi atau jurusan yang Anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab :
Sebagai calon guru sekolah dasar, pentingnya memberi pelajaran kepada calon penerus bangsa tentang nilai-nilai Pancasila yang perlu diterapkan sehingga para penerus bangsa menjadi lebih paham dan berkembang kedepannya sehingga Indonesia tidak lagi menjadi produk teknologi negara lain dan banyak mengembangkan serta memajukan iptek di negara Indonesia sendiri.
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis Vidio 2
Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada 9 Agustus 1945

Menyerahkannya Jepang kepada sekutu pada 15 Agustus 1945 merupakan sejarah dimana akhirnya Indonesia merdeka 2 hari setelahnya yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Sebelumnya tanggal 7 Desember 1941 dimana Jepang menyerang pangkalan Amerika serikat sehingga memicu persatuan Amerika serikat dengan segala negara jajahan Inggris dan Amerika latin untuk berperang melawan Jepang.

Dijatuhkannya bom atom di Hiroshima Jepang pada 6 Agustus 1945 yang menyebabkan 78% warga penduduk Hiroshima Jepang meninggal dunia. Dan berlanjut dijatuhkan bom atom ke 2 ke Nagasaki Jepang 3 hari setelahnya. Hinggal tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah pada sekutu dengan menandatangani surat menyerah. Dan akhirnya perang dunia kedua di Pasifik selesai. Indonesia yang dijajah oleh Jepang, dengan bangga memproklamasikan kemerdekaan Indonesia yang dibacakan langsung oleh Soekarno Hatta di Jalan Pegangsaan timur no 56, Jakarta Pusat
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis Vidio 1
Limbah pabrik cemari lingkungan sungai

Pentingnya ekosistem lingkungan yang wajib dijaga dengan tidak membuang limbah sembarangan. Limbah pabrik yang tidak memiliki alat pengolah limbah, sehingga mencemarkan sungai sekitar. Selain itu ketidaknyamanannya akan bau busuk juga memicu adanya konflik yang terjadi antara masyarakat dan pabrik. Aksi unjuk rasa warga serta aparat desa menimbulkan emosi sehingga pabrik pabrik pakaian untuk ditutup.

Permintaan warga dan kesepakatan antara pengusaha untuk tidak membuang limbah ke sungai. Aksi ini memicu timbulnya pengaruh positif akan pedulinya warga dalam upaya memelihara sungai yang sudah tercemar oleh limbah selama 25 tahun.
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis jurnal
Organisasi pernapasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK

Pancasila sebagai dasar negara atau pokok kaidah negara bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek mencapai kemajuan pesat dalam peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa.
Nilai Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu, meliputi nilai dasar intrinsik atau nilai pokok yang tidak terikat waktu dan tempat yang bersifat abstrak. Nilai instrumental yang menjabarkan nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu. Nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret tempat dan situasi tertentu.

Pancasila sebagai sumber nilai dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika. Sila yang pertama dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang mementingkan rasional antara akal rasa dan kehendak. Sila yang kedua memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam pengembangan iptek. Sila yang ketiga memberikan rasa kesadaran dan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara persaudaraan dan persahabatan antara daerah. Sila yang ke-4 yaitu dapat mengembangkan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi yang mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan menghargai kebebasan orang lain. Dan sila yang kelima memberikan kemajuan iptek untuk terus menjaga keseimbangan serta keadilan dalam kehidupan manusia.

Sumber historis sosiologi dan politik Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek, dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dari sumber sosiologi Pancasila tentang sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu ketuhanan dan kemanusiaan yang ada di balik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Juga dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.