Posts made by Afanin Yuli Safitri 2213053020

Nama: Afanin Yuli Safitri
NPM: 2213053020

ANALISIS VIDEO 4

Etika dan moral dalam keluarga dan pembelajaran daring

Sebagai generasi muda kita dituntut untuk mengikuti zaman dan harus mampu melihat mana yang baik dan buruk untuk kehidupan, karena kita generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini. Permasalahan sosial yang kita lihat menggambarkan perilaku manusia dan generasi muda saat ini. Hal ini bisa terjadi karena berhubungan dengan etika dan moral. Etika dan moral merupakan pedoman bagi setiap manusia.
Tiga persamaan etika dan moral
- etika dan moral mengacu pada ajaran tentang perbuatan tingkah laku dan sifat seseorang
- etika dan moral merupakan prinsip atau aturan hidup manusia
- etika dan moral bukan faktor keturunan tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang dimana potensi itu perlu dikembangkan melalui pendidikan pembiasaan dan keteladanan serta hubungan lingkungan dari keluarga sekolah dan masyarakat cara berkesinambungan.

Etika dan moral sering kita abaikan Contohnya seperti tidak pamit dan mencium tangan kepada orang tua sebelum pergi keluar rumah, tidak meminta maaf kepada orang tua bila melakukan kesalahan, tidak membantu ibu, membantah perintah orang tua, tidak saling menghormati dan menghargai , dan berbohong kepada orang tua. Dalam mengembangkan etika dan moral perlu adanya dukungan dari pendidikan salah satunya sekolah, yang merupakan aspek terpenting dalam menanamkan etika dan moral karena di sekolah ada tata tertib yang mengontrol siswa.

Adanya covid 19 membuat pemerintah mengalihkan proses pembelajaran di rumah. Melakukan pembelajaran daring sesuai dengan nilai dan norma yang seperti sopan santun, seperti mengucapkan salam, memperkenalkan diri, bertutut sopan kepada guru, tidak membolos pembelajaran online. Sebagai siswa lebih peka terhadap proses pembelajaran online dan memiliki rasa tanggung jawab atas tugasnya.

Contoh etika berkomunikasi dengan baik dalam proses pembelajaran daring 1) Perhatikan waktu. 2) Gunakan bahasa yang baik dan sopan 3) Awali dengan salam salam 4) Ucapkan kata maaf, karena kita tidak tahu apa kesibukan bapak atau ibu guru 5) Perkenalkan diri secara lengkap 6) To the point, sampaikan tujuan kalian dengan jelas dan tidak bertele-tele 7) Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih
Etika berkomunikasi dalam satu grup chat atau video dengan guru 1) Gunakan nama asli di akun sosial media 2) Tampilkan foto asli di grup chat atau tampilkan wajah saat video 3) Hindari pembicaraan di luar topik pembelajaran 4) Bicara dan komentar yang baik dan sopan.
Manusia dilihat dari perilaku dan perkataannya. Etika dan moral merupakan tolak ukur kualitas seseorang. Semoga kita bisa lebih memperbaiki diri menuju moralitas yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi orang lain.
Nama: Afanin Yuli Safitri
NPM: 2213053020

ANALISIS VIDEO 3

Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga.

Keluarga memiliki 8 fungsi yang dapat menjadi acuan untuk menanamkan dan menerapkan nilai nilai moral.

1. Fungsi agama
Mengandung nilai moral seperti Keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, dan kasih sayang.

2. Fungsi sosial budaya
Mengandung nilai moral seperti gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan

3. Fungsi cinta kasih
Memgandung nilai moral seperti empati atau peka, keakraban, keadilan pemaaf, kesetiaan, pengorbanan suka menolong, dan bertanggung jawab

4. Fungsi perlindungan
Mengandung nilai moral seperti pemaaf, tanggap, dan ketabahan

5. Fungsi reproduksi
Mengandung nilai moral yaitu bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan

6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Mengandung nilai moral seperti sikap percaya diri, keluwesan, kebanggaan,  kreativitas, bertanggung jawab, dan bekerja sama.

7. Fungsi ekonomi
Fungsi ekonomi mengandung nilai moral yaitu hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan

8. Fungsi peliharaan lingkungan
Fungsi ini memiliki nilai moral yaitu kebersihan dan kedisiplinan
Nama: Afanin Yuli Safitri
NPM: 2213053020

Analisis Video 2

Pendidikan Moral Anak Sekolah

Dalam video terdapat siswa bernama beni yang memiliki perilaku nilai moral yang tidak baik, baik pada teman maupun gurunya. Perilaku nilai moralnya yang tidak baik itu dapat dilihat dari tindakan dan sikap yang ia lakukan. Pertama, Beni melempar kertas pada teman bahkan gurunya ketika sedang proses pembelajaran, yang membuat suasana menjadi tidak kondusif. Akhirnya guru menyuruhnya untuk keluar dari kelas. Kedua, Beni menabrak gurunya ketika berjalan hingga buku yang dibawa guru terjatuh, tapi Benk cuek saja dan langsung pergi tanpa membantu gurunya. Ketiga, Neni mengajak temannya untuk melakukan hal yang tidak baik seperti merokok dan minum alkohol.

Akhirnya Beni dan temanya dipanggil oleh gurunya karena telah melakukan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan moral. Selanjutnya mereka diberi nasihat oleh sang guru dan diminta untuk tidak mengulangi perilaku tersebut. Sebagai siswa, sudah seharusnya kita berperilaku baik yang sesuai dengan nilai dan moral, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Guru berperan penting dalam mendidik dan mengajarkan nilai nilai moral yang baik pada siswanya. Guru harus selalu menasihati mereka dan jangan segan untuk memperi pelajaran ketika siswa melakukan kesalahan.

Nama: Afanin Yuli Safitri
NPM: 2213053020
Kelas: 3G
ANALISIS VIDEO 1

Pentingnya Pendidikan Moral untuk Anak Sekolah Dasar

Pendidikan adalah proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan moral sangat penting untuk anak SD karena mereka harus punya perilaku yang baik di lingkungannya dan memahami nilai budi pekerti juga mengambil keputusan dan bertanggungjawab. Menurunnya moral pada anak dapat terjadi karena beberapa penyebab seperti:
-Perundungan di sekolah
Bisa berbentuk fisik ataupun sosial, biasanya dilakukan anak yang kurang perhatian, jadi ia berusaha mencari perhatian dengan cara merundung.
-Kekerasan fisik dalam keluarga
adanya ketidakseimbangan kekuatam dalam keluarga

Peranan Orang tua dalam mengembangkan nilai moral sangat penting di lingkungan keluarga maupun masyarakat, karena anak akan meniru perilaku orang tuanya. Sedangkan peranan guru yaitu memperkokoh dan menambah kepribadian anak dan membekali dgn nilai yang disiapkan agar menjadi manusia yang bertanggung jawab atas dirinya keluarga dan masyarakat. Guru harus bisa menjadi teladan dan contoh yang baik untuk anak.

Penyelesaian terhadap moral anak agar anak tidak menyimpang dibutuhkan motivasi yang memberi pelajaran tentang kebaikan agar tujuan tercapai, contohnya guru yang selalu memberi nasihat pada peserta didik agar ia selalu mengingatnya. Pendidikan nilai moral bukan hanya dari guru saja tapi juga diajarkan sejak dini oleh orang tuanya, karena orang tua merupakan contoh atau teladan pertama seorang anak.

Nama: Afanin Yuli Safitri
NPM: 2213053020
ANALISIS JURNAL 2

Judul Jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana, M.Pd

Pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini, sebab usia dini merupakan saat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak
Pendidikan moral dapat diartikan sebagai suatu konsep kebaikan (konsep yang bermoral) yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik (generasi muda dan masyarakat) untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam, Pancasila dan UUD 1945. Pendidikan moral bukan sesuatu yang dapat ditambahkan atau boleh dikaitkan pada pendidikan begitu saja, melainkan sesuatu yang hakiki dan bahkan amat sentral dan strategis dalam pendidikan sehingga perlu dirancang secara khusus agar dapat mentransferkan makna pendidikan nilai moral yang hakiki menuju peradaban bangsa.

Nilai moral memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Berkaitan dengan tanggung jawab kita
b. Berkaitan dengan hati nurani
c. Mewajibkan
d. Bersifat formal

Dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat digunakan berbagai metode seperti:
1. Metode bermain, bermain memberikan kesenangan kepada anak- anak, mereka dapat menuangkan imajinasi yang ada di pikiran secara bebas melalui
bermain dan membantu anak bersosialisasi dengan mudah
2. Metode bercerita, menyampaikan pesan-pesan atau informasi moral yang dapat menambah pengetahuan anak tentang nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat
3. Metode pemberian tugas, seperti mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dan mematuhi aturan.
4. Metode bercakap- cakap, dengan bercakap-cakap pendidik mengajarkan
aturan, nilai, dan norma yang berlaku di masyarakat, agar anak dapat menjalin
hubungan dan dapat diterima oleh lingkungan sosial sekitar dengan baik juga meningkatkan kemampuan komunikasi.

Penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini.
Cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, pada jalur pendidikan non formal cara penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini bisa dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti dan kegiatan penutup.