གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nabiilah Okti Salsabila 2213053004

Nama : Nabiilah Okti Salsabila
NPM : 2213053004
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

Pre test analisis vidio Hakikat Konsep Geopolitik

Menurut hasil analisis saya setelah menonton video di atas, geopolitik adalah ilmu tentang pengelolaan negara, yang setiap kebijakannya terkait dengan masalah geografis suatu wilayah atau tempat suatu negara. Geopolitik sendiri memiliki banyak teori yang berbeda, seperti geopolitik Faderich Ratzel, geopolitik Rudolf Kjellen dan empat geopolitik lainnya. Teori geopolitik di Indonesia sendiri berpandangan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang dijadikan dasar pertimbangan untuk menentukan kebijakan nasional dalam menghadapi kondisi dan posisi wilayah geografi Indonesia.

Teori geopolitik sendiri pertama kali dikemukakan oleh Bapak Ir. Sukarno mengusulkan dalam rapat BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Selain teori, geopolitik juga memiliki prinsip tersendiri bagi bangsa Indonesia, yaitu tidak mengutamakan wilayah tetapi justru membangun solidaritas etnis yang besar di suatu daerah. Konsep wawasan nusantara dalam geopolitik Indonesia merupakan wawasan kebangsaan yang berakar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Hakikat dari konsepsi wawasan nusantara itu sendiri adalah kesatuan bangsa Indonesia dan keutuhan wilayah bangsa Indonesia.

Pandangan bangsa Indonesia tentang geopolitik mewujudkan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, satu kesatuan ekonomi, satu kesatuan sosial budaya, dan satu kesatuan pertahanan dan keamanan. Kehidupan bernegara dalam konsep negara kesatuan republik Indonesia tercantum dalam pasal 1 ayat 1 undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa “negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk negara kesatuan republik".

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Indonesia merupakan negara republik yang wilayahnya merupakan gabungan dari banyak pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Hindia serta di benua Asia dan Australia. Selain itu bangsa Indonesia memiliki kelebihannya yaitu bangsa kita memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, keberagaman dalam berbagai aspek dan letak wilayah yang strategis serta dll.
Nama : Nabiilah Okti Salsabila
NPM : 2213053004
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

Post test analisis soal

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut!

Jawaban: Menurut tanggapan saya tentang artikel di atas adalah masalah yang terjadi dalam konflik tersebut sangatlah kompleks dan sering dikaitkan dengan masalah sosial, politik, dan ekonomi. Penyelesaian konflik itu sendiri membutuhkan upaya semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama dan adat. Upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan dialog dan kerja sama antar pihak yang berkonflik, serta meningkatkan akses wilayah terhadap sumber daya dan pemerataan pembangunan.
- Hal positif yang dapat saya ambil dari artikel di atas adalah kesadaran akan pentingnya kerjasama dan toleransi antar kelompok yang berbeda. Hal ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat serta mendorong upaya untuk membangun perdamaian dan keadilan di kawasan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?

Jawaban: Menurut saya, konsepsi wawasan nusantara sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Karena melalui konsepsi wawasan nusantara ini, kita sebagai generasi penerus bangsa dapat merasakan keragaman dan kesatuan geografi, budaya dan politik, dan kita juga bisa memahami pentingnya menjaga keutuhan wilayah Indonesia.
- Yang terjadi jika bangsa Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, yaitu kita dapat menghadapi kehilangan kesadaran dan jati diri bangsa yang besar serta hilangnya keragaman budaya. Selain itu, bangsa Indonesia mungkin akan kesulitan menjalin hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur lainnya serta sangat sulit bagi bangsa kita untuk mempertahankan peran pentingnya di kawasan tersebut. Oleh karena itu, memahami konsepsi wawasan nusantara merupakan landasan penting bagi masyarakat bangsa Indonesia guna mempertahankan semua yang ada pada bangsa kita.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas?

Jawaban: Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel di atas yaitu dengan mengendapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Konsepsi Wawasan Nusantara, seperti toleransi, menghargai keberagaman, dan sikap saling menghormati. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan dan program yang melibatkan masyarakat di perbatasan, seperti dialog antaragama dan kebudayaan, pertukaran budaya, serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang dapat mempererat hubungan antara masyarakat di perbatasan.

Selain itu, mungkin pemerintah juga dapat melakukan upaya-upaya untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia di perbatasan, sehingga masyarakat di sana dapat merasakan manfaat dari pembangunan dan memperoleh akses yang lebih mudah ke sumber daya dan layanan yang ada. Dengan demikian, ketegangan dan persaingan antar masyarakat dapat berkurang, dan kerjasama antar masyarakat dapat meningkat.

Secara keseluruhan, konsepsi Wawasan Nusantara dapat menjadi landasan yang kuat dalam mencegah dan menyelesaikan konflik di atas dengan meresapkan nilai-nilai yang terkandung dalam konsepsi ini, diharapkan masyarakat di perbatasan dapat hidup secara damai dan harmonis, serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bersama.
Nama : Nabiilah Okti Salsabila
NPM : 2213053004
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

Pretest Supremasi Hukum 2

Berdasarkan hasil analisis saya tentang vidio di atas yaitu bahwa hukum memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara sebagai institusi yang bertanggung jawab atas organisasi dan administrasi negara dan masyarakat. Jika selama ratusan tahun kehidupan masyarakat sederhana diatur oleh hukum alam yang sederhana, kini hukum tersebut telah menjelma menjadi hukum modern sesuai dengan perkembangan zaman. Kehidupan modern dan kemajuannya membutuhkan hukum yang baru sebagai sandaran.

Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Republik Indonesia adalah negara hukum yang berkehendak mengatur hubungan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Bentuk hukum yang salah dapat menyebabkan ketidakstabilan terkait aturan yang ada serta dapat menyeret negara ke dalam keterpurukan. Reformasi 1988 adalah langkah awal untuk menerapkan hukum yang baik bagi rakyat Indonesia, dan slogan reformasi adalah demokrasi dan desentralisasi.

Maka dapat kita simpulkan bahwa dengan berjalannya waktu hukum Indonesia juga telah menjadi hukum modern. Oleh karena itu bangsa Indonesia juga merupakan salah satu negara yang sangat membutuhkan hukum karena jika hukum tidak ditegakkan maka pihak yang berkuasa akan menyalahgunakan negara.
Nama : Nabiilah Okti Salsabila
NPM : 2213053004
Kelas : 2A
Prodi : PGSD

Post test tentang PENEGAKAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN NEGARA

Menurut hasil analisis saya terhadap kasus di atas, sekitar tahun 2016 ada Gubernur Jakarta yang diduga melakukan penistaan ​​agama yaitu, Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal dengan Ahok. Beliau ditetapkan oleh pihak berwenang sebagai tersangka karena melanggar undang-undang yang ada. Kasus ini telah menuai pro dan kontra dari semua lapisan masyarakat, termasuk akademisi, masyarakat dan politik. Dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan negara, kontroversi ini memunculkan aspek-aspek yang dapat dianalisis secara kritis.

Pertama, penerapan hukum dalam hal ini dapat dilihat bersama dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ahok didakwa dengan penistaan ​​agama berdasarkan bagian 156a KUHP, yang mengatur penistaan ​​agama. Namun, penegakan hukum harus dilakukan secara objektif dan profesional tanpa campur tangan dari pihak-pihak yang terlibat. Dalam hal ini, penerapan hukum dalam situasi ini dapat dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu. Kedua, perlindungan negara dalam kasus ini melibatkan berurusan dengan pihak yang ingin mengeksploitasi kasus Ahok ini ntuk kepentingan pribadi, seperti kelompok yang mengorganisir protes yang menyerukan pemenjaraan terhadap Ahok. Partai-partai politik ini tidak boleh dibiarkan memanfaatkan situasi untuk menyebabkan kerusakan dan ketidakstabilan sosial. Perlindungan nasional juga terkait dengan keselamatan dan keamanan Ahok dalam proses hukum, serta perlindungan hak Ahok sebagai tersangka dan sebagai warga negara. Ketiga, ada masalah dengan beberapa aspek penilaian dalam kasus ini. Hakim yang mengadili Ahok tampaknya tidak independen atau tidak adil sehingga sebagian orang membenci keputusan akhir yang dipengaruhi oleh faktor politik dan agama. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa proses hukum tidak dilakukan secara adil dan objektif. Terakhir, kasus ini juga menggambarkan pentingnya pengawasan kebijakan publik dalam konteks penegakan hukum dan perlindungan negara.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa reformasi hukum di Indonesia selama ini belum sesuai dengan harapan masyarakat, terbukti dengan tingginya angka kriminalitas, narkoba, korupsi dan permasalahan hukum lainnya seperti pungli yang semakin melanda negara ini. Sifat masyarakat khususnya aparat penegak hukum dan pejabat birokrasi, ketidakjujuran, ketidakjujuran bahkan ketidakpuasan terhadap pendapatan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan negara menjadi alasan utama merebaknya korupsi dan korupsi. Korupsi dan bentuk korupsi lainnya. Di sisi lain, proses penegakan hukum semakin dipersoalkan oleh pemangku kepentingan, dan menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Ini untuk memuliakan kekuatan negara di mata rakyat. Negara menjamin dan melindungi semua warga negara. Negara menjamin hak setiap warga negara dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia mengatur kedudukan dan fungsi negara.