གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Okta Rizkika Ramadhona 2213053191

MKU PGSD 2F 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Okta Rizkika Ramadhona 2213053191 གིས-
Nama : Okta Rizkika Ramadhona
Kelas : 2F
NPM : 2213053191

Ketahanan Nasional
Yang dimaksud ketahanan nasional disini jelaskan adalah keuletan, kemampuan, ketangguhan, untuk mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ancaman yang akan datang ini berupa :
•ancaman secara langsung
•ancaman dari luar
•ancaman dari dalam
•ancaman tidak langsung
Lalu ada pun poin berikut nya yakni yg menjadi ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan bagi ketahanan nasional, yg di serang yakni berupa
•Integritas
•Identitas
•kelangsungan hidup
•perjuangan mencapai tujuan nasional
Sebagai warga negara berhak untuk mempertahankan ketahanan nasional.
Jenis - jenis ancaman meliputi :
1. Ancaman unsur Trigatra, yakni
• Letak wilayah dan posisi geografis
•Keadaan dan kekayaan alam
•Kemampuan penduduk
2. Ancaman unsur pancagatra
•Ideologi
•Politik
•Ekonomi
•Sosial budaya
•Pertahanan dan keamanan
Jadi dengan adanya ketahanan nasional, diharapkan warga negara Indonesia mampu untuk menjaga keutuhan negara Indonesia dan mampu memiliki sifat keuletan, kemampuan, ketangguhan, untuk mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang.
Okta Rizkika Ramadhona
2F
2213053191

Analisis Soal
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
-> analisis tentang isi artikel penegakkan hak asasi manusia pada tahun 2019 tersebut yakni menjelaskan tentang kemunduran nya HAM di Indonesia. Tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam; banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM.
Bisa dikatakan kelam karena tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Kedua, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan. Ketiga, diskriminasi berbasis gender yang mengakar serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat yang diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan.
Keempat, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM yang masih berlangsung bahkan meningkat tajam di Papua. Dan keenam, berlanjutnya penjatuhan dan penerapan hukuman kejam baik melalui vonis mati maupun juga tindakan-tindakan eksekusi hukum di luar pengadilan, dengan cara tembak di tempat misalnya.
Lalu hal positif yg dapat di ambil dari artikel berikut yakni tetap teguh nya masyarakat Indonesia untuk menerapkan ham dan terus memajukan Reformasi demi tercapai nya ketahanan bangsa.


2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
-> Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa. Artinya, seluk beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten, atau sesuai dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai
hak asasi manusia?
-> Dalam peringkat global, indeks demokrasi Indonesia bertengger di posisi 52, naik 12 tingkat dari 2020. Sejak 2006, indeks demokrasi Indonesia bergerak di kisaran 6,30–7,03. Indonesia mencatat kemajuan dalam kehidupan demokrasi di sepanjang 2021. Jika ditanya apakah telah sesuai maka jawabannya adalah belum terlalu sesuai dan harus di tingkatkan agar sempurna. Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, serta proses demokrasi di Indonesia pada umumnya sudah mengalami kemajuan yang sangat berarti, yakni partisipasi pemilih di Indonesia rata-rata mencapai 70 persen. Namun demikian, proses demokrasi di Indonesia, masih terdapat berbagai kekurangan

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
-> sikap mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat pastinya sangat tidak setuju, karena hal tersebut dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak etis dan tidak mencerminkan prinsip-prinsip demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi.

5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
->pendapat saya mengenai hal diatas adalah tidak bisa dibenarkan. Karena pada dasarnya praktik semacam itu dapat menimbulkan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini. Pada dasarnya, hak asasi manusia menekankan pentingnya menghormati dan melindungi hak-hak individu yang inheren dan universal, termasuk kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi, dan kebebasan beragama. Dan seharusnya pihak pemerintah harus tegas dalam menindak pelanggaran yg dilakukan oleh oknum yg sudah dijelaskan.