NPM : 2213053277
PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI MORAL BAGI GENERASI PENERUS
satu
penyebab krisis multi dimensi, termasuk krisis moral yang menimpa
bangsa kita adalah karena telah terabaikannya “pendidikan moral” (dalam
pengertian pendidikan agama, budi pekerti, akhlaq, nilai moral) bagi
generasi penerus. pendidikan nilai dan moral sangat penting karena hal ini membentuk dasar karakter mereka. nilai nilai seperti integritas, empati, kejujuran, dan tanggung jawab merupakan landasan untuk menjadi masyarakat yang baik. pendidikan moral membantu generasi penerus memahami perbedaan akan sesuatu yang benar dan yang salah dan membuat keputusan yang etis
Hambatan atau tantangan dalam menegakkan nilai dan moral tersebut dikalangan generasi muda
- kurangnya kesadaran : beberapa generasi muda tidak sepenuhnya menyadari pentingnya pendidikan nilai dan moral
- pengaruh media dan teknologi : generasi muda sering terpapar dengan konten media sosial yang tidak mempromosikan nilai nilai yang positif
- sistem pendidikan yang tidak fokus pada moral
dampak positif yang ditimbulkan dari penerapan nilai dan moral dikalangan generasi muda yaitu:
- memiliki
potensi kecerdasan intelektual, emosi dan sosial, berbahasa, dan kecerdasan
seni yang bisa diolah menjadi kecerdasan aktual yang dapat membawa
mereka kepada prestasi yang tinggi dan kesuksesan.
- karakter yang kuat
- hubungan sosial yang baik
- pemecahan konflik yang lebih baik
- pemahaman mengenai tanggung jawab
dampak negatif yang ditimbulkan dari penerapan nilai dan moral dikalangan generasi muda yaitu:
- fenomena Tingkah Laku Amoral Remaja :Kita seringkali menyaksikan di banyak mass media elektronik dan cetak, fenomena tingkah laku amoral remaja yang semakin hari sema kin meningkat, dari tindakan amoral yang paling ringan, seperti: mem bohong, menipu, perilaku menyontek di sekolah, tidak menaati pe r a turan, mélanggar norma, mencaci maki, sampai pada tingkat yang paling menghawatirkan, mencemaskan dan meresahkan orang tua dan masyarakat, bahkan mengganggu ketertiban umum, kenyamanan, keten traman, dan kesejahteraan, serta merusak fasilitas umum, seperti: men curi, menodong/merampok, menjambret, memukul, tawuran pelajar, dan tindak kekerasan
- konflik nilai
- penghakiman dan diskriminasi
- penindasan