Posts made by Zalianti Jahratun Nisya (2213053005)

Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005

Dalam Vidio tersebut membahas tentang tanggung jawab dalam keluarga dan makna pentingnya tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Tanggung jawab diartikan sebagai kewajiban atau tugas yang harus dilakukan seseorang. Dalam keluarga, tanggung jawab dapat berupa mendengarkan nasihat orang tua, membantu ibu, menjaga adik-adik, menjaga keamanan rumah. Melalui gambar-gambar yang disajikan, siswa belajar untuk menjadi anak yang bertanggung jawab dengan melakukan tugas-tugas tersebut. Dengan memahami tanggung jawab, siswa dapat membantu mempererat hubungan kekeluargaan dan menciptakan keharmonisan dalam keluarga.
Selain itu, siswa juga diajarkan untuk bertanggung jawab dalam belajar agar dapat membanggakan anggota keluarga di masa depan. Secara keseluruhan vidio tersebut mengajarkan pentingnya tanggung jawab dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari, serta mengajak siswa untuk menjadi anak yang bertanggung jawab dan membantu keluarga.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005

Instrumen Penilaian Pengembangan Nilai Agama dan Moral pada Pendidikan Anak Usia Dini

Definisi Instrumen Penilaian
Instrumen penilaian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi dalam mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian memiliki manfaat bagi anak, orangtua, dan guru. Bagi anak, penilaian membantu memelihara pertumbuhan yang sehat dan konsisten. Bagi orangtua, penilaian memberikan informasi tentang pertumbuhan dan minat anak serta memudahkan dalam memberikan stimulasi yang sesuai. Bagi guru, penilaian membantu mengetahui perkembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak.

Prinsip-prinsip Penilaian
Proses hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi, mengembangkan, dan membina anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Penilaian dilakukan secara berkesinambungan dengan tahapan yang bertahap untuk mendapatkan gambaran tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Penilaian harus dilakukan secara objektif dengan prosedur dan kriteria yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Penilaian dilaksanakan secara transparan, di mana hasil penilaian dapat diakses oleh orangtua dan semua pihak yang berkepentingan. Penilaian dilakukan secara sistematis dan teratur sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Penilaian mencakup semua aspek pertumbuhan dan perkembangan baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Hasil penilaian memberikan informasi yang bermanfaat bagi anak, orangtua, guru, dan pihak lain yang relevan.

Teknik-teknik dan Lingkup Penilaian
Teknik-teknik penilaian mencakup tingkat pencapaian perkembangan anak pada usia 2-6 tahun.
Instrumen penilaian meliputi instrumen penilaian proses (catatan anekdot publik) dan instrumen penilaian hasil kemampuan anak.

Prinsip-prinsip Penilaian
Proses hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi, mengembangkan, dan membina anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Penilaian dilakukan secara berkesinambungan dengan tahapan yang bertahap untuk mendapatkan gambaran tentang pertumbuhan dan perkembangan anak.
Penilaian harus dilakukan secara objektif dengan prosedur dan kriteria yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Penilaian dilaksanakan secara transparan, di mana hasil penilaian dapat diakses oleh orangtua dan semua pihak yang berkepentingan.
Penilaian dilakukan secara sistematis dan teratur sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Penilaian mencakup semua aspek pertumbuhan dan perkembangan baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan.
Hasil penilaian memberikan informasi yang bermanfaat bagi anak, orangtua, guru, dan pihak lain yang relevan.
Teknik-teknik dan Lingkup Penilaian
Teknik-teknik penilaian mencakup tingkat pencapaian perkembangan anak pada usia 2-6 tahun.
Instrumen penilaian meliputi instrumen penilaian proses (catatan anekdot publik) dan instrumen penilaian hasil kemampuan anak.
Proses penilaian melibatkan menyusun teknik instrumen penilaian, melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap teknik dan instrumen yang telah disusun, serta mendokumentasikan proses dan hasil belajar anak secara akuntabel dan transparan.

Tahapan Perkembangan Anak
Tahapan perkembangan anak terdiri dari 4 tahap, yaitu Bibir Merah (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Setiap tahap memiliki ciri-ciri dan nilai-nilai yang berbeda.

Tahap Pertama: Bibir Merah (BB)
Anak-anak dalam tahap ini belum berkembang sepenuhnya.
Membutuhkan bantuan, bimbingan, dan contoh dari orang dewasa dalam melakukan kegiatan.
Nilainya adalah BB.
Tahap Kedua: Mulai Berkembang (MB)
Anak-anak mulai menunjukkan perkembangan dalam melakukan kegiatan.
Tetapi masih membutuhkan pengingat dan sedikit bantuan dari guru.
Nilainya adalah MB.
Tahap Ketiga: Berkembang Sesuai Harapan (BSH)
Anak-anak dapat melakukan kegiatan secara mandiri dan konsisten tanpa harus diingatkan atau dicontohkan oleh guru.
Nilainya adalah BSH.
Tahap Keempat: Berkembang Sangat Baik (BSB)
Anak-anak sudah dapat melakukan kegiatan secara mandiri dan membantu teman yang belum mencapai kemampuan yang sama.
Nilainya adalah BSB, capaian tertinggi untuk perkembangan anak-anak.
09:59 Penilaian dalam Layanan PAUD
Ikhtisar Bagian: Penilaian dalam layanan PAUD penting untuk memperoleh informasi mengenai keberhasilan anak dan perkembangan mereka. Ada beberapa bentuk penilaian yang dapat dilakukan.

Bentuk Penilaian
Penilaian Harian: Dilakukan setiap hari untuk mencatat kemajuan belajar anak.
Penilaian Mingguan: Dilakukan setiap minggu untuk melihat perkembangan selama seminggu.
Penilaian Bulanan: Dilakukan setiap bulan untuk mengevaluasi perkembangan jangka panjang.
Penilaian Semester: Dilakukan setiap semester sebagai evaluasi akhir periode pembelajaran.
Portofolio Anak dan Dokumen Lainnya: Digunakan untuk mencatat informasi lengkap mengenai hasil belajar dan perkembangan anak.
Pemanfaatan Hasil Penilaian
Ikhtisar Bagian: Hasil penilaian digunakan oleh guru PAUD untuk memantau kemajuan belajar, melakukan perbaikan, dan memberikan bantuan kepada anak-anak.

Pemanfaatan Hasil Penilaian
Memantau Kemajuan Belajar: Guru menggunakan hasil penilaian untuk melihat perkembangan belajar anak secara keseluruhan.
Melakukan Perbaikan: Jika terdapat kelemahan atau kesulitan dalam pembelajaran, guru dapat melakukan perbaikan agar anak dapat berkembang lebih baik.
Memberikan Bantuan: Guru memberikan bantuan kepada anak-anak yang membutuhkan tambahan dukungan dalam pembelajaran.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005
Analisis vidio 1

Pada bagian ini, pembicara menjelaskan hubungan antara nilai dan moral dalam upaya mengarahkan manusia untuk memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Hubungan antara Nilai dan Moral
Nilai-nilai memberikan makna hidup yang menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Moral mendorong manusia untuk melakukan tindakan sesuai kewajiban atau keharusan. Kedua konsep ini saling berkaitan dalam mengatur berbangsa dan bernegara. Pembicara menjelaskan tentang etika, moral, hukum, kebiasaan, serta pentingnya perilaku yang baik dalam hidup sehari-hari.

Etika dan Moral
Etika adalah aturan atau norma-norma yang mengatur perilaku manusia. Moral mendorong manusia untuk melakukan tindakan sesuai kewajiban atau keharusan. Pentingnya tidak bertindak sembarangan dalam berbagai aspek kehidupan seperti membuang sampah sembarangan.

Apa itu Nilai-nilai?
Pembicara menjelaskan lebih lanjut tentang nilai-nilai sebagai hal yang memberikan makna hidup dan mengarahkan tindakan atau perilaku seseorang.

Makna dari Nilai-nilai
Nilai-nilai memberikan makna hidup yang menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Nilai-nilai digunakan untuk mengatur berbangsa dan bernegara agar tidak bertindak semaunya. Pentingnya Moral dalam Berperilaku. Pembicara menjelaskan pentingnya moral dalam membantu manusia melakukan tindakan sesuai kewajiban atau keharusan.

Pentingnya Moral
Moral mendorong manusia untuk melakukan tindakan sesuai kewajiban atau keharusan. Contoh-contoh etika dan moral yang baik adalah tidak membuang sampah sembarangan, bersikap toleran, santun, dan bertanggung jawab terhadap bidang ilmu yang dikuasai. Pembicara menyimpulkan bahwa pemahaman tentang nilai dan moral memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Manfaat Pemahaman tentang Nilai dan Moral : Memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku yang baik dalam bermasyarakat. Meningkatkan kemampuan dan tanggung jawab terhadap bidang ilmu yang dikuasai.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005

IDENTITAS JURNAL
Nama Jurnal : Jurnal Pengabdian
Volume : Vol. 3
Nomor : No. 1
Tahun terbit : 2020
Judul Jurnal : “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL”
Nama penulis : Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli

Jurnal berjudul “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi Kalangan Millenial” dimuat di Jurnal Dharma Laksana Ekonomi dan Bisnis Islam pada Juli 2020.
Artikel tersebut membahas tentang fenomena degradasi moral di kalangan generasi milenial akibat meningkatnya penggunaan teknologi digital. Para penulis berpendapat bahwa penting untuk meningkatkan kualitas generasi muda untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik. Artikel tersebut menjelaskan tentang program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh program studi manajemen Universitas Pamulang untuk mengatasi permasalahan tersebut. Program tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya agama, meningkatkan keimanan dan ibadah, serta memberikan pemahaman tentang cara menggunakan media sosial dengan baik. Acara dilaksanakan di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor dan terlibat dalam presentasi dan diskusi topik tersebut dengan para siswa. Penulis menyimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat sangat penting bagi perguruan tinggi untuk memenuhi kewajibannya kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Mereka menyarankan agar program serupa harus dilakukan untuk meningkatkan nilai-nilai moral generasi muda dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam hidup.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pedagogik
Volume : 05
Nomor : 01
Halaman : 69-81
Tahun Terbit : 2018
Judul Jurnal : REKONSTRUKSI EVALUASI PENDIDIKAN MORAL
MENUJU HARMONI SOSIAL
Nama Penulis : Ulil Hidayah

1. Judul
Dalam jurnal yang berjudul “ REKONSTUKSI EVALUASI PENDIDIKAN MORAL MENUJU HARMONI SOSIAL” sudah mencermikan isi dalam artikel tersebut.


2. Penulis
Pada artikel jurnal ini ditulis oleh 1 orang penulis yang bernama “Ulil Hidayah”. Penulisan pada artikel ini sudah benar kerena nama dituliskan tanpa mencantumkan gelar.

3. Korespondensi
Dalam artikel jurnal ini sudah terdapat nama penulis dilengkapi dengan alamat respondensi seperti adanya email (permata_ulya@yahoo.co.id). Dan terdapat juga nama lembaga pembaga pendidikan penulis jurnal (STAI Muhammadiyah Probolinggo, Probolinggo). Pada jurnal ini juga terdapat ISSN 2354-7960 dan E-ISSN 2528-5793

4. Abstrak
Pada bagian abstrak hanya ditulis dengan menggunakan bahasa inggris.
Abstrak di atas terdiri dari satu paragraf yang terdiri dari 160 kata.
Menurut pendapat saya, isi abstrak sudah bagus.

5. Kata Kunci
Keywords: Reconstruction, Evaluation, Moral Education, Social Harmony
Dalam artikel ini sudah terdapat kata kunci
Kata kunci ditulis dengan menggunakan bahasa inggris
Kata kunci pada artikel terdiri dari 3 istilah yang dibahas pada isi artikel tersebut
Kata kunci tersebut terdapat dalam judul artikel
Menurut pendapat saya istilah yang digunakan sebagai kata kunci sudah cukup dan bagus untuk menambah pengetahuan pembaca.

6. Pendahuluan
• Pada bagian ini telah berisi paparan tentang masalah konflik
• Bagian pendahuluan telah berisi banyak argumen kenapa penelitian ini perlu dilakukan
” Hal ini dapat dilihat dari fenomena-fenomena kerusuhan yang mewarnai negeri ini. Banyak diantaranya pemicu terjadi konflik dalam negeri diakibatkan oleh perbedaan yang dimaknai sebagai garis runcing pemisah antara kelompok satu dan lainnya, baik itu perbedaan agama, suku, budaya bahkan yang lebih fenomenal akhir-akhir ini perseteruan antara kelompok-kelompok yang memiliki paham ideology yang berbeda (Fauzi, 2017”. “Politik identitas dikaitkan dengan kepentingan-kepentingan anggota sebuah kelompok sosial yang merasa diperas dan tersingkir oleh dominasi arus besar dalam sebuah bangsa (Ahmad Syafi’I Ma’arif, 2012).”
Pada bagian pendahuluan tidak ditampilkan tujuan dari penelitian atau hipotesis
• Menurut saya pada bagian pendahuluan ini perlu adanya pemapaaran tentang hasil yang diharpakan dari penelitian yang dilaksanakan.

7. Pembahasan
Pada bagian hasil atau riset selain dalam bentuk verbal juga dipaparkan dalam bentuk table yang mudah dipahami. Dalam artikel pembahasan tersebut terdapat hasil analisis. Implikasi hasil penelitian telah dikemukakan pada bagian pembahasan. Maka dalam hal ini harapannya out put pendidikan memiliki nilai kepribadian yang unggul secara pribadi dan sosial yang tidak cukup hanya diketahui dan dipahami, tetapi juga dirasakan serta dijadikan sebuah aksi dalam kehidupan anak didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sedangkan PKn mengalami banyak perubahan muatan, di era orde lama dikenal dengan pendidikan civic. Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa yang lainnya. Sedangkan materi pada PKn diantaranya adalah pendidikan politik atau mengenai ketatanegaraan yang berlandaskan Pancasila guna merajut manusia dalam masyarakat yang bersatu dalam kebhinnekaan.

8. Kesimpulan
Pada bagian simpulan ini sudah ditulis dengan ringkas dan jelas.
Tantangan moral yang menjadi permasalahan identitas bangsa menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat, khususnya pendidikan yang memiliki peran signifikan dalam membentuk dan melahirkan generasi bangsa yang unggul secara intelektual dan moralitas. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ditambah lagi dengan pelajaran. Pendidikan Kewarganegaraan yang secara jelas bertanggungjawab atas penanaman nilai-nilai moral bagi warga Indonesia.