Kiriman dibuat oleh Anisa Zatun Nitha Qoini 2213053052

Kelas 2E -> PRETEST

oleh Anisa Zatun Nitha Qoini 2213053052 -
Nama : Anisa Zatun Nitha Qoini
NPM: 2213053052
Kelas : 2E
Mata Kuliah : PPKN
Dosen Pengampu : 1. Drs. Rapani, M.Pd
2. Siti Nuraini, M.Pd

Analisis Soal

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Jawab : Hal positif yang didapat yaitu pemerintah Indonesia melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik saat terjadi nya pandemi covid 19, dengan melindungi bangsa Indonesia untuk melawan penyebaran covid di Indonesia.
Namun ada beberapa aparat sipil dan keamanan dalam menindak pelanggar PSBB dinilai telah keluar dari nilai hak azasi manusia (HAM),Kita percaya bahwa perlakuan aparat keamanan berawal dari niat baik –memutus mata rantai penyebaran COVID-19– mereka telah mengerahkan tenaga dan pikirannya terkait apa yang mesti dilakukan selama PSBB. Kendati hal yang sebaiknya dilakukan pula ialah menghindari perlakuan intimidatif dan menghormati sepenuhnya martabat manusia secara universal. Agar nilai moral HAM seseorang tidak terlucuti begitu saja.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawab: Apabila suatu negara tidak memiliki konsitusi negara itu akan hancur karena tidak ada yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka harus ada konstitusi untuk menjadi pedoman yang mengatur jalannya pemerintahan, pembatasan kekuasaan, dan menjamin hak asasi manusia agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang. Pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang karena konstitusi membatasi kekuasaan.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Jawab:Kesejahteraan masyarakat indonesia. Hal pokok untuk mendukung kemajuan suatu bangsa dinilai dari kesejahteraan masyarakatnya, masyarakat yang cukup secara ekonomi membuktikan bahwa bangsa Indonesia bangsa yang maju. Pemerintah menjamin kesejahteraan masyarakat melalui Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan kewajiban negara untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Bagi fakir miskin dan anak terlantar seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun, 1945, Pemerintah dan pemerintah daerah memberikan rehabilitasi sosial jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban negara dalam menjamin terpenuhinya hak atas kebutuhan dasar warga negara yang miskin dan tidak mampu.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Jawab : menurut pendapat saya sebagai warganegara, negara seharusnya memang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, dan kita sebagai warga negara wajib ikut memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari, di mana hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi perselisihan atau konflik antar sesama.
Nama : Anisa Zatun Nitha Qoini
NPM: 22130503053
Kelas : 2E

izin menjawab pernyataan dari Tasya

fungsi kurikulum yaitu:
1. Fungsi PenyesuaianKurikulum berfungsi sebagai penyesuaian adalah setiap individu harus mampu menyesuaikan dirinya terhadap lingkungan. 
2. Fungsi IntegrasiKurikulum mempunyai fungsi untuk mendidik setiap individu menjadi pribadi yang terintegrasi. Dikarenakannya setiap individu merupakan bagian dari pada masyarakat, maka pribadi yang terintegrasi tersebut dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap masyarakat. 
3. Fungsi DiferensiasiKurikulum memberikan pelayanan kepada setiap perbedaan yang ada. Agar setiap individu dapat berkembang dan berpikir kritis serta tidak menghilangkan solidaritas antara kelompok. penyesuaian,fungsi integritas, fungsi diferensiasi, fungsi persiapan, fungsi pemilihan, dan fungsi diagnostik. Dan penerapan pada pembelajaran yaitu pada penerapan profil pelajar Pancasila pada kurikulum operasional.
4. Fungsi PersiapanFungsi kurikulum sebagai persiapan, di sini kurikulum menyiapkan individu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
5. Fungsi PemilihanKurikulum berfungsi sebagai pemilihan maknanya adalah kurikulum membebaskan peserta didik untuk belajar sesuai dengan kemampuannya dan membimbing kepada demokrasi, berkaitan juga dengan fungsi kurikulum diferensiasi. 
6. Fungsi DiagnostikKurikulum berfungsi sebagai diagnostik artinya kurikulum mempunyai fungsi untuk mengarahkan peserta didik dalam menyadari kekurangan dan kelebihan dari diri sendiri serta mendorong eksplorasi diri.Conth penerapan nya yaitu pada profil pelajar Pancasila.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Anisa Zatun Nitha Qoini 2213053052 -
Nama : Anisa Zatun Nitha Qoini
NPM: 2213053052
Kelas : 2E


Dari jurnal yang berjudul Integrasi Nasional
Sebagai Penangkal Etnosentrisme di Indonesia. Dapat di simpulkan yaitu:

- identitas merupakan suatau
kebudayaan yang berlangsung demikian
kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak
semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi.
- Integrasi nasional terjadi juga akibat
terbentuknya kelompok-kelompok yang
dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik
yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun
sosial. Misalnya, kelompok pedangang kaki
lima (PKL) membentuk jaringan mereka
ketika menghadapi Perda yang dikeluarkan
Pemda atau ketika mereka harus
menghadapai operasi Satpol PP.
-Konsep integrasi
nasional pada dasarnya sejalan kondisi
indonesia pada saat ini. Ketika terjadi
konflik antar-etnik, konflik antar-daerah,konflik antar-agama, konflik antar-partai
politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah
konflik kepentingan lain yang hingga saatini
masih terus-menerus melanda Indonesia.